EKSPRESI PROTEIN BCL-2, CD-44, COX-2 DAN VEGF PADA KARSINOMA NASOFARING RESPONS TINGGI DAN RESPONS RENDAH PASCA RADIOTERAPI

Widiastuti, 090610292-D (2011) EKSPRESI PROTEIN BCL-2, CD-44, COX-2 DAN VEGF PADA KARSINOMA NASOFARING RESPONS TINGGI DAN RESPONS RENDAH PASCA RADIOTERAPI. Disertasi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s2-2012-widiastuti-24068-dis-k-07-k.pdf

Download (332kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s2-2012-widiastuti-20430-disk07-2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Morbiditas dan mortalitas karsinoma nasofaring (KNF) masih tinggi. Radioterapi (RT) sebagai terapi pilihan utama, namun hasil terapi RT untuk KNF masih belum memuaskan. Berbagai penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang erat antara progresivitas pertumbuhan sel kanker dengan kelainan di tingkat molekuler seperti protein BCl-2, CD 44,COX-2 dan VEGF. Tujuan penelitian ini adalah mendapatkan perbedaan ekspresi protein BCl-2, COX-2, CD-44 dan VEGF pada KNF respons tinggi dan respons rendah pasca RT yang hingga saat ini masih belum jelas. Jenis penelitian Observasional (eksplanatorik), rancangan Cross Sectional Analitic Study. Spesimen berasal dari jaringan biopsi 18 penderita KNF pra-RT dan pasca RT yang mendapat sinar- dosis radiasi 200 cgy per fraksi, 5 kali/minggu tanpa selang sampai dosis total 6.600 cgy selama 6-7 minggu pada tumor primer di nasofaring dan kelenjar getah bening di leher. Dilakukan pewarnaan hematoksilin-eosin dan pemeriksaan imunohistokimia. Ekspresi protein dinilai semi kuantitatif, positip berwarna merah kecoklatan pada sel tumor, dinyatakan persen per-lapang pandang. Respons tumor dianalisis berdasarkan perubahan Volume Tumor Nasofaring (VTN) satuan ml, dari hasil CT Scan kepala menggunakan program D.Com. Analisis data dengan independent-t test dan analisis diskriminan. Hasil penelitian didapatkan pra-RT rerata ekspresi protein BCL-2, CD-44, COX-2 dan VEGF pada penderita KNF respons tinggi dan respons rendah tidak didapatkan perbedaan. Sebelum radioterapi semua variabel tidak ada perbedaan tingkat respons untuk BCl-2 (p=0,603), CD-44 (p=0,525), COX-2 (p=0,883) dan VEGF (p=0,286). Pasca RT rerata ekspresi protein BCL-2, COX-2 dan VEGF pada KNF respons tinggi dibandingkan respons rendah didapatkan perbedaan (p=0,007), sedangkan protein CD-44 tidak terdapat perbedaan (p=0,05). Hasil analisis diskriminan didapatkan ekspresi protein COX-2, VEGF dan BCl-2 pasca-RT merupakan variabel pembeda antara respons tinggi dan respons rendah dengan nilai cut off - 1,3 dan kekuatan pembeda sebesar 88,9%. Kesimpulan: Tidak terdapat perbedaan ekspresi protein BCL-2, CD-44, COX-2 dan VEGF pada penderita KNF respons tinggi dan respons rendah pra RT. Terdapat perbedaan ekspresi protein BCL-2, COX-2 dan VEGF pada penderita KNF respons tinggi dan respons rendah pasca-RT, sedangkan ekspresi protein CD-44 tidak. Ekspresi protein BCL-2, COX-2 dan VEGF, pada penderita KNF respons tinggi, lebih rendah ekspresinya dibanding respons rendah pasca RT, ekspresi protein CD-44 tidak ada perubahan. Jadi mekanisme respons tinggi pada KNF pasca RT ditunjukkan oleh penurunan ekspresi protein BCL-2, COX-2 dan VEGF dan tidak diikuti oleh perubahan ekspresi protein CD-44 dan sebaliknya. Ekspresi protein COX-2, VEGF dan BCL-2 pasca RT merupakan variabel yang mampu memisahkan sekelompok individu menjadi kelompok respons tinggi dan respons rendah, didapatkan nilai cut off - 1,3 dengan angka kekuatan pembeda sebesar 88,9%. Ekspresi protein BCL-2, CD-44, COX-2 dan VEGF respons rendah pasca RT merupakan variabel yang mampu memisahkan sekelompok individu menjadi kelompok respons sebagian dan tidak ada respons, didapatkan nilai cut off - 0,268 dengan angka kekuatan pembeda sebesar 60%. Ekspresi protein BCL-2, CD-44, COX-2 dan VEGF respons rendah pasca RT merupakan variabel yang mampu memisahkan sekelompok individu menjadi kelompok tidak ada respons dan kelompok progresif, didapatkan nilai cut off 0,184 dengan angka kekuatan pembeda sebesar 60%. Ekspresi protein BCL-2 sebagai protap untuk menentukan keberhasilan RT pada KNF

Item Type: Thesis (Disertasi)
Additional Information: KKA KK Dis K 07/12 Wid e
Uncontrolled Keywords: radiotherapy,nasopharyngeal carcinoma,BCl-2,CD-44, COX-2,VEGF,tumor response
Subjects: R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology
Divisions: 09. Sekolah Pasca Sarjana > Ilmu Kedokteran
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
Widiastuti, 090610292-DUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorH.Trijono KSP, Prof.Dr.,dr.SpRad(K)UNSPECIFIED
Depositing User: Nn Husnul Khotimah
Date Deposited: 2016
Last Modified: 14 Jun 2017 18:35
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/36533
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item