RENCANA OPERASIONAL PEMBELAJARAN PRAKTIK KLINIK GUNA PENINGKATAN PENCAPAIAN KOMPETENSI INTI MAHASISWA PROGRAM STUDI KEBIDANAN SUTOMO SURABAYA

NETTI HERLINA, 090310523L (2006) RENCANA OPERASIONAL PEMBELAJARAN PRAKTIK KLINIK GUNA PENINGKATAN PENCAPAIAN KOMPETENSI INTI MAHASISWA PROGRAM STUDI KEBIDANAN SUTOMO SURABAYA. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s2-2006-herlinanet-1888-tka580-k.pdf

Download (951kB) | Preview
[img] Text (HALAMAN DEPAN)
gdlhub-gdl-s2-2006-herlinanet-1888-tka58_06-HALAMANDEPAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text (FULL TEXT BAB 1)
gdlhub-gdl-s2-2006-herlinanet-1888-tka58_06_2_BAB1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text (FULL TEXT BAB 2)
gdlhub-gdl-s2-2006-herlinanet-1888-tka58_06_2_BAB2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text (FULL TEXT BAB 3)
gdlhub-gdl-s2-2006-herlinanet-1888-tka58_06_2_BAB3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (230kB) | Request a copy
[img] Text (FULL TEXT BAB 4)
gdlhub-gdl-s2-2006-herlinanet-1888-tka58_06_2_BAB4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (960kB) | Request a copy
[img] Text (FULL TEXT BAB 5)
gdlhub-gdl-s2-2006-herlinanet-1888-tka58_06_2_BAB5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
[img] Text (FULL TEXT BAB 6)
gdlhub-gdl-s2-2006-herlinanet-1888-tka58_06_2_BAB6.pdf
Restricted to Registered users only

Download (596kB) | Request a copy
[img] Text (FULL TEXT BAB 7)
gdlhub-gdl-s2-2006-herlinanet-1888-tka58_06_2_BAB7.pdf
Restricted to Registered users only

Download (423kB) | Request a copy
[img] Text (LAMPIRAN)
gdlhub-gdl-s2-2006-herlinanet-1888-tka58_06-LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Pembelajaran praktik klinik secara umum bertujuan agar mahasiswa memperoleh pengalaman belajar dalam hal menerapkan ilmu dan keterampilan yang dipelajari di kelas dari berbagai disiplin ilmu secara terintegrasi dalam situasi nyata. Hal ini agar mahasiswa lebih siap dan percaya diri dalam melakukan peran kemandirian, kolaborasi, serta merujuk dengan tepat dalam manajemen kasus di semua tatanan pelayanan kesehatan. Tatanan pelayanan kesehatan yang dimaksud adalah Rumah Sakit (RS), Puskesmas, Rumah Bersalin (RB), Bidan Praktik Swasta (BPS) dan pelayanan kesehatan kepada masyarakat melalui Posyandu. Pada pelaksanaan pembelajaran praktik klinik, mahasiswa diwajibkan mencapai target keterampilan kompetensi inti tepat waktu. Yang dimaksud kompetensi inti adalah keterampilan kritikel yang hams dimiliki oleh seorang bidan profesional, meliputi : 1). Asuhan Kebidanan (Askeb) ibu I; 2).Askeb ibu II; 3). Askeb ibu III; 4). Askeb ibu IV; 5). Askeb pada bayi baru lahir; 6). Asuhan pada balita sehat; 7) Askeb pada gangguan kesehatan reproduksi; 8) Pelayanan Keluarga Berencana. Target masing-masing jenis 100% dari sasaran yang telah ditentukan. Masalah pada penelitian ini adalah &quot; Pencapaian kompetensi inti tepat waktu oleh mahasiswa Prodi Kebidanan Sutomo masih kurang 5 jenis (62,5%) dari 8 jenis kompetensi inti yang ditargetkan, baru tercapai 3 jenis (37,5%). Tujuan penelitian ini adalah menyempurnakan rencana operasional pembelajaran praktik klinik guna peningkatan pencapaian jumlah jenis kompetensi inti tepat waktu oleh mahasiswa Prodi Kebidanan Sutomo Surabaya. Penelitian ini adalah penelitian survei yang dilakukan secara cross-sectional dengan menggunakan analisis deskriptif yang dilaksanakan dari bulan April sampai dengan Agustus 2005. Sumber informasi terdiri dari 2 kelompok yakni: kelompok satu: mahasiswa semester VI sebanyak 87 orang dan kelompok dua pembimbing praktik klinik sebanyak 30 orang terdiri dari pembimbing pendidikan 16 orang dan pembimbing lahan praktik RSU Dr. Soetomo Surabaya 14 orang. Teknik penentuan jumlah sumber informasi menggunakan total populasi dari Prodi Kebidanan Sutomo, serta pembimbing lahan praktik RSU Dr. Soetomo Surabaya. