PENGARUH SISTEM KOMPENSASI TERHADAP MOTIVASI DAN KINERJA KARYAWAN DI PT. BATAMINDO INVESTMENT CAKRAWALA BATAM

Brahim Abdullah, 090114654 M (2005) PENGARUH SISTEM KOMPENSASI TERHADAP MOTIVASI DAN KINERJA KARYAWAN DI PT. BATAMINDO INVESTMENT CAKRAWALA BATAM. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s2-2006-abdullahbr-693-te0406-k.pdf

Download (402kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Fulltext)
35773.pdf

Download (2MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Sumber daya manusia merupakan salah satu faktor yang mempunyai banyak sisi dalam suatu organisasi perusahaan, dua sisi terpenting diantaranya pertama adalah tuntutan akan kinerja karyawan dalam kaitannya dengan output suatu organisasi perusahaan, dan kedua adalah tuntutan akan pemenuhan kebutuhan karyawan dalam menunjang aktivitas melaksanakan tugas yang dituangkan dalam kesepakatan kerja bersama antara perusahaan dan karyawan, dan dijelaskan dalam bentuk hak dan kewajiban masing-masing fihak. Dengan terpenuhinya kebutuhan material dan spiritual serta tuntutan tugas yang harus dilaksanakan atau merupakan hak dan kewajiban seorang tenaga kerja, akan tercipta keseimbangan yang akan dapat menjaga kinerja, dorongan akan peningkatan pemenuhan kebutuhan, dan akan dapat meningkatkan produktivitas kerja karyawan. Tingkat produktivitas dan motivasi kerja yang di miliki karyawan PT. Batamindo Investment Cakrawala umumnya cukup baik, namun semenjak krisis ekonomi melanda Indonesia dan hampir diseluruh dunia yaitu sejak tahun 1998, diikuti dengan krisis politik dan keamanan diseluruh penjuru Indonesia, mengakibatkan kondisi ekonomi, sosial dan politik menjadi tidak menentu. Didorong lagi dengan anjloknya nilai tukar rupiah hingga beberapa kali lipat. Hal ini mengakibatkan redahnya daya beli karyawan. Dengan rendahnya daya beli maka mengakibatkan turunnya semangat dan motivasi kerja karyawan di dalam melakukan tugas sehari-hari. Dengan turunnya semangat atau motivasi kerja karyawan maka pada akhirnya tingkat kinerja karyawanpun ikut merosot. Dengan merosotnya kinerja karyawan maka menimbulkan inefisiensi yang dapat mengakibatkan menurunnya keuntungan perusahaan. Disisi lain dengan menurunnya nilai tukar rupiah mengakibatkan menurunnya daya beli dan juga mengakibatkan menurunnya tingkat kesejahteraan karyawan. Sehingga meskipun pendapatan terendah karyawan PT. Batamindo Investment Cakrawala berada diatas Upah Minimum Regional (UMR) kota Batam, namun rasanya tidak dapat banyak menolong mereka, sehingga muncullah keluhan-keluhan akan ketidak puasan karyawan terhadap ketetapan didalam menentukan UMR dan bahkan timbul keresahan-keresahan disana-sini, yang menuntut agar dilakukan peninjauan kembali terhadap Upah Minimum Regional (UMR) di Pulau Batam. Dari banyaknya gejolak yang ditimbulkan oleh tenaga kerja, maka banyak perusahaan merasakan fenomena ini yang akhirnya untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan terhadap aset yang mereka tanam disini, maka mereka merelokasikan perusahaannya kenegara lain, akibatnya saat ini perusahaan yang tinggal sekitar 85 %, dengan jumlah karyawan menjadi 75%, atau terjadi penurunan sekitar 20.000 orang tenaga kerja. Kemajuan sebuah organisasi / perusahaan, baik yang bergerak di sektor swasta maupun pemerintah sangat tergantung pada cara mengelola dan perilaku organisasi, termasuk unsur, struktur, maupun manajemen sumber daya manusianya. Perusahaan yang melakukan kajian secara tajam, mendalam dan berkesinambungan untuk memutuskan hal-hal strategis mengenai perilaku organisasinya akan dapat beroperasi secara lebih efektif dan efisien. Untuk