PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK JINTEN HITAM DALAM MENCEGAH SIRES OKSIDATIF AKIBAT LATIHAN OLAHRAGA ANAEROBIK PADA TIKUS PUTIH : PENELITIAN EKSPERIMENTAL LABORATORIS

HAIRRUDIN, 090314993 M (2005) PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK JINTEN HITAM DALAM MENCEGAH SIRES OKSIDATIF AKIBAT LATIHAN OLAHRAGA ANAEROBIK PADA TIKUS PUTIH : PENELITIAN EKSPERIMENTAL LABORATORIS. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s2-2006-hairrudin-1921-tkd0506.pdf

Download (645kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Fulltext)
35972.pdf

Download (1MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Thymoquinon sebagai bahan aktif utama pada jinten hitam diketahui mempunyai aktivitas antioksidan. Bahan aktif lain pada jinten hitam seperti karbakol, t-anethol, 4 terpinol juga diduga mempunyai aktivitas antioksidan sehinggga ekstrak jinten hitam kemungkinan dapat digunakan sebagai antioksidan yang potent. Peningkatan oksidan di dalam tubuh yang melebihi kemampuan tubuh untuk menetralisirnya menimbulkan stres oksidatif yang ditandai dengan peningkadan kadar MDA plasma dan aktivitas SOD eritrosit. Salah satu keadaan yang dapat meningkatkan oksidan dalam tubuh adalah latihan olahraga anaerobik. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh pemberian ekstrak jinten hitam dalam mencegah stres oksidatif pada tikus putih yang diberi perlakuan latihan olahraga anaerobik berupa renang. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah The Post Test Only Control Group Design. Hewan coba yang dipakai adalah tikus putih (Rattus norvegicus) jantan, 30 ekor, umur 3 bulan yang dibagi secara acak menjadi 5 kelompok. Kelompok pertama (K0) sebagai kelompok kontrol, kelompok kedua (K 1) mendapat perlakuan latihan olahraga anaerobik, kelompok ketiga (K2), keempat (K3) dan kelima (K4) diberikan ekstrak jinten hitam dengan dosis masing-masing 1, 2, dan 4 ml/kgBB/h, per sonde selama 5 hari. Satu jam setelah pemberian terakhir dilakukan latihan olahraga anaerobik berupa latihan renang dengan menggunakan beban seberat 9% berat badan tikus dan diikatkan 5 cm dari ujung ekor tikus. Lamanya waktu berenang adalah 80% dari waktu berenang maksimal yang ditentukan melalui penelitian pendahuluan. Satu jam setelahnya dilakukan pemeriksaan kadar MDA plasma dan aktivitas SOD eritrosit. Sampel darah diambil dari ventrikel tikus setelah sebelumnya dianestesi dengan eter. Kadar MDA plasma ditentukan dengan metode TBARS dari Flower, sedangkan aktivitas SOD eritrosit ditentukan dengan metode Wong. Data penelitian diajukan secara deskriptif dan dianalisis menggunakan MANOVA dan LSD. Hasil penelitian membuktikan bahwa latihan olahraga anaerobik (K1) menaikkan kadar MDA plasma (1.057±0.28) dan menurunkan aktivitas SOD eritrosit (0.0567±0.01) dibandingkan dengan kontrol (0.5155±0.1) dan (0.1030±0.01). Pemberian ekstrak jinten hitam sebelum latihan olahraga anaerobik ternyata dapat mencegah terjadinya stress oksidatif yang ditandai dengan menurunnya kadar MDA plasma pada K2 (0.9090±0.25), K3 (0.7467±0.07) dan K4 (0.4717±0.17) dibandingkan dengan K1, serta peningkatan aktivitas SOD eritrosit pada K2 (0.0639±0.01), K3 (0.0743±0.01) dan K4 (0.0956±0.01). Pada uji MANOVA didapatkan perbedaan yang bermakna Dari uji LSD diketahui bahwa kadar MDA plasma K0 berbeda bermakna dengan Kl (p~.00) dan K2 (p).004), tetapi tidak bermakna dengan K3 (p4l.086) dan K4 (p-.737). K1 berbeda bermakna dengan K3 (p-0.020) dan K4 (p=0.O0) tetapi berbeda tidak bermakna dengan K2 (p).221). Aktivitas SOD eritrosit KO berbeda bermakna dengan K1 (p=0.00), K2 (p=0.00) dan K3 (p~.02) tetapi berbeda tidak bermakna dengan K4 (p 0.367), sedangkan K1 berbeda bermakna dengan K4 (p-.00) tetapi berbeda tidak bermakna dengan K2 (p =0.336) dan K3 (p=0. 118). Penelitian ini menghasilkan suatu kesimpulan bahwa ekstrak jinten hitam dapat mencegah stres oksidatif akibat latihan olahraga anaerobik pada tikus putih.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKA KK TKD 05/06 Hai p
Uncontrolled Keywords: ANAEROBIC THRESHOLD; STRESS(PSCHOLOGY)
Subjects: Q Science > QD Chemistry > QD241-441 Organic chemistry
R Medicine > RC Internal medicine > RC1200 Sports Medicine
S Agriculture > SF Animal culture > SF405.5-407 Laboratory animals
Divisions: 09. Sekolah Pasca Sarjana > Ilmu Kedokteran Dasar
Creators:
CreatorsEmail
HAIRRUDIN, 090314993 MUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorIndri Safitri, Prof.,Dr.,dr.,MSUNSPECIFIED
ContributorV. Pikanto Wibowo, dr.,SpBKUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Anisa Septiyo Ningtias
Date Deposited: 2016
Last Modified: 09 Jul 2017 22:59
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/35972
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item