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dan check-list. Variabel penelitian adalah:1)Pengetahuan, sikap, motivasi dan keterampilan praktik mahasiswa; 2) Keadaan pembimbing klinik (kriteria pembimbing klinik, metode pembimbingan dan frekuensi pembimbingan); 3) Ketersediaan jenis dan jumlah sasaran di lahan praktik. RSU Dr.Soetomo Surabaya; 4) Manajemen pembelajaran praktik klinik (perencanaan, pelaksanaan, pemantauan dan penilaian); Kondisi Sumber daya prodi Kebidanan Sutomo Surabaya (SDM, laboratorium, perpustakaan, keuangan, fasilitas dan metode). Penentuan prioritas masalah menggunakan metode CARL (Capability, Acceptability, Readiness, Leverage), serta menentukan pemecahan masalah melalui Focus Group Discussion (FGD). Unit analisis dalam penelitian ini adalah Prodi Kebidanan Sutomo dan RSU Dr.Soetomo Surabaya. Hasil isu strategis (daftar masalah) sesuai urutan prioritas masalah yaitu: 1) Lahan praktik RSU Dr.Soetomo: jumlah kasus rata-rata hanya 30% dari target yang ditentukan; 2) Manajemen pembelajaran praktik klinik sebagian besar (55,9%) tidak baik: a) Jadwal praktik klinik sering ber-ubah-ubah (diundur), b) Rotasi tidak merata, c) Target terlalu tinggi, d) Frekuensi pembimbingan kurang; 3) Pembimbing: a) 36,8% tidak memenuhi kriteria perihal latar belakang pendidikan dan profesi bidan, b) metode bimbingan sebagian besar (57,3%) tidak sesuai standar yang ada, c) frekuensi pembimbingan sebagian besar (62,1%) tidak sesuai dengan standar 3 kali dalam satu kali rotasi; 4) Mahasiswa: sikap dan motivasi untuk pelaporan praktik klinik tidak tepat waktu (30% sering terlambat); 5) Sumber Daya: a) SDM terutama dosen pembimbing praktik klinik sebagian tidak sesuai kriteria (43,7%), b) Laborat: jumlah alat dibandingkan dengan jumlah mahasiswa yang ada belum sesuai (1 alat : &gt;10 mahasiswa), c) Perpustakaan: judul buku, jumlah masing-masing jenis buku dan tahun penerbitan terbaru kurang, d) Fasilitas: jumlah komputer kurang, ruang kuliah kurang nyaman, tidak ada internet untuk mahasiswa. Kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan FGD untuk menentukan pemecahan masalah. Hasilnya sebagai berikut: (1) Meningkatkan ketersediaan jumlah sasaran di lahan praktik: a) memperbaharui Memorandum of Understanding (MoU) dengan lahan praktik RSU Dr.Soetomo, b) Mengkaji ulang kebutuhan jumlah sasaran tiap mahasiswa, c) Menambah lahan praktik klinik ke RS lain dan Rumah Bersalin yang memungkinkan; (2) Mengadakan perbaikan dan peningkatan manajemen pembelajaran praktik klinik dengan cara: a) menambah personil pengelola praktik klinik, b) meningkatkan kualitas SDM pengelola praktik klinik, c) Membuat rencana kegiatan praktik klinik sedini mungkin dan meningkatkann koordinasi dengan lahan praktik klinik pada awal tahun pengajaran, guna mencegah ketidak pastian jadwal praktik (menghindari perubahan jadwal), d) Meningkatkan sistem pemantauan,e) Meningkatkan koordinasi dengan lintas sektor dan lintas program yang terkait dengan pembelajaran praktik klinik; (3) Peningkatan pembimbing praktik klinik dengan: a) Mengoptimalisasikan pembimbing yang sesuai dengan standar b) Memberikan rekomendasi ke Poltekes Surabaya tentang: 1) Menambah dosen yang sesuai dengan institusi prodi Kebidanan, 2) Transfer (mutasi) dosen dari dan ke institusi yang sesuai, 3) Program khusus RSU Dr.Soetomo dari bidan D-I ke D-III Kebidanan, 4) Membudayakan bukti tertulis bimbingan dosen dengan tanda tangan di buku pembimbingan mahasiswa, 5) Merekomendasikan untuk mengadakan penyegaran bagi pembimbing praktik; c) Memberi reward dan punishment (misalnya tidak masuk angka kredit dosen) bagi pembimbing yang tidak melaksanakan pembimbingan sesuai standar dan memberikan penghargaan bagi yang berprestasi; (4) Mahasiswa: Meningkatkan pengetahuan, sikap dan motivasi mahasiswa dengan cara: a) Memberikan pembelajaran praktik klinik sejak awal mahasiswa mulai proses pembelajaran, b) mewajibkan mahasiswa untuk membuat laporan