Eksistensi Komunitas Kreatif di Surabaya Studi Kasus Komunitas FreSh Surabaya sebagai Creative Community

FITRI RAHMAWATI, 070946048 (2011) Eksistensi Komunitas Kreatif di Surabaya Studi Kasus Komunitas FreSh Surabaya sebagai Creative Community. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s2-2013-rahmawatif-27524-7.--abst-t.pdf

Download (28kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
18.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Keberadaan komunitas Fresh Surabaya dimulai dari interaksi beberapa orang di dalam social media (twitter, facebook, dan BBM). Berangkat dari kebutuhan dan visi yang sama untuk pengembangan kreativitas di Surabaya, dibentuklah sebuah forum diskusi dan komunikasi tentang industri kreatif. Forum ini kemudian berkembang pesat menjadi sebuah komunitas kreatif karena mendapatkan banyak dukungan dan partisipasi dari berbagai pihak. Fresh Surabaya tidak hanya mengadakan diskusi online melalui social media, tetapi juga diskusi langsung/tatap muka. Fresh Surabaya dibentuk dan dikembangkan sebagai tempat berbagi dan belajar (share-learning) pengetahuan dan informasi bagi partisipannya. Karakter khusus yang dimiliki oleh komunitas Fresh Surabaya adalah memiliki kebergantungan yang tinggi terhadap teknologi informasi, beranggotakan orang-orang kreatif dengan berbagai latar belakang, serta inklusif. Partisipan dalam komunitas Fresh Surabaya merupakan generasi muda yang sangat lekat dengan pemanfaatan teknologi informasi, baik itu sebagai media penciptaan sebuah karya, maupun sebagai media komunikasi. Karakteristik ini dimiliki oleh Net Generation yang memang pada dasarnya sangat technology-minded. Dengan demikian pola-pola komunikasi maupun nilai-nilai yang dibagikan tidak bisa lepas dari pengaruh social media, misalnya Facebook, Twitter, dll. Pengembangan industri kreatif membutuhkan dukungan dari berbagai pihak: pemerintah,kaum intelektual, serta swasta. Ketiga elemen tersebut disebut sebagai The Triple Helix. Namun dalam kasus yang ditemukan pada komunitas Fresh Surabaya, apresiator menjadi salah satu faktor pendukung yang memiliki pengaruh yang sangat besar. Dan komunitas kreatif lah salah satu wadah yang dapat melahirkan para kreator dan sekaligus apresiator. Beberapa poin yang direkomendasikan dalam penelitian ini antara lain berkaitan dengan perlindungan hak cipta dan privacy, perluasan jangkauan dan literasi teknologi, optimalisasi social media, peningkatan mutu pendidikan kreatif, pemberdayaan komunitas sebagai knowlegde space, pendorong apresiasi, implementasi cultural policy, serta pemanfaatan momentum.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKB KK-2 TSK.09/12 Rah e
Uncontrolled Keywords: Creative Industry, creative community, Fresh Surabaya, new media, mass communication
Subjects: H Social Sciences > HM Sociology > HM(1)-1281 Sociology > HM711-806 Groups and organizations > HM756-781 Community
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Magister Media dan Ilmu Komunikasi
Creators:
CreatorsEmail
FITRI RAHMAWATI, 070946048UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorRachmah Ida, Dra., M.Comm., Ph. DUNSPECIFIED
ContributorI.G.A.K. Satrya Wibawa, S.Sos., M.CAUNSPECIFIED
Depositing User: