ANALISIS LETAK STRATEGIS BALAI KESEHATAN MATA MASYARAKAT (BKMM) DI KOTA SURABAYA DENGAN TEORI ANALISIS PENDEKATAN PUSAT GRAVITASI SEBACAI DASAR MENENTUKAN KERUGIAN SOSIAL (Studi Kasus Di Surabaya)

FILAILI MAULUDIANI, 0903105533 (2005) ANALISIS LETAK STRATEGIS BALAI KESEHATAN MATA MASYARAKAT (BKMM) DI KOTA SURABAYA DENGAN TEORI ANALISIS PENDEKATAN PUSAT GRAVITASI SEBACAI DASAR MENENTUKAN KERUGIAN SOSIAL (Studi Kasus Di Surabaya). Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s2-2006-mauludiani-532-tka_10_06 ABSTRAK.pdf

Download (189kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Fulltext)
35615.pdf

Download (2MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Adanya relokasi BKMM dari JI. Indrapura 17 ke J1. Gayung Kebonsari Timur disebabkan karena BKMM lama masih berstatus menumpang bangunan milik Pusat Penelitian Pengembangan Pelayanan dan Teknologi Kesehatan dan tidak memungkinkan untuk dikembangkan menjadi Pusat Rujukan Pelayanan Kesehatan Mata se-Indonesia Bagian Timur. Letak BKMM lama dianggap strategis karena mudah dijangkau oleh mikrolet dan bus kota dengan segala jurusan dari seluruh pintu masuk ke Kota Surabaya. Selama ini BKMM di JI. Indrapura 17 telah memiliki pasar yang bagus, hal ini terbukti dengan meningkatnyajumlah kunjungan rawat jalan math dari tahun 2001-2003. Relokasi BKMM ini tentunya akan menimbulkan beberapa konsekuensi terrnasuk kerugian yang akan dialami oleh pasien maupun customer BKMM lainnya. Oleh karena itu, perlu dilakukan perhitungan atau analisis letak BKMM yang ideal secara teoritis yang kemudian dibandingkan hasilnya dengan lokasi BKMM baru di JI. Gayung Kebonsari Timur maupun di JI. Indapura 17. Dalam penclitian ini metode yang digunakan untuk melakukan analisis ini adalah Metode Pendekatan Pusat Gravitasi, dimana metode ini menggunakan biaya dan jarak tempuh total sebagai indikator ideal atau strategis tidaknya suatu tempat fasilitas pelayanan kesehatan. Secara umum tujuan penelitian ini adalah menentukan letak strategis Balai Kesehatan Mata Masyarakat (BKMM) dengan Tcori Analisis Pendekatan Pusat Gravitasi sebagai dasar penentuan kerugian sosial. Secara khusus penelitian ini mengkaji karakteristik pasien, mengidentifikasi lokasi yang ideal secara teoritis bagi BKMM ditinjau dari tempat tinggal dan pintu masuk pasien ke Kota Surabaya berdasar Teori Analisis Pendekatan Pusat Gravitasi, membandingkan biaya total transportasi minimal yang dikeluarkan dari tempat tinggal dan pintu masuk pasien ke Kota Surabaya menuju ke BKMM yang ideal secara teoritis dibandingkan dengan BKMM di II Gayung Kebonsari Timur, dan di Jl. Indrapura No. 17 Surabaya, dan mengidentifikasi jenis kerugian sosial yang diakibatkan kepindahan BKMM ke lokasi baru. Desain utama penelitian ini adalah cross sectional study. Populasi dan sampel penelitian adalah stake holder dan pasien BKMM. Sake holder terdiri dari: manajemen BKMM, manajemen Dinas Kesehatan Propinsi Jawa Timur, manajemen Pemerintah Propinsi Jawa Timur, Komisi B DPRD Propinsi Jawa Timur,. Jumlah responden sebesar 108 orang. Vat-label yang diukur dalam penelitian ini adalah alamat, pintu masuk Kota Surabaya, umur, pendidikan, pendapatan, kendaraan, waktu, biaya transportasi, kerugian sosial, letak strategis, biaya total transportasi, dan jarak tempuh total Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif untuk data primer dan Metode Pendekatan Pusat Gravitasi untuk mengolah data sekunder. Analisis deskriptif disajikan dalam distribusi frekuensi sehubungan dengan karakteristik pasien BKMM. Sedangkan rumus Metode Pendekatan Pusat Gravitasi digunakan untuk menganalisis letak BKMM yang ideal secara teoritis. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa responden yang tidak atau belum dan hanya tamatan SD 65%, sementara 57 % diantaranya adalah berasal dari luar Surabaya. Sedangkan responden yang berpenghasilan kurang sama dengan Rp 1.500.000 sebanyak 86% sementara 51% diantaranya berasal dari Surabaya. Lokasi BKMM yang ideal secara teoritis berada di daerah Kecamatan Gayungan Kelurahan Menanggal tepatnya di sebelah Selatan Bundaran War, atau sekitar 8 km dari BKMM barn di JI. Gayung Kebonsari Timur Kelurahan Gayungan. Dimana BKMM yang ideal secara teoritis ini masih berada dalam satu kecamatan dengan BKMM barn. Biaya total transportasi dan jarak tempuh yang dibutuhkan dari tempat tinggal pasien dan selruh pintu masuk ke Kota Surabaya adalah Rp 5.685.641.908 dan 208,0992509 km. Sedangkan selisih BKMM yang ideal secara teoritis dengan BKMM baru dan BKMM lama adalah Rp 1.312.465.480 dan Rp. 7.737.202.412. Kerugian social yang dirasakan oleh responden akibat relokasi adalah berupa waktu, biaya, capek, tempat tidak kcnal, macct, kesulitan transportasi, stres, meninggalkan keluarga dan pekerjaan. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa karakteristik pasien BKMM sebagian besar golongan menengah ke bawah baik dari segi pendidikan maupun perekonomian tcrbukti dari masih banyaknya responden yang berpenghasilan dibawah Rp 1.500.000 dan menggunakan angkutan umum untuk menuju BKMM. Lokasi BKMM yang ideal secara teoritis berada di daerah Kecamatan Gayungan Kelurahan Menanggal tepatnya di sebelah Selatan Bundaran Wart atau sekitar 8 km dari BKMM barn di JI. Gayung Kebonsari Timur Kelurahan Gayungan. Untuk menghindari adanya kemungkinan yang terjadi karena faktor lain atau hambatan yang timbul dalam usaha pemindahan BKMM, maka dengan adanya analisis titik-titik yang memiliki biaya total transportasi yang sama. dapat dipakai sebagai altematif pemindahan BKMM yang ideal. Semakin jauh letak titik-titik yang memiliki kesamaan biaya transportasi yang dapat dijadikan altematif untuk merelokasi BKMM dari pusat lokasi BKMM ideal secara teoritis, maka semakin besar biaya yang dibutuhkan untuk menuju lokasi BKMM.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: GRAVITY CENTER APPROACH METHOD, TOTAL COST, TOTAL TRAVEL DISTANCE, NEW SCEHC, OLD SCEHC
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine
Divisions: 09. Sekolah Pasca Sarjana > Administrasi Kebijakan Kesehatan
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
FILAILI MAULUDIANI, 0903105533UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorRika Subarniati Triyoga, Prof. Dr. dr., SKMUNSPECIFIED
ContributorErnawaty, drg., M.KesUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Aimmatul Mukaromah
Date Deposited: 2016
Last Modified: 19 Jun 2017 17:04
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/35615
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item