pendahuluan setiap awal rotasi praktik klinik, c) meningkatkan frekuensi pembimbingan terhadap mahasiswa minimal 3x selama 1 kali rotasi praktik klinik; d) memberi reward dan punishment (yang terlambat mengumpulkan laporan praktik dikurangi nilai praktik klinik);(5) Meningkatkan sumber daya: a) SDM : dengan merekomendasikan kepada Poltekes untuk menambah dosen yang sesuai dengan institusi prodi Kebidanan dan transfer (mutasi) dosen dari dan ke institusi yang sesuai, b) Fasilitas: merekomendasikan kepada Poltekes guna perbaikan dan penambahan fasilitas laboratorium, perpustakaan, komputer, foto copy; AC ruang kuliah dan internet untuk mahasiswa; dan merekomendasikan pada manajemer prodi Kebidanan Sutomo untuk menyediakan antar jemput mahasiswa pada saat praktik klinik (terutama bagi lahan praktik yang lokasinya jauh dari asrama dan sulit dijangkau oleh jalur angkutan umum), c) Keuangan: Khusus anggaran pembelajaran praktik klinik merekomendasikan ke Poltekes agar turunnya anggaran tidak terlambat dan memberikan kepastian petunjuk yang jelas tentang cara pertanggung jawabannya (SPJ) tidak berubah-ubah. Kesimpulan : (1) Pengetahuan, sikap, motivasi, dan keterampilan mahasiswa Prodi Kebidanan Sutomo Surabaya dalam pembelajaran praktik klinik sebagian besar baik, hanya sebagian kecil yang tidak sesuai dengan standar: pengetahuan mahasiswa masih ada 13% yang tidak baik, sikap mahasiwa masih 17% yang tidak setuju dengan pelaksanaan manajemen praktik klinik saat ini dengan alasan: a) jadwal praktik sering diundur; b) rotasi tidak merata, c) target terlalu tinggi, d) frekuensi pembimbingan kurang, e) motivasi kurang: 1) terutama laporan praktik klinik sering terlambat, 2) dengan pembimbing: frekuensi pembimbingan kurang, 3) dengan sumber daya: laborat kurang, perpustakaan kurang, komputer dan fotocopy kurang, keuangan sering terlambat; (2) Kondisi pembimbing yang meliputi kriteria pembimbing, metode pembimbingan dan frekuensi pembimbingan adalah sebagai berikut: a) Pendidikan dan profesi masih ada yang tidak sesuai kriteria (30%), b) Metode: masih banyak pembimbing tidak melakukan pre dan post conference, c) Frekuensi pembimbingan: masih banyak pembimbingan(62.1 %) yang tidak sesuai standar minimal 3 kali dalam satu kali rotasi praktik klinik; (3) Jumlah sasaran di lahan praktik RSU Dr.Soetomo tidak sesuai dengan target yang harus dicapai oleh mahasiswa, rata-rata hanya 30%; (4) Pelaksanaan manajemen atau pengelolaan pembelajaran praktik klinik Prodi Kebidanan Sutomo Surabaya belum berjalan dengan baik(; (5) Kondisi sumber daya di Prodi Kebidanan Sutomo Surabaya adalah: a) SDM dosen pembimbing: latar belakang profesi dan pendidikan masih banyak yang tidak sesuai kriteria (43,7%), b) Fasilitas: Laboratorium, perpustakaan, komputer, keuangan dan fasilitas lain masih kurang; (6) Masalah yang timbul sesuai prioritas masalah yang dirumuskan menggunakan metode CARL adalah sebagai berikut: a) ketersediaan jumlah sasaran di lahan praktik masih sangat kurang, b) Manajemen pembelajaran praktik klinik tidak baik, c) Pembimbing praktik klinik masih banyak yang tidak sesuai kriteria, d) Mahasiswa: masih ada yang memiliki pengetahuan kurang, sikap tidak baik( dan motif pembelajaran rendah, e) Sumber daya: pendidikan dan profesi dosen pembimbing masih banyak yang tidak sesuai kriteria.Sarana laboratorium, jumlah alat kurang, perpustakaan: jumlah dan jenis buku serta penerbitan terbaru kurang, fasilitas ruang kuliah tidak nyaman; (7) Penyebab masalah sesuai urutan prioritas masalah, antara lain: a) Ketersediaan jumlah sasaran di lahan praktik masih sangat kurang, karena banyaknya mahasiswa institusi kesehatan lain yang melaksanakan praktik klinik di RSU Dr.Soetomo, sedangkan jumlah sasaran terbatas; b) Manajemen pembetajaran praktik klinik tidak baik, karena: 1) Jadwal praktik sering diundur; 2). Rotasi tidak merata,; 3) Target terlalu tinggi; 4) Frekuensi pembimbingan