PENGARUH KONSORSIUM BAKTERI INDIGENOUS DARI AREAL PERTAMBAKAN DI GRESIK TERHADAP KUALITAS AIR DAN SURVIVAL Penaeus monodon (Fabricius)

Ainur Rofiq, 080941001 (2011) PENGARUH KONSORSIUM BAKTERI INDIGENOUS DARI AREAL PERTAMBAKAN DI GRESIK TERHADAP KUALITAS AIR DAN SURVIVAL Penaeus monodon (Fabricius). Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s2-2012-rofiqainur-23620-tb--05---k.pdf

Download (306kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s2-2012-rofiqainur-19998-tb0512.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran bakteri indigenous yang diisolasi dari air tambak di Desa Tajungwidoro, Kabupaten Gresik dalam memelihara parameter kimia air dan mendukung survival Penaeus monodon. Penelitian ini dibagi menjadi dua tahap yaitu: 1) isolasi dan identifikasi genus bakteri indigenous potensial proteolitik, amilolitik, lipolitik, denitrifikasi dan antagonis terhadap Vibrio harveyi yang selanjutnya dipakai sebagai penyusun konsorsium bakteri. 2) uji kemampuan variasi konsentrasi inokulum konsorsium bakteri indigenous potensial yang telah diperoleh, terhadap parameter kimia air dan survival Penaeus monodon. Penelitian ini merupakan penelitian eksploratif dan experimental. Hasil isolasi dan identifikasi bakteri potensial dianalisis secara deskriptif, sedangkan hasil perlakuan variasi konsentrasi inokulum konsorsium bakteri dianalisis secara statistik. Penelitian ini menghasilkan 6 isolat bakteri potensial yang digunakan sebagai penyusun konsorsium bakteri, yaitu meliputi 2 isolat bakteri potensial proteolitik dengan kode P1 dan P3 dari genus Enterococcus, 2 isolat bakteri potensial amilolitik dari genus Lactobacillus (kode A1) dan Pediococcus (kode A3), 1 isolat bakteri potensial lipolitik dengan kode L9 dari genus Pediococcus dan 1 isolat bakteri denitrifikasi yang juga mempunyai kemampuan antagonis terhadap Vibrio harveyi dengan kode N6 dari genus Pediococcus. Semua isolat bakteri potensial yang diperoleh dapat bersinergi satu dengan lainya dan tidak patogen terhadap Penaeus monodon. Variasi konsentrasi inokulum konsorsium bakteri indigenous sejumlah 103 - 105 cfu/mL secara statistik tidak berpengaruh terhadap parameter kimia air yang meliputi pH, kadar DO dan kadar amonia. Tapi, berpengaruh secara signifikan terhadap lebih rendahnya kadar Total organic carbon (TOC) dengan nilai Sig. = 0,035. Secara deskriptif konsentrasi konsorsium bakteri indigenous sejumlah 104 - 105 cfu/mL mempunyai pengaruh yang paling baik terhadap penurunan jumlah total Vibrio sp., sedangkan pada konsentrasi sejumlah 103 - 105 cfu/mL berpengaruh pada peningkatan jumlah total bakteri heterotrof dan lebih tingginya survival Penaeus monodon bila dibandingkan kontrol yang tanpa menggunakan konsorsium bakteri.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKC KK TB 05 / 12 Rof p
Uncontrolled Keywords: Indigenous bacteria consortia, Vibrio harveyi, survival of Penaeus monodon
Subjects: Q Science > QR Microbiology
Q Science > QR Microbiology > QR75-99.5 Bacteria
Divisions: 08. Fakultas Sains dan Teknologi > Program Studi Biologi (S2)
Creators:
CreatorsEmail
Ainur Rofiq, 080941001UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorNi’matuzahroh, Dr.UNSPECIFIED
Depositing User: Nn Husnul Khotimah
Date Deposited: 2016
Last Modified: 20 Jun 2017 16:59
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/36482
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item