MODEL PENDEKATAN KESEHATAN BUDAYA DALAM PELAYANAN ANC, PERSALINAN DAN NIFAS BAGI IBU-IBU SUKU DAYAK PASIR (Studi di desa Sandeley, Kec. Kuaro, Kab Pasir, Prov. Kalimantan Timur)

Sonya Yulia S., 090013933 M (2005) MODEL PENDEKATAN KESEHATAN BUDAYA DALAM PELAYANAN ANC, PERSALINAN DAN NIFAS BAGI IBU-IBU SUKU DAYAK PASIR (Studi di desa Sandeley, Kec. Kuaro, Kab Pasir, Prov. Kalimantan Timur). Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s2-2006-sonyayulia-801-tkm290-k.pdf

Download (362kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Halaman Depan)
35877_Part1.pdf

Download (309kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Fulltext1)
35877_Part2.pdf

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text (Fulltext2)
35877_Part3.pdf

Download (767kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Lampiran)
35877_Part4.pdf

Download (290kB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Program atau proyek kesehatan budaya mulai terlihat upayanya setelah dikeluarkan undang-undang kesehatan no. 23, dengan didirikannya beberapa sentra pengobatan tradisional. Tetapi kegiatan tersebut belum banyak menyentuh bidang kesehatan reproduksi. Kalau diperhatikan upaya kesehatan reproduksi tradisional banyak dilakukan oleh masyarakat, mulai dari upaya untuk memperoleh keturunan dan kesehatan hasil kegiatan tersebut, tidak semuanya merugikan, bahkan berbagai kelebihan budaya kesehatan sangat memenuhi kebutuhan rasa aman masyarakat, oleh karena itu perlu upaya perlindungan dan pelestarian kesehatan budaya ibu dan anak. Masyarakat suku Dayak Pasir di Desa Sandeley Kecamatan Kuaro Kabupaten Pasir Propinsi Kalimantan Timur, masih berpegang teguh pada budaya leluhurnya, yang biasanya sangat berkaitan erat dengan alam sekitamya. Kehamilan, persalinan dan nifas merupakan hal yang istimewa menghubungkannya dengan berbagai larangan atau tabu yang sampai saat ini masih ditakuti atau tidak berani melanggar adat istiadat yang ada. Penggunaan ramuan tradisional yang berasal dari tumbuh-tumbuhan seperti akar, batang dan daun masih dilaksanakan oleh masyarakat suku Dayak Pasir terutama yang berkaitan dengan peristiwa kehamilan, persalinan dan nifas dengan cara merendam atau merebus bahan-bahan tersebut. Tidak semua adat istiadat itu baik menurut ilmu kedokteran dan kesehatan masyarakat, tetapi ada beberapa sisi yang memuaskan dan memberikan rasa aman bagi masyarakat suku Dayak Pasir. Tujuan penelitian ini adalah untuk menyusun model pendekatan kesehatan budaya dalam pelayanan perawatan kehamilan, persalinan dan nifas berdasarkan kaj ian budaya masyarakat suku Dayak Pasir dalam perawatan kehamilan, persalinan dan nifas secara tradisional dan pemanfaatan pelayanan kesehatan yang ada. Penelitian ini merupakan penelitian explorative dengan pendekatan kualitatif, yang menggali dan mengkaji informasi tentang kebiasaan atau adat istiadat masyarakat yang berhubungan dengan perawatan kehamilan, persalinan dan nifas dalam hal upaya menangani masalah dan upaya pencegahan dengan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Daerah penelitian, Desa Sandeley Kecamatan Kuaro Kabupaten Pasir Propinsi Kalimantan Timur. Penelitian dilakukan dengan : Teknik wawancara mendalam yang dilakukan oleh peneliti yang dibantu oleh tenaga yang sudah dilatih (enumerator) kepada ibu hamil, ibu bersalin, ibu nifas, kelompok dukun dan kelompok tokoh masyarakat, untuk mendapatkan bahan informasi atau data yang akurat. Teknik diskusi kelompok terfokus (focussed group