meningkatkan kembali motivasi kerja dan kinerja karyawan, perlu diadakan suatu pengembangan sistem kompensasi yang proporsional, sistem kompensasi yang diharapkan dapat banyak membantu semua fihak, baik fihak karyawan maupun fihak perusahaan. Tujuan peninjauan kembali sistem kompensasi dimaksudkan untuk mendorong atau meningkatkan motivasi kerja dan kinerja karyawan. Dengan diberikannya kompensasi yang proporsional diharapkan akan mengakibatkan meningkatnya motivasi karyawan, dan pada gilirannya dengan meningkatnya kompensasi dan motivasi kerja diharapkan kinerja karyawan di perusahaan ini akan lebih baik lagi. Kondisi yang demikian itu akan dapat membawa suasana kerja yang favorable sehingga mendorong minat investor untuk menanamkan modalnya itu di Batam. Dengan banyaknya investor yang kembali menanamkan modalnya di kawasan ini diharapkan penerimaan perusahaan akan meningkat, yang pada akhirnya juga diharapkan laba perusahaan akan meningkat. Dengan meningkatnya laba perusahaan maka diharapkan bonus dan insentip yang diberikan kepada karyawan akan lebih baik. Sehingga hal ini akan dapat menjaga semangat kerja (motivasi) dan lebih meningkatkan Iagi kinerja Karyawan. Di sisi lain dengan semakin bertambahnya investor yang tertarik dan berminat menanamkan modalnya di sini, akan meningkatkan kembali lapangan pekerjaan dan suasana kerja yang menyenangkan dalam kawasan industri ini. Dalam kondisi krisis yang berkelanjutan dan keadaan daya beli karyawan yang rendah mengakibatkan merosotnya semangat kerja (motivasi kerja) karyawan. Akibatnya menimbulkan gejala-gejala ketidak puasan karyawan ditandai dengan munculnya sarikat-serikat yang dibentuk oleh karyawan, dan pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh karyawan kepada manajemen. Meskipun hanya sebagian kecil karyawan perusahaan yang diketahui mengikuti aktivitas ini, namun hal ini cukup dapat digunakan alasan oleh fihak penyewa (tenant) untuk berwaspada atau berjagajaga bilamana hal ini juga menimpa perusahaan mereka. Untuk mengantisipasi hal ini dan meningkatkan kembali motivasi kerja karyawan dalam lingkungan perusahaan ini maka perlu diambil suatu tindakan yang sesuai. Selanjutnya diharapkan langkah yang diambil tersebut akan mampu meningkatkan semangat motivasi kerja untuk pencapaian tujuan dan sasaran perusahan, semangat untuk mencapai prestasi kerja, rasa tanggung jawab, etos kerja dan disiplin kerja yang baik. Demikian pula halnya dengan peningkatan motivasi kerja karyawan diperkirakan berdampak pada peningkatan kinerja yang akhirnya akan berpengaruh kepada produktivitas, dan kwalitas kerja karyawan, yang selanjutnya akan berdampak pada perbaikkan tingkat efisiensi, efektivitas perusahaan.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKB KK-2 TE. 04/06 Abd p
Uncontrolled Keywords: Compensation system, work motivation,performance, goal achievment, work prestige, work ethics, work environmental condition, productivity, quality. effectivity, efficiency. Stick and carrot management, management by objective.
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology > BF501-504.3 Motivation
H Social Sciences > HF Commerce > HF5549-5549.5 Personnel management. Employment
Divisions: 09. Sekolah Pasca Sarjana > Ilmu Manajemen
Creators:
CreatorsEmail
Brahim Abdullah, 090114654 MUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorEffendie, Prof.,Dr.,H.,SEUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Anisa Septiyo Ningtias
Date Deposited: 2016
Last Modified: 02 Jul 2017 21:57
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/35773
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item