kurang; c) Pembimbing praktik klinik masih banyak yang tidak sesuai kriteria, karena memiliki latar belakang pendidikan dan profesi sebagai perawat; (8) Mahasiswa: pengetahuannya kurang,dan sikapnya tidak baik karena: 1) Jadwal praktik sering diundur; 2). Rotasi tidak merata,; 3) Target terlalu tinggi; 4) Frekuensi pembimbingan kurang, motivasinya rendah karena pelaporan kegiatan praktik klinik sering terlambat.e) Sumber daya: SDM pendidikan dan profesi dosen pembimbing masih banyak yang tidak sesuai kriteria, karena memiliki latar belakang pendidikan dan profesi sebagai perawat. a) Laboratorium jumlah alat kurang, perpustakaan, jumlah dan jenis buku serta tahun penerbitan terbaru kurang, fasilitas ruang kuliah tidak nyaman karena panas tidak ada AC. Rencana operasional (POA) pembelajaran praktik klinik Prodi kebidanan Sutomo Surabaya tahun 2006-2007. yaitu: 1) Mengoptimalisasikan pembimbing yang sudah memenuhi standar; 2) Menambah personil pengelola praktik klinik; 3) Meningkatkan kualitas SDM pengelola praktik klinik dengan pelatihan; 4) Melakukan pembaharuan MoU dengan lahan praktik RSU Dr.Soetomo tentang pengaturan waktu rotasi khususnya di poliklinik dari 2 minggu menjadi setiap 1 minggu dan penambahan jumlah anggota kelompok praktik lebih dari 5 orang tiap kelompok; 5) Mengkaji clang besar target dikaitkan dengan kompetensi yang harus dimiliki oleh setiap individu mahasiswa; 6) Mengadakan perbaikan dan peningkatan manajemen pembelajaran praktik klinik dengan: a) Menyelenggarakan penyegaran bagi pembimbing praktik klinik; b).Membuat rekomendasi kc Poltekes Surabaya tentang; c) Penambahan dosen yang sesuai dengan institusi prodi kebidanan; d) Melakukan transfer (mutasi) dosen dari dan ke institusi yang sesuai; e) Menyelenggarakan program khusus RSU Dr.Soetomo dari bidan D-I ke D-III kebidana.; f) Perbaikan dan penambahan fasilitas laboratorium, perpustakaan, komputer, foto copy; AC ruang kuliah dan internet untuk mahasiswa; 7) Menyediakan transportasi mahasiswa pada saat praktik klinik, bagi lahan praktik yang tidak terjangkau angkutan umum.; 8) Melakukan perbaikan manajemen pengelolaan keuangan pembelajaran praktik klinik Saran: 1) Berdasarkan prioritas permasalahan yang ada, maka guna peningkatan pencapaian kompetensi inti mahasiswa,perlu segera dilakukan: a) Penambahan lahan praktik klinik baru ke RS lain.; b) Penambahan personil pengelola praktik klinik; c). Peningkatan kemampuan SDM pengelola praktik klinik; d) Perbaikan manajemen pembelajaran praktik klinik melalui pelatihan manajemen pembelajaran praktik klinik; e). Refreshing pembimbing praktik klinik; f). Penambahan fasilitas laboratorium, perpustakaan, sebagai penunjang pembelajaran praktik klinik semua belum sesuai dengan standar, perlu segera dilengkapi atau diperbaiki. 2). Hasil penelitian ini dapat dipertimbangkan oleh manajer Prodi Kebidanan Sutomo guna peningkatan proses belajar mengajar praktik klinik khususnya memperbaiki manajemen pembelajaran praktik klinik, sehingga terdapat peningkatan pencapaian kompetensi inti tepat waktu oleh mahasiswa. </description

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKC KK TKA.58/06 Her r
Uncontrolled Keywords: operational plan, clinical practice learning, competency, Midwifery student
Subjects: R Medicine > R Medicine (General) > R735-854 Medical education. Medical schools. Research
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat > Administrasi Kebijakan Kesehatan
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
NETTI HERLINA, 090310523LUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorNyoman Anita Damayanti, Dr., drg., MSUNSPECIFIED
ContributorDjazuly Chalidyanto, SKM., MARSUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Husnul Khotimah
Date Deposited: 2016
Last Modified: 10 Jul 2017 22:42
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/36096
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item