DETEKSI Mycobacterium leprae MENGGUNAKAN TEKNIK POLYMERASE CHAIN REACTION (PCR) ada APUSAN HIDUNG NARAKONTAK SERUMAH PENDERITA KUSTA Studi Komparatif antara Narakontak Serumah Penderita Kusta Tipe Multibasiler (MB) & Pausibasiler (PB) di wilayah Puskesmas Kedundung dan Kamoning Kabupaten Sampang

AGUS MULYADI, 090310645 L (2005) DETEKSI Mycobacterium leprae MENGGUNAKAN TEKNIK POLYMERASE CHAIN REACTION (PCR) ada APUSAN HIDUNG NARAKONTAK SERUMAH PENDERITA KUSTA Studi Komparatif antara Narakontak Serumah Penderita Kusta Tipe Multibasiler (MB) & Pausibasiler (PB) di wilayah Puskesmas Kedundung dan Kamoning Kabupaten Sampang. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s2-2006-mulyadiagu-1975-tkt05_06.pdf

Download (618kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s2-2006-mulyadiagu-1975-tkt05_06.pdf

Download (920kB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penyakit Kusta atau Morbus Hansen adalah penyakit kronis yang disebabkan oleh infeksi Mycobacterium leprae yang secara primer menyerang syaraf tepi, selanjutnya menyerang kulit, mukosa mulut, saluran nafas bagian atas, sistem retikoloendotel, mata, otot, tulang dan testis. Penyakit kusta masih merupakan masalah kesehatan masyarakat, disamping besarnya masalah di bidang medis juga masalah sosial yang ditimbulkan oleh penyakit ini memerlukan perhatian yang serius. Jumlah penderita kusta dari tahun ke tahun semakin mengalami peningkatan. Jawa Timur merupakan daerah dengan prevalensi kusta yang cukup tinggi dan kabupaten yang paling tinggi prevalensinya di Jawa Timur adalah kabupaten Sampang. Selama ini penegakan diagnosis kusta di lapangan, cukup dengan pemeriksaan klinis dan deteksi basil kusta dengan teknik konvensional yaitu pemeriksaan BTA, namun dengan ditemukannya teknologi PCR dapat mempermudah deteksi M leprae. Keterbatasan uji diagnostik pada masa lalu, saat ini dapat diatasi dengan metode ini. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mempelajari perbedaan insiden ditemukannya Mycobacterium leprae pada apusan mukosa hidung narakontak tipe Multibasiler (MB) dan Pausibasiler (PB) dengan teknik pemeriksaan PCR dan BTA di wilayah puskesmas Kedundung dan Kamoning kabupaten Sampang. Rancangan Penelitian ini adalah penelitian yang bersifat analitik observasional dengan rancang bangun cross sectional atau potong lintang, sampel penelitian adalah semua narakontak serumah dari sebagian penderita kusta yang memenuhi syarat kriteria penerimaan sampel penelitian. Pengambilan sampel dilakukan secara cluster random 2 tahap, dengan unit klusternya adalah penderita kusta baru dan keluarganya yang tinggal serumah (narakontak). Besar sampel seluruhnya sebanyak 69 sampel. Terdiri dari 36 sampel narakontak penderita kusta tipe MB dan 33 narakontak penderita kusta tipe PB dari wilayah puskesmas Kedundung dan Puskesmas Kamoning Kabupaten Sampang. Selanjutnya diambil spesimen apusan hidungnya dan dilakukan pemeriksaan PCR dan BTA. Data dianalisis dengan menggunakan Uji Fisher's Exact Test. Dari 69 spesimen apusan hidung narakontak penderita kusta yang diperiksa di Laboratorium kusta Tropical Disease Centre (TDC) Surabaya didapatkan hasil sebagai berikut : a. Terdapat 6 spesimen (8.7 %) hasil PCR positif, 4 spesimen diantaranya adalah berasal dari spesimen apusan hidung narakontak penderita kusta MB dan sisanya sebanyak 2 spesimen berasal dari narakontak penderita kusta tipe PB. b. Tidak ada satupun spesimen Apusan Hidung narakontak kusta MB maupun PB mempunyai hasil positif pada pemeriksaan BTA c. Dari uji Fisher's Exact Test (p > 0.05), didapatkan tidak ada perbedaan bermakna antara hasil pemeriksaan PCR pada narakontak penderita kusta tipe MB dan PB.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKA KK TKT 05/06 Mul d ILMU KEDOKTERAN TROPIS TIDAK ADA
Uncontrolled Keywords: M leprae, Nasal swab, PCR, Household contacts leprosy
Subjects: Q Science > QR Microbiology > QR75-99.5 Bacteria
R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine
R Medicine > RC Internal medicine > RC109-216 Infectious and parasitic diseases
Creators:
CreatorsEmail
AGUS MULYADI, 090310645 LUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorIndropo Agusni, Prof.,Dr.,dr.,SpKK(K)UNSPECIFIED
ContributorKuntaman, Dr.,dr.,MSUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Anisa Septiyo Ningtias
Date Deposited: 2016
Last Modified: 06 Jun 2017 18:16
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/36157
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item