POLA ALEL LOKUS HUMTHO1 PADA POPULASI BATAK DI SURABAYA

MASNIARI NOVITA, 090314999 M (2005) POLA ALEL LOKUS HUMTHO1 PADA POPULASI BATAK DI SURABAYA. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s2-2006-novitamasn-1971-tkg020-k.pdf

Download (592kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s2-2006-novitamasn-1971-tkg02_06.pdf

Download (2MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Teknik identifikasi genetik merupakan salah satu bukti fisik yang digunakan dalam bidang forensik. Teknik identifikasi genetik merupakan alat diagnostik yang akurat dalam bidang forensik dan sangat layak digunakan untuk mengidentifikasi korban masal. Ada enam bahan pengidentifikasi yang digunakan dalam bidang forensik yaitu : sidik jari, gigi, medis, barang bawaan, fotografi dan biologi molekuler (DNA). DNA yang digunakan sebagai bahan pemeriksaan sidik jari DNA itu sendiri adalah sebuah polimer organik yang ditemukan dalam sel setiap organisme. Polimer ini tersusun atas 3 bagian yang spesifik yaitu : phosphate groups, gula deoxyribose dan basa nitrogen. Lokus HUMTH01 merupakan lokus STR yang polimorfismenya sangat tinggi yang terdapat pada kromosom 11 p15.5-p15. Short Tandem Repeat (STR) merupakan daerah DNA dengan repeat motive antara 3 sampai. 7 bp. Data polimorfisme DNA di Surbaya sebagaimana di Indonesia sampai saat ini belum ada, padahal data ini sangat penting dalam bidang forensik. Populasi Batak mempunyai sistem kekerabatan patrilineal yang menjadi tulang punggung masyarakat Batak yang terdiri dari turunan-turunan, marga dan kelompok-kelompok suku. Gene pool populasi ini lebih asli karena sulitnya pria Batak untuk menikah dengan wanita dari populasi lain. Populasi ini juga sudah menyebar luas ke berbagai daerah di Nusantara. Sampel forensik sering sudah terdegradasi dan jumlahnya sangat sedikit sehingga sulit untuk dianalisa secara konvensional dengan analisa RFLP. Lokus STR mempunyai ukuran alel yang kecil sehingga dapat diamplifikasi dengan mudah melalui PCR dan sampel yang terdegradasi dapat dipertanggung jawabkan hasil analisanya. Lokus HUMTH01 dipilih dalam penelitian ini karena valid dalam studi populasi dan merupakan salah satu dari 13 lokus STR yang didisain FBI yang bersinergi dengan CODIS database, juga merupakan standar lokus yang digunakan menurut EDNAP dan rekomendasi ENFSI. Metode pengambilan sampel dengan hapusan mukosa bukal ternyata sangat efektif dan akurat untuk melihat lokus STR. Metode ini selain tidak menimbulkan rasa sakit, aplikasi dalam mulut mudah, juga bisa mendapatkan DNA yang cukup untuk dilakukan PCR. Berdasarkan hasil penelitian ini ternyata populasi Batak yang tinggal di Surabaya mempunyai ukuran alel antara 195 — 199 bp dengan alel yang paling sering muncul adalah alel 10. Hal ini agak berbeda dengan penelitian serupa di luar negeri di mana alel yang paling sering muncul adalah alel 9. Kemungkinan perbedaan ini disebabkan jumlah sampel yang hanya 42. Sebagian besar populasi ini adalah homozygote (52,38%). Pasangan alel 9, 9 (23,81%) yang paling sering muncul, kemudian pasangan alel 10, 11 (21,43%) dan pasangan alel 10, 10 (19,05%) sedangkan yang lainnya dibawah 14,29%. Penggunaan polyacrilamide agarose composite gel dalam penelitian ini ternyata banyak keuntungannya. Penambahan composite ternyata membuat bahan ini kuat, dapat dikeringkan dan awet sehingga dapat digunakan sebagai barang bukti otentik dalam persidangan. Dari basil penelitian lokus HUMTH01 pada populasi Batak yang tinggal di Surabaya ternyata hanya 5 dari 7 alel lokus ini yang muncul yaitu alel 7, 8, 9, 10 dan 11. Alel yang paling sering muncul adalah alel 10 dan pasangan alel terbanyak adalah homozygote yaitu pada alel 9, 9. Disarankan untuk dilakukan penelitian dengan jumlah sampel yang lebih besar untuk melihat munculnya alel 5 dan 6, juga dilakukan penelitian pada populasi lain di Indonesia.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKA KK TKG. 02/06 Nov p ILMU KESEHATAN GIGI TIDAK ADA
Uncontrolled Keywords: HUMTHOI locus, Batak population, allele frequency
Subjects: H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare > HV1-9960 Social pathology. Social and public welfare. Criminology > HV697-4959 Protection, assistance and relief > HV3176-3199 Special classes. By race or ethnic group
R Medicine > RK Dentistry > RK520-528 Orthodontics
R Medicine > RK Dentistry > RK641-667 Prosthetic dentistry. Prosthodontics
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
MASNIARI NOVITA, 090314999 MUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorMieke Sylvia M.A.R, Dr.,drg.,MS.,SpOrtUNSPECIFIED
ContributorHM Soekry EK, Prof.,Dr.,Med.,dr.,SpF.,DFMUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Anisa Septiyo Ningtias
Date Deposited: 2016
Last Modified: 24 Aug 2016 03:22
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/36153
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item