PENGEMBANGAN MODEL POLA KARIR PEJABAT STRUKTURAL MELALUI JOB TENDER DI SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN JEMBRANA

MADE GEDE BUDHIARTA, 090210320 L (2005) PENGEMBANGAN MODEL POLA KARIR PEJABAT STRUKTURAL MELALUI JOB TENDER DI SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN JEMBRANA. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s2-2006-budhiartam-826-tps070-k.pdf

Download (287kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s2-2006-budhiartam-826-tps0706.pdf

Download (2MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Di era otonomi daerah, pemerintah kabupaten/kota diberikan kewenangan yang luas dalam pengelolaan sumber daya alam dan sumber daya manusia untuk kesejahteraan masyarakatnya. Termasuk didalamnya pengelolaan sumber daya aparatur sehingga penyelenggaraan pemerintahan efektif dan efisien. Perampingan struktur, bukan berarti pengurangan fungsi-fungsi pemerintahan, melainkan dituntut kemampuan aparatur yang professional dalam rangka peningkatan pelayanan masyarakat. Permasalahan pola karir pejabat struktural yang dipengaruhi nuansa politik, dan budaya formalisme telah membentuk buadaya birokrasi yang tidak profesional. Penerapan pola karir pejabat struktural dengan menggunakan "Job Tender" di Sekretariat Daerah Kabupaten Jembrana, sebagai bentuk inovasi pemerintah daerah dalam merekrut pejabat struktural melalui pengumuman jabatan lowong, pelamaran calon pejabat, seleksi administrasi, tes kompetensi dan tes komitmen. Pola "Job Tender" dimaksudkan untuk mendapatkan pejabat struktural yang memiliki kompetensi serta komitmen yang tinggi pada pekerjaan atau jabatannya. Ternyata penerapan pola ini, belum dapat dilaksanakan dengan baik, malah menimbulkan folemik dan keresahan dikalangan pegawai dan pejabat, serta banyak pegawai yang merasa tidak puas dengan hasil yang diperoleh. Penelitian ini menjawab permasalahan yang muncul dengan penerapan pola "Job Tender". Penelitian adalah penelitian pengembangan dengan menganalisis kelebihan dan kelemahan model pola karir yang diterapkan saat ini, kemudian mengumpulkan aspirasi pegawai, Baperjakat dan teori serta interprestasi dan telaah peneliti, diusulkan penyempurnaan terhadap model pola karir yang diterapkan saat ini. Model pola karir pejabat struktural yang diusulkan yaitu penerapan model pola karir dengan "Job Tender" lebih sesuai diterapkan pada eselon II atau eselon III yang merupakan kepala unit kerja atau jejang jabatan tinggi (Top Manajer). Persyaratan pada pengumuman lelang jabatan selain persyaratan yang dibutuhkan pada jenjang eselon tertentu juga persyaratan jabatan atau kompetensi jabatan yang dibutuhkan. Untuk eselon III dan eselon IV yang merupakan jabatan opersional teknis tidak melalui ".Job Tender", melainkan dengan pemanggilan pegawai yang memenuhi persyaratan dan dilakukan tes kompetensi, yang lebih ditekankan pada bidang pekerjaan yang akan dilakukan. Hasil tes kompetensi benar-benar dijadikan pertimbangan Baperjakat sehingga hasilnya lebih objektif dan dapat dipertanggungjawabkan.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKB KK-2 TPS 07/06 Bud p
Uncontrolled Keywords: Job Tender, Competency, Competitive
Subjects: H Social Sciences > HF Commerce > HF5549-5549.5 Personnel management. Employment
K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K3440-3460 Civil service. Government officials and employees
Divisions: 09. Sekolah Pasca Sarjana > PSDM
Creators:
CreatorsEmail
MADE GEDE BUDHIARTA, 090210320 LUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorSunarjo, Dr.,dr.,MS.,M.ScUNSPECIFIED
ContributorAlisjahbana, Dr.,Ir.,MAUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Anisa Septiyo Ningtias
Date Deposited: 2016
Last Modified: 12 Aug 2016 02:52
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/35901
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item