ANALISIS STRATEGI BISNIS AKADEMI KESEHATAN GIGI BANJARMASIN BERDASARKAN MATRIKS BCG DI BANJARBARU TAHUN 2005

Metty Amperawati, 090310514 (2005) ANALISIS STRATEGI BISNIS AKADEMI KESEHATAN GIGI BANJARMASIN BERDASARKAN MATRIKS BCG DI BANJARBARU TAHUN 2005. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s2-2006-amperawati-512-tka.28_06 ABSTRAK.pdf

Download (152kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Fulltext)
35595.pdf

Download (2MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Dalam era globalisasi ini, dampak persaingan babas akan merambah bisnis pendidikan. Institusi pendidikan yang dapat bertahan pada era keterbukaan ini adalah yang memiliki strategi dalam memenangkan persaingan. Salah satu strategi yang dapat diambil adalah yang berfokus pada tingkat pertumbuhan pasar dan pangsa pasar relative. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis strategi bisnis Akademi Kesehatan Gigi (AKG) Banjarmasin berdasar matriks BCG. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif mulai bulan Juni — Juli 2005, yang dilakukan dalam dua tahap. Tahap I , menilai faktor organisasi dan faktor pengguna (mahasiswa dan calon mahasiswa) dan melakukan analisis data yang kemudian menghasilkan isu strategis. Tahap II, melalui telaah peneliti dilakukan pembahasan isu strategis dan dilakukan penyusunan bauran pemasaran dalam rangka menganalisis strategi bisnis AKG Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan pendekatan bauran pemasaran 7P yang terdiri: product, price, place, promotion, people ,process dan provision of customer service. Untuk menentukan strategi digunakan analisis matrix BCG (Boston Consulting Group). Variabel yang dianalisis adalah sumber daya manusia, sarana prasarana, proses belajar mengajar, lokasi, biaya pendidikan, promosi, pesaing utama, keramahan dan kecepatan pelayanan karyawan, penyebaran lulusan, kualitas lulusan, dan harapan pengguna.Data sekunder diperoleh dari penelusuran dokumen, lalu dibandingkan dengan standar akreditasi yang ditetapkan oleh Departemen Kesehatan, Jakarta. Data primer diperoleh dari hasil kuesioner karyawan untuk menilai pengetahuan karyawan tentang promosi yang dilakukan AKG Banjarmasin dan hasil kuesioner mahasiswa dan calon mahasiswa jalur umum. Seluruh data yang terkumpul dianalisis. Hasil penelitian didapatkan bahwa: 1. SDM: kuantitas dosen tetap masih kurang dan kualitas dosen tetap dan tenaga administrasi masih kurang 2. sarana prasarana: kondisi ruangan kuliah 1 & 2, serta laboratorium masih kurang baik, jumlah sumber buku masih kurang, kursi gigi dan komputer 30 — 40 % kurang baik. 3. Biaya pendidikan 4. Pelayanan Tenaga Administrasi : 64.5 % ramah, tapi kurang cepat. 5. Promosi: jangkauan terbanyak wilayah Banjarbaru. 6. Kualitas lulusan: masih ada 8,3 % yang mempunyai IPK 2 — 2,4 7. Harapan pengguna terhadap AKG Banjarmasin, yang terbanyak adalah cepat mendapat kerja. Kesimpulan penelitian adalah : 1. Posisi AKG Banjarmasin terletak pada kuadran IV dalam Matriks BCG. Berdasarkan posisi tersebut, AKG menetapkan strateginya yaitu: akuisisi dan likuidasi 2. Bauran pemasaran 7 P : a. Product. jika strateginya akuisisi, yang diperlukan adalah meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan mahasiswa yang masih ada, memperbaiki kondisi ruang dan alat (terutama alat gigi perlu ditambah). Jika strateginya likuidasi yang diperlukan adalah meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan mahasiswa yang masih ada tanpa menerima mahasiswa baru. semua prasarana diserahkan kepada pihak yang berwenang yaitu Pusdiknakes atau Depkes Jakarta b. Price, jika strateginya akuisisi yang diperlukan adalah biaya pendidikan diserahkan pada institusi baru. Jika likuidasi, tidak perlu memikirkan biaya pendidikan mahasiswa lagi. c. Place, jika strateginya akuisisi yang diperlukan adalah mempersiapkan tempat untuk mahasiswa pada institusi baru. Jika likuidasi tidak perlu memikirkan tempat lagi. d. Promotion. Jika strateginya akuisisi yang diperlukan adalah promosi diserahkan pada institusi baru, memperluas jangkauan promosi agar masyarakat mengetahui AKG sudah tidak menerima mahasiwa untuk AKG. Jika strateginya likuidasi, tidak perlu memikirkan promosi AKG Banjarmasin lagi. e. Process, jika strateginya akuisisi yang diperlukan adalah memperbaiki sarana dan prasarana agar kegiaran belajar mengajar mahasiswa yang masih ada dapat berjalan lancar, para pengajar seharusnya membuat SAP dan menerapkannya dalam pengajaran sampai akuisisi tiba. Jika likuidasi tetap menyelesaikan mahasiswa yang masih ada sampai proses likuidasi tiba. f. People. Jika strateginya akuisisi yang diperlukan adalah meningkatkan kuantitas dosen tetap yang berlatar belakang pendidikan FKG dan kualitas karyawan (dosen dan tenaga administrasi) disesuaikan standar Universitas Lambung Mangkurat (Unlam). Jika likuidasi sumber daya manusia AKG harus siap ditempatkan ditempat yang sesuai. g. Provision of customer service, jika strateginya akuisisi yang diperlukan adalah meningkatkan pelayanan yang baik, ramah dan cepat, membuat kotak saran untuk mahasiswa dan memantau kemampuan pesaing. Jika likuidasi tetap memberikan pelayanan yang baik, ramah dan cepat ditempat yang baru

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKC KK TKA.28/06 Amp a
Uncontrolled Keywords: Dental Health Academy, Business Strategy, Marketing-mix, BCG matrix
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD30.28 Strategic planning
Divisions: 09. Sekolah Pasca Sarjana > Administrasi Kebijakan Kesehatan
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
Metty Amperawati, 090310514UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorSupriyanto, Prof. Dr., MSUNSPECIFIED
ContributorRatna Dwi Wulandari, SKM, M.KesUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Aimmatul Mukaromah
Date Deposited: 2016
Last Modified: 19 Jun 2017 16:44
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/35595
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item