discussion FGD) untuk mengumpulkan data mengenai pandangan, persepsi dari beberapa lapisan masyarakat yaitu : kelompok ibu hamil, kelompok dukun dan kelompok tokoh masyarakat. Teknik observasi yang dilakukan oleh peneliti yang dibantu oleh enumerator untuk mengamati dan mendapatkan gambaran. Hasil wawancara, diskusi kelompok terfokus sebanyak 5 kali pertemuan dan observasi, temuan budaya upaya kesehatan sebanyak 94 jenis (dari 4 kelompok): jamu, makanan, minuman dan laku dan kemudian dirinci ke dalam kelompok pengguna (4 kelompok) : masa pra kehamilan, masa hamil, masa melahirkan, masa nifas dan menyusui. Setelah dianalisis hasil penelitian sebagai berikut terdapat 94 jenis kesehatan budaya suku Dayak Pasir desa Sandeley kecamatan Kuaro kabupaten Pasir Provinsi Kalimantan Timur. Sekitar 79,79% (75 dari 94) direkomendasi untuk diteniskan, sedangkan sisanya 20,21% (19 dari 94) perlu penelitian lebih lanjut rekomendasinya karena terdapat beberapa tradisi yang secara rasional medik belum jelas kaitannya. Bila ditinjau dari kelompok pengguna, dari 28 jenis kesehatan budaya, yang perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk ibu hamil 16,67% (5 dari 30), dan untuk ibu nifas atau menyusui 28,21% (11 dari 39). Sedangkan bila ditinjau berdasarkan jenis kesehatan budaya, maka proporsi yang perlu untuk dilakukan penelitian lebih lanjut adalah jamu dan laku. Jamu untuk masa nifas dan menyusui 43,75% (7 dari 16), jamu pra kehamilan 50% (1 dari 2), jamu pada masa hamil 50% (1 dari 2), dan laku pada masa nifas dan menyusui 28,57% (4 dari 14). Sebagai kesimpulan dari penelitian ini bahwa kehamilan, persalinan dan nifas bagi suku Dayak Pasir merupakan peristiwa yang istimewa dalam keluarga sehingga sangat menuntut suku ini pada adat istiadat yang berlaku karena menetapkan warisan leluhur mereka yang sangat luhur. Budaya tradisional masyarakat suku Dayak Pasir yang positif dalam menunjang perawatan kehamilan, persalinan dan nifas telah dapat diidentifikasi. Dari hasil temuan kesehatan budaya suku Dayak Pasir dalam perawatan kehamilan persalinan dan nifas dirasa perlu untuk menuangkan dalam bentuk model sebagai strategi pelaksanaan uji coba pada masa mendatang alternatif model adalah yang mudah dimengerti oleh masyarakat dan dapat menopang integrasinya antara upaya budaya dan pelayanan formal yaitu MODEL INFORMATIF. Alternalif modal yang telah disusun adalah : I. Model yang dapat dipelajari secara ilmiah II. Model yang tidak membahayakan Hasil penelitian ini diharapkan dapat berguna sebagai bahan pertimbangan dalam pelayanan perawatan kehamilan, persalinan dan nifas secara tradisional

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKC KK TKM 29/05 Son m
Uncontrolled Keywords: Culture health, reproduction
Subjects: H Social Sciences > HM Sociology > HM(1)-1281 Sociology > HM621-656 Culture
R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine
R Medicine > RG Gynecology and obstetrics > RG1-991 Gynecology and obstetrics > RG500-991 Obstetrics > RG651-721 Labor. Parturition
Divisions: 09. Sekolah Pasca Sarjana > Ilmu Kesehatan
Creators:
CreatorsEmail
Sonya Yulia S., 090013933 MUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorHarjono Soeparto, Dr.,SKM.,Sp.A(K)UNSPECIFIED
ContributorDjoko Waspodo, Dr.,H.,SpOG(K)UNSPECIFIED
Depositing User: Nn Anisa Septiyo Ningtias
Date Deposited: 2016
Last Modified: 09 Jul 2017 17:58
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/35877
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item