PENGETAHUAN SIKAP DAN KETRAMPILAN KADER B1NA KELUARGA BALITA DALAM PELAKSANAAN PENYULUHAN

Soetji Koeshandajani, 090013929 M (2004) PENGETAHUAN SIKAP DAN KETRAMPILAN KADER B1NA KELUARGA BALITA DALAM PELAKSANAAN PENYULUHAN. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s2-2006-koeshandaj-498-tpk04-05.pdf

Download (264kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s2-2006-koeshandaj-498-tpk04-05.pdf

Download (2MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Tujuan dari gerakan Bina Keluarga Balita adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan orang tua dalam mempersiapkan anak-anaknya agar dapat tumbuh dan berkembang sccara optimal. Upaya tersebut sangat strategis dalam menunjang terwujudnya Keluarga Berkualitas 2015, yaitu keluarga yang sejahtera , sehat, maju , mandiri- mandiri, memiliki jumlah anak yang ideal. berwawasan kedepan, bertanggung jawab, harmonis dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Esa. Gerakan Bina Keluarga Balita telah berkembang pesat di masyarakat sampai pada tingkat pedukuhan bahkan disebar luaskan sampai ke kelompok-kelompok masyarakat di pedesaan maupun di perkotaan. Kader sebagai pelaksana kegiatan di lapangan atau sebagai penyuluh yang memberikan bekal lmunya kepada orang tua atau keluarga balita perlu mendapat perhatan untuk meningkatkarn aktivitasnya sehingga berdampak pada meningkatnya kesediaan masyarakat untuk datang mengikuti kegiatan Bina Keluarga balita. Kelompok Bina Keluarga Balita di kelurahan Margorejo Kecamatan Monocolo Kota Surabaya. berdiri sejak tahun 1992 dengan jumlah kader awal 8 orang dan jumlah anggotanya 55 orang. Hingga saat ini hanya terdapat satu kelompok Bina Keluarga Balita (33,3%) yang masih aktif melaksanakan Kegiatanya dan kelompok Bina Keluarga Balita yang ada. Jumlah kader yang ada 20 orang dan hanya beberapa orang saja yang masih aktif menjalankan tugasnya iebaga kader Bina Keluarga Balita (tingkat keaktifan kader 33.3%) serta jumlah anggoutanya tinggal 8 o)rang saja_ Tujuan penelitian adalah menganalisis pengaruh pelatihan dengan menggunakan metode partisipatif -terhadap perubahan pengetahuan, sikap dan ketrampilan kader dalam pelaksanaan penyu luhan keluarga Bina Keluarga Balita Jenis penelitian adalah Ekrperimentrd tiemu ( Quasi�Experimental ), dcngan rancangan penelitian berupa The Pretest � Posttest Controlled Group design. Populasinya adalah seluruh kader Bina Keluarga Balita di wilayah kelurahan Margorejo dan kelurahan Jemur Wonosari sebanyak 40 orang dan masing masing kelurahan terdiri dari 20 orang kader dengan ciri yang sama. Sebagai sumpel diperoleh dengan teknik Simple Random Sampling yang dilakukan pengambilan melalui undian sebanyak 38 (rang terbagi menjadi dua bagian kader kelurahan Margorejo sebagai kelompok perlakuan 19 orang dan kader kelurahan .Jemur Wonosari sebanyak I9 orang sebagai kelompok kontrol Pengambilan data dengan menggunakan kuesioner pengetahuan, sikap dan ceklist ketrampilan. Pada kelompok perlakuan diberi intervensi ceramah serta Tanya jawab dinamika kelompok dan role play, sedangkan kelompok kontrol diberi ceremah. Penelitian ni dilakukan di Kecamatan Wonocolo Kota Surabaya (selama dua bulan yaitu bulan Juli hingga September 2003. Teknik pengolahan data menggunakan komputer, pada tahap awal dilakukan uji Homogenitas dari jumlah sampel yang ad& kemudian untuk uji pre dan post test nenggunakan uji t sampel berpasangan sedangkan untuk mcmbandingkan antara kelompok perlakuan dan kelompok kontrol menggunakanuji t sampel bebas, dengan tingkat kemaknanan 0,05. Dari analisis hasil penelitian pada kelompok perlakuan diperoleh hasil ada perbedaan pengetahuan sebelum dan sesudah pelatihan partisipatif (p = 0,00), ada perbedaan sikap sebelum dan sesudah pelatihan metode partisipatif (p = 0,00) dan ada perbedaan ketrampilan sebelum dan sesudah pelatihan partisipatif (p = 0.00). Pada analisis post test antara kelompok perlakuan dan kelompok kontrol menggunakan uji t sarnpel bebas diperoleh hasil : tidak ada perbedaan pengetahuan antara kelompok perlakuan dan kelompok kontrol (p = 0,198), ada perbedaan sikap antara kelompok perlakuan dan kelompok kontrol (p = 0,000) dan ada perbedaan ketrampilan antara kelompok perlakuan dan kelompok kontrol (p = 0,037). Sebagai kesimpulan pelatihan dengan menggunakan metode partisipatif dapat meningkatkan pengetahuan, sikap dan ketrampilan kader dalam pelaksanaan penyuluhan keluarga Bina Keluarga Balita. Saran yang disampaikan adalah perlu dilakukan pelatihan dengan menggunakan metode partisipatif secara berjenjang agar kader Bina Keluarga Balita Iebih percaya diri sehingga dapat meningkatkan pengetahuan, sikap dan ketrampilannya dalam pelaksanaan penyuluhan keluarga Bina Keluarga Balita

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: TPK 04/05 Koe P
Uncontrolled Keywords: Bina Keluarga Balita ;
Subjects: R Medicine > RJ Pediatrics > RJ251-325 Newborn infants Including physiology, care, treatment, diseases
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat > Promosi Kesehatan & Ilmu Perilaku
Creators:
CreatorsEmail
Soetji Koeshandajani, 090013929 MUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorH .Andi Asan, Drs., BSc., DHEUNSPECIFIED
ContributorM. Bagus Qomaruddin, Drs., MScUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Husnul Khotimah
Date Deposited: 2016
Last Modified: 10 Oct 2016 04:30
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/35583
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item