PENGARUH PEMULIHAN AKTIF DI AIR HANGAT SETELAH AKTIVITAS FISIK SESAAT TERHADAP PENURUNAN KADAR ASAM LAKTAT PADA TIKUS PUTIH (RATTUS NORVEGICUS)

RACHMANIYAH, 090710242 M (2009) PENGARUH PEMULIHAN AKTIF DI AIR HANGAT SETELAH AKTIVITAS FISIK SESAAT TERHADAP PENURUNAN KADAR ASAM LAKTAT PADA TIKUS PUTIH (RATTUS NORVEGICUS). Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s2-2012-rachmaniya-23822-tkd-10-1-k.pdf

Download (309kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s2-2012-rachmaniya-20230-kkakkt-p.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Pemulihan aktif merupakan salah satu cara untuk menurunkan kadar asam laktat darah setelah latihan, namun pemulihan aktif yang dilakukan pada air hangat belum terlalu dikenal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemulihan aktif di air hangat terhadap penurunan kadar asam laktat darah setelah aktivitas fisik. Rancangan yang digunakan adalah The Separate Sample Pre test - Post test Control Group Design. Pada penelitian ini menggunakan 28 ekor tikus putih Rattus norvegicus jantan, umur 2-3 bulan, sehat, berat badan 150-250 gram. Sampel secara acak dibagi menjadi 4 kelompok, K01,K02, K1dan K2 untuk diukur kadar asam laktat darahnya. Selanjutnya ke empat kelompok diberi perlakuan yang berbeda-beda sesuai dengan kelompoknya. Kelompok K01(Kelompok kontrol) tidak diberi perlakuan apapun sedangkan K02 diberi perlakuan berupa program aktivitas fisik sesaat, dan kelompok K1 serta K2 di diberi perlakuan berupa program aktivitas fisik sesaat dan perlakuan pemulihan air hangat (suhu 35-37oC) untuk kelompok K1 dan air suhu ruang (suhu <31oC) untuk kelompok K2. Program latihan fisik sesaat dalam penelitian ini aktivitas renang di air tawar mencapai 80% kemampuan kerja maksimal dan beban 9% berat badan. Program pemulihan aktif dilakukan segera setelah aktivitas fisik sesaat,dalam kondisi latihan renang tanpa beban selama 5 menit. Data hasil penelitian setelah pemulihan aktif di air hangat menunjukkan kadar asam laktat 7,86 ± 0,81 mMol/l (5 menit) menjadi 5,10 mMol/l (15 menit) sedangkan pada pemulihan air suhu ruang kadar asam laktat 5,36 ± 0,82 mMol/l (5 menit) menjadi 7,53 mMol/l (15 menit). Data diolah dengan menggunakan statistik diskriptif dan statistik inferensial (uji normalitas, uji homogenitas, uji anakova dan LSD (Least Significant Difference) serta t test independent) dengan taraf signifikan 5%. Hasil Anova terhadap respon perubahan kadar laktat akibat perlakuan pemulihan air hangat dihasilkan nilai p = 0,00 (F = 127,117). Dan setelah t Test Independent, terdapat penurunan nilai kadar asam laktat sebesar -2,757 mMol/l pada kelompok pemulihan dia air hangat secara bermakna (p=0,00) antara K1 dan K2. Dengan demikian dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penurunan kadar asam laktat darah lebih besar pada pemulihan aktif di air hangat dibanding pemulihan aktif di air suhu ruang.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKA KK TKD 58 / 11 Rac p
Uncontrolled Keywords: asam laktat, pemulihan aktif dan air hangat.
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
S Agriculture > SF Animal culture > SF405.5-407 Laboratory animals
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran
Creators:
CreatorsEmail
RACHMANIYAH, 090710242 MUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorElyana Asnar STP, Dr.,dr,M.SUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Husnul Khotimah
Date Deposited: 2016
Last Modified: 18 Oct 2016 08:02
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/36503
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item