PENGARUH PEMBERIAN KAFEIN TERHADAP KEPADATAN TUBING PADA TIKUS PUTIH JANTAN (RATTUS NORVEGICUS)

Eko Heny Sutanto, - (2004) PENGARUH PEMBERIAN KAFEIN TERHADAP KEPADATAN TUBING PADA TIKUS PUTIH JANTAN (RATTUS NORVEGICUS). Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s2-2006-sutantoeko-575-tkd_36_05.pdf

Download (342kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s2-2006-sutantoeko-575-tkd_36_05.pdf

Download (1MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Ide penelitian ini bermula dari perhatian peneliti terhadap adanya kontroversi dari hasil penelitian terdahulu tentang hubungan antara konsumsi kafein dan kepadatan tulang. Beberapa penelitian menunjukkan adanya pengaruh negatif konsumsi kafein berupa terjadinya penurunan kepadatan tulang sedangkan penelitian yang lain menunjukkan hasil sebaliknya. Kafein mempunyai sifat farmakodinamik berupa efek diuretik yang bekerja pacfa ginjal. Efek diuretik kafein tersebut akan menambah produksi urine dan juga menyebabkan bertambanya ekskresi kalsium yang merupakan mineral panting pada tulang dan hal ini diduga dapat menambah risiko terjadinya osteoporosis. Penelitian ini bertujuan menjelaskan pengaruh pemberian kafein terhadap kepadatan tulang yang sampai saat ini masih menjadi kontroversi. Rancangan penelitian yang digunakan adalah The Post-test Only Control Group Design. Penelitian dilakukan terhadap 32 ekor tikus putih jantan (Rattus norvegicus) jenis wisar berumur 3 bulan yang dibagi secara acak menjadi 4 kelompok. Kelompok tersebut terdiri dari I kelompok kontrol dan 3 kelompok perlakuan. Kelompok kontrol mendapat 2 ml aquades/ 200 g BB/ hari (K), dengan pemberian per oral. Kelompok perlakuan masingmasing mendapat larutan kafein sebanyak 2 ml/hari dengan perincian dosis sebagai berikut : dcsis 5,4 mg/200 gr BB/hari (PI), 10,8 mg/200 gr BB/hari (P2) dan 16,2 mg/200 gr BB/hari (P3), semuanya diberikan per oral. Setelah 8 minggu perlakuan, kepadatan tulang diukur pada metafisis femur semua binatang coba menggunakan alat ultrasound densitometri DBM Sonic 1200 dengan satuan pengukuran : meter/detik. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata pengukuran kepadatan tulang untuk kelompok kontrol adalah 1694,37 m/det, sedangkan untuk kelompok yang mendapat kafein 5,4 mg, 10,8 mg, dan 16,2 mg berturut-turut adalah 1617,37 m/det, 1581,37 m/det, dan 1.557,75 m/det. Hasil penelitian selanjutnya dianalisis menggunakan analisis varians yang dilanjutkan dengan uji beda (multiple comparisons). Hasil analisis menunjukkan semua kelompok hewan coba yang diberi kafein mempunyai perbedaan yang signifikan terhadap kontrol (p<0,05). Dari uji beds didapatkan juga adanya perbedaan yang signifikan (p(0,05) antara kelompok perlakuan yang mendapat kafein 5,4 mg dan 16,2 mg sedangkan antara kelompok perlakuan yang mendapat dosis kafein 5,4 mg dan 10,8 mg serta antara 10,8 mg dan 16,2 mg tidak didapatkan perbedaan (p>0,05). Analisis korelasi menunjukkan adanya korelasi yang auk-up erat antara pemberian kafein dan penurunan kepadatan tulang (koefisien korelasi 0,783). Dan hasil analisis regresi linier didapatkan persamaan tinier yang menyatakan bahwa setiap pemberian I mg kafein akan menyebabkan penurunan kecepatan hantaran gelombang suara melalui tulang sebesar 8,257 m/detik. Berdasar hasil analisis terhadap perubahan yang tcpadi pada kepadatan tulang, penelitian ini menyimpulkan bahwa pemberian kafein dapat menyebabkan penurunan kepadatan tulang dan peningkatan dosis kafein yang diberikan akan dikuti oleh makin menurunnya kepadatan tulang. Diperlukan penelitian serupa dengan menggunakan metode dan media pe.gukuran yang lain sebagai pembanding serta diperlukan juga penelitian secara biomolekuler agar dapat menjelaskan lebih jauh tentang efek kafein terhadap kecehatan tulang.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKA KK TKD.36/05 Sut p
Uncontrolled Keywords: CAFFEINE, BONE DENSITY, EXPERIMENTAL STUDY.
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
Eko Heny Sutanto, -UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorBambang Prijambodo, Prof. Dr., dr., SpB, SpOTUNSPECIFIED
ContributorRahardjo, drUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Husnul Khotimah
Date Deposited: 2016
Last Modified: 10 Oct 2016 03:22
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/35663
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item