UPAYA PENINGKATAN PEMANFAATAN KAMAR OPERASI DI INSTALASI BEDAH SENTRAL RSU HAJI SURABAYA (ANALISIS KEPUASAN, HARAPAN, DAN KOMITMEN DOKTER SPESIALIS TERHADAP RUMAH SAKIT)

ENDANG PRABAWATI, 090310548 L (2005) UPAYA PENINGKATAN PEMANFAATAN KAMAR OPERASI DI INSTALASI BEDAH SENTRAL RSU HAJI SURABAYA (ANALISIS KEPUASAN, HARAPAN, DAN KOMITMEN DOKTER SPESIALIS TERHADAP RUMAH SAKIT). Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s2-2006-prabawatie-1895-tka610-k.pdf

Download (517kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s2-2006-prabawatie-1895-tka61_06.pdf

Download (2MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Rumah Sakit Umum Haji Surabaya merupakan rumah sakit milik Propinsi yang didirikan pada tahun 1993. Menyediakan pelayanan yang berupa rawat jalan, pelayanan penunjang, pelayanan gawat darurat, dan pelayanan rawat inap dengan 227 tempat tidur. Jumlah dokter spesialis yang ada juga semakin bertambah dan semakin lengkap jenisnya, sehingga jenis pelayanan yang diberikan juga semakin banyak. Untuk memenuhi tuntutan pelayanan saat ini maka Rumah Sakit Haji Surabaya berupaya meningkatkan kinerjanya untuk mencapai produktivitas yang lebih tinggi dan memperbaiki manajemennya terutama manajemen keuangan. Instalasi Bedah Sentral yang merupakan salah satu revenue center di Rumah Sakit Haji, awal tahun 2002 dikembangkan dari 3 kamar operasi menjadi 5 kamar operasi. Namun pemanfaatan pemanfaatan kamar operasi di Rumah Sakit Haji Surabaya dalam empat tahun berturut-turut mulai tahun 2000 sampai dengan tahun 2004 masih di bawah standar yaitu sebesar 0,87 � 1,29 operasi per kamar operasi per hari sedangkan standarnya 3 operasi per kamar operasi per hari. Faktor-faktor yang mempengaruhi rendahnya pemanfaatan kamar operasi ini adalah faktor rumah sakit, faktor lingkungan, dan faktor kastamer. Salah satu faktor rumah sakit yang mempengaruhi pemanfaatan kamar operasi ini adalah dokter spesialis yang melakukan tindakan pembedahan. Karena mereka berhak menentukan tempat melakukan tindakan pembedahan bagi pasiennya. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan identifikasi kepuasan dan harapan dokter spesialis terhadap rumah sakit kususnya kamar operasi dan unit yang terkait dengan kamar operasi, identifikasi komitmen dokter spesialis serta menyusun rekomendasi upaya peningkatan pemanfaatan kamar operasi. Penelitian ini adalah penelitian yang bersifat observasional dengan menggunakan analisis diskriptif dan pendekatan cross sectional yang dilaksanakan dengan cara wawancara mendalam. Jumlah respondennya 18 orang yang terdiri dari Dokter Spesialis Bedah, Dokter Spesialis Kandungan, Dokter Spesialis Telinga Hidung Tenggorok, Dokter Spesialis Mata, Dokter Spesialis Kulit yang bekerja di RSU Haji Surabaya. Pengambilan data ini dilaksanakan mulai bulan Maret sampai dengan Mei 2005. Hasil dari penelitian ini adalah: masih banyak dokter spesialis yang tidak puas terhadap besaran tarif yang dikenakan pada pasien umum maupun pavilyun; terhadap sosialisasi dan transparansi remunerasi; terhadap penjadwalan operasi baik yang terkait dengan cara penjadwalan maupun ketepatan waktu; terhadap komunikasi internal baik komunikasi antara SMF � Manajemen � IBS maupun antara Komite Medik � SMF; terhadap fasilitas terutama yang menyangkut kelengkapan dan kecanggihan alat medis, kelengkapan bahan habis pakai; terhadap kecukupan jumlah tenaga di OK; serta beberapa dokter tidak puas terhadap pelayanan di laboratorium dan Radiologi. Di samping itu terdapat 27,8% Dokter Spesialis yang tidak komit terhadap rumah sakit, dan jenis komitmen yang terbanyak diantara seluruh dokter spesialis adalah normative commitment. Harapan dari para Dokter Spesialis ini adalah adanya penyesuaian tarif; sosialisasi dan transparansi terhadap remunerasi; ketepatan jadwal operasi; kenyamanan dan keamanan ruangan; sterilitas kamar operasi; kelengkapan dan kesiapan alat medis; kelengkapan dan keterawatan alat non medis; kelengkapan dan kesiapan bahan habis pakai; kelengkapan dan kesiapan linen; perbaikan etika, ketrampilan dan kecukupan jumlah tenaga; kecepatan pelayanan, akurasi, kemudahan komunikasi dan adanya penghargaan dalam pelayanan penunjang kamar operasi. Rekomendasi dalam penelitian ini adalah: (1)mewujudkan pelaksanaan pelayanan operasi yang lancar dan tepat waktu: melakukan pengaturan jam dinas tenaga OK, melakukan koordinasi dengan dokter spesialis dalam penjadwalan operasi, menyediakan linen tepat waktu; menyediakan Sub Depo Farmasi di lingkungan OK, menyiapkan peralatan medis sesuai dengan protap pengesetan alat, membuat buku manual tentang penjadwalan operasi; menyusun protap agar penderita tidak datang terlambat di OK, mempercepat proses pemisahan OK cito dengan OK elektif; (2)meningkatkan transparansi dalam remunerasi; (3)mewujudkan komunikasi internal yang efektif dengan memanfaatkan forum yang tersedia untuk pemecahan masalah; (4)mewujudkan terpenuhinya persyaratan steril OK; (5)meningkatkan kelancaran pelayanan pemeriksaan penunjang; (6)memenuhi fasilitas di OK sesuai dengan kebutuhan dokter spesialis sesuai dengan prioritas program dan anggaran;(7)serta meningkatkan komitmen dokter spesialis dengan cara melakukan pembinaan sesuai dengan jenis komitmennya. Agar rekomendasi bisa terwujud disarankan kepada Pimpinan RSU Haji agar: adanya komitmen yang tinggi terhadap pelayanan di OK; memberikan kesempatan terjadinya sharing vision antara manajemen dengan komite medik; memberikan perhatian terhadap kemajuan SDM untuk memenuhi kebutuhan sesuai dengan kualifikasi pekerjaan; memberikan advokasi pada pemilik rumah sakit tentang pelayanan yang dapat dilakukan, kendala yang dihadapi, dan upaya yang akan dilakukan untuk meningkatkan pelayanan di masa yang akan datang.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKC KK TKA. 61/06 Pra u
Uncontrolled Keywords: Operating theatres, doctor's satisfaction, doctor's expectation, commitment
Subjects: H Social Sciences > HG Finance > HG4301-4480.9 Trust services. Trust companies
R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA960-1000.5 Medical centers. Hospitals. Dispensaries. Clinics
Divisions: 09. Sekolah Pasca Sarjana > Administrasi Kebijakan Kesehatan
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
ENDANG PRABAWATI, 090310548 LUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorWidodo J. Pudjirahardjo, dr.,MS.,MPH.,DrPHUNSPECIFIED
ContributorThinni Nurul R, Dra.,Ec.,M.KesUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Anisa Septiyo Ningtias
Date Deposited: 2016
Last Modified: 06 Jun 2017 20:07
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/36103
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item