PENGARUH NEGATIF KEGIATAN WISATA TERHADAP KOMUNITAS MEIOFAUNA BENTIK DI PANTAI BERPASIR

Farid Kamal Muzaki, 080941019 (2011) PENGARUH NEGATIF KEGIATAN WISATA TERHADAP KOMUNITAS MEIOFAUNA BENTIK DI PANTAI BERPASIR. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s2-2012-muzakifari-23639-tb-08-12-k.pdf

Download (312kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s2-2012-muzakifari-20041-tb0812.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Pariwisata pantai seringkali dianggap sebagai industri yang relatif ramah lingkungan dan memberikan sedikit atau tidak ada dampak negatif terhadap lingkungan namun dikhawatirkan berpotensi memberikan dampak negatif terhadap keanekaragaman hayati di kawasan pesisir, termasuk diantaranya adalah komunitas meiofauna bentik di pantai berpasir. Penelitian untuk mengetahui dampak negatif kegiatan wisata pantai terhadap komunitas meiofauna bentik telah dilaksanakan pada bulan Januari dan Februari 2011 di kawasan pantai Pasir Putih (lokasi wisata) dan pantai Kembangsambi (lokasi non-wisata), Situbondo. Parameter yang dianalisis adalah jumlah taksa, kelimpahan dan nilai indeks keanekaragaman Shannon-Wiener (H') meiofauna bentik. Perbedaan yang signifikan antara jumlah jenis dan kelimpahan jenis meiofauna bentik dianalisis dengan Analysis of Variance (ANOVA) tiga arah (three way) pada p = 0.05 menggunakan program statistika SPSS for Windows 17.0. Korelasi antara stasiun sampling, variabel lingkungan dan komunitas meiofauna dianalisis dengan metode ordinasi Correspondence Analysis (CA) menggunakan program Canoco for Windows 4.5. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan dalam hal jumlah jenis dan nilai H' meiofauna bentik di kedua lokasi pada dua periode sampling. Terdapat perbedaan yang signifikan (F = 22.935; p>0.05) dalam hal jumlah individu meiofauna di pantai Pasir Putih pada bulan Januari dan Februari. Kelimpahan meiofauna di pantai Kembangsambi pada dua periode sampling relatif tidak berbeda. Pada bulan Februari, kelimpahan meiofauna di pantai Pasir Putih relatif tidak berbeda dengan pantai Kembangsambi. Variabel pijakan kaki pengunjung (trampling) (P-value<0.05) diduga menjadi faktor lingkungan utama yang memberikan pengaruh negatif terhadap penurunan kelimpahan meiofauna di pantai wisata (Pasir Putih).

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKC KK TB 08 / 12 Muz p
Uncontrolled Keywords: meiofauna, tourism, trampling, Pasir Putih, Kembangsambi
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General) > G154.9-155.8 Travel and state. Tourism
Divisions: 08. Fakultas Sains dan Teknologi > Program Studi Biologi (S2)
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
Farid Kamal Muzaki, 080941019UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorAGOES SOEGIANTO, Prof. Dr. Ir., DEAUNSPECIFIED
ContributorSucipto Hariyanto, Dr., DEAUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Husnul Khotimah
Date Deposited: 2016
Last Modified: 19 Oct 2016 23:12
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/36467
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item