UPAYA PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN ANTENATAL DI PUSKESMAS KABUPATEN TULUNGAGUNG (SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN CAKUPAN K4)

DESI LUSIANA WARDHANI, 090310521 L (2005) UPAYA PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN ANTENATAL DI PUSKESMAS KABUPATEN TULUNGAGUNG (SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN CAKUPAN K4). Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s2-2006-wardhanide-455-tka_03_06 ABSTRAK.pdf

Download (229kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Halaman Depan)
35542_Part1.pdf

Download (447kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Fulltext1)
35542_Part2.pdf

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text (Fulltext2)
35542_Part3.pdf

Download (586kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Lampiran)
35542_Part4.pdf

Download (814kB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Indikator kualitas pelayanan antenatal adalah K4 yang memenuhi standar kriteria kunjungan ibu hamil yaitu minimal 1 kali kunjungan pada trimester satu, 1 kali kunjungan pada trimester dua dan 2 kali kunjungan pada trimester tiga (Depkes R1,1996). Di kabupaten Tulungagung cakupan K4 yang dilaporkan pada tahun 2004 adalah 83,37, masih belum mencapai target yaitu K4=95% (Profit Dinkes Kab. Tulungagung, 2004). Faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas pelayanan antenatal adalah adanya komitmen provider kesehatan di tingkat kabupaten dan puskesmas, terpenuhinya kebutuhan bidan akan supervisi yang memfasilitasi dan manajemen, informasi, pelatihan dan pengembangan dan terpenuhinya kebutuhan akan akan bahan, peralatan dan infrastruktur. Dan terpenuhinya hak ibu hamil untuk memperoleh informasi tentang kesehatannya, keterjangkuan layanan, informasi agar ibu hamil dapat memilih pelayanan yang diinginkan, pelayanan yang aman, privasi dan kerahasiaan, pelayanan yang sopan, ramah, nyaman dan dapat mengemukan pendapat secara babas, serta hak untuk kelangsungan pelayanan, (Engeenderhealth,2003) Penelitian ini secara umum bertujuan untuk menyusun upaya peningkatan kualitas pelayanan antenatal di puskesmas kabupaten Tulungagung. Dan secara khusus untuk melakukan analisa kualitas pelayanan antenatal di Puskesmas Kabupaten Tulungagung, Melakukan analisa pengaruh komitmen, supervisi dan umpan balik Petugas Dinkes dan Kepala Puskesmas, pemenuhan kubutuhan provider dan sikap ibu hamil terhadap pelayanan antenatal Puskesmas dengan kualitas pelayanan antenatal. Rancangan penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan pendekatan crossectional. Lokasi penelitian di 8 puskesmas yaitu 2 puskesmas perkotaan, 4 puskesmas luar kota dan 2 puskesmas di wilayah pegunungan yang dipilih dengan cara stratified random sampling. Sampel responden terdiri dari 74 bidan, 95 Ibu hamil dan 8 kepala puskesmas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan antenatal masih rendah hanya mencapai K4 =22,5%. Rendahnya kualitas pelayanan antenatal ini dipengaruhi oleh sebagian besar bidan yang belum memiliki komitmen yang tinggi terhadap kualitasn pelayanan antenatal, belum terpenuhinya kebutuhan bidan akan supervisi yang memfasilitasi, lama waktu pemeriksaan antenatal dan belum terpenuhinya hak ibu hamil akan informasi yang memungkinkan mereka untuk memilih jenis pelayanan yang diinginkan dan hak untuk memperoleh pelayanan yang aman. Sehubungan dengan itu untuk meningkatkan kualitas pelayanan di kabupaten Tulungagung disarankan sebagai berikut: Bagi Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung : 1. Menciptakan visi bersama tentang pelayanan antenatal, sehingga semua petugas puskesmas mernpunyai komitmen untuk melaksanakan pelayanan antenatal secara optimal.Visi bersama dapat diciptakan melalui pengembangan organisasi pembelajaran 2. Perlu dikembangkan supervisi yang memfasilitasi yang memenuhi kebutuhan bidan seperti daftar tilik supervisi untuk pelayanan antenatal termasuk alur pelayanan ibu hamil dan proses pemeriksaan, untuk menilai terpenuhinya hak ibu hamil.Dan perlu adanya umpan balik yang tepat waktu. 3. Perlu ada upaya untuk menyesuaikan target ibu hamil dengan jumlah ibu hamil yang ada di wilayah puskesmas melalui validasi data secara dinamis. Pendataan dapat melalui bidan di desa dan kader dasa wisma atau kader posyandu. 4. Menyusun perencanaan terpadu Puskesmas dengan melibatkan subdin terkait untuk meningkatkan kualitas pelayanan antenatal di Puskesmas 5. Menyusun Standart Operating Procedure (SOP), yang meliputi prosedur untuk memenuhi hak-hak ibu hamil dalam pelayanan antenatal 6. Memberikan kesempatan kepada bidan untuk pelatihan dan pengembangan sebagai upaya meningkatkan kompetensinya. Pelatihan tersebut termasuk pelatihan tentang tehnik komunikasi yang efektif bagi bidan, kepala Puskesmas dan pengelola program KIA, agar mampu untuk menyampaikan berbagai informasi yang dibutuhkan oleh ibu hamil untuk memelihara kehamilan yang sehat dan pelatihan pelayanan antenatal komprehensif dan pelayanan prima untuk meningkatkan kemampuan bidan dalam memberikan pelayanan antenatal yang lebih berkualitas. 7. Review pelaksanaan pencatatan kohort dan pelaporan PWS KIA secara benar, perlu dilakukan secara priodik dan diintegrasikan dalam supervisi KIA. 8. Perbaikan fasilitas Puskesmas yang menunjang kenyamanan pasien. Bagi Puskesmas : 1. Hari pelayanan antenatal tidak ditentukan pada hari-hari tertentu, tetapi mengikuti hari buka Puskesmas, setiap hari kerja mulai jam 07.30-14.00. 2. Memberikan pelayanan fokus pada kebutuhan dan harapan ibu hamil. 3. Sosialisasi dan peningkatan kualitas penggunaan buku KIA untuk melengkapi informasi yang didapatkan ibu hamil. 4. Melakukan kerjasama lintas sektor, termasuk PKK dan kader posyandu untuk memberikan informasi kepada ibu hamil agar memeriksakan diri sedini mungkin dan teratur ke puskesmas. 5. Melakukan validasi data jumlah ibu hamil secara dinamis diwilayah kerjanya sebagai dasar perhitungan target ibu hamil setiap tahunnya

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKC TKA 03/06 War u
Uncontrolled Keywords: Antenatal care; Quality; Improvement
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine
Divisions: 09. Sekolah Pasca Sarjana > Administrasi Kebijakan Kesehatan
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
DESI LUSIANA WARDHANI, 090310521 LUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorSupriyanto, Prof. dr., MSUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Aimmatul Mukaromah
Date Deposited: 2016
Last Modified: 15 Jun 2017 17:44
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/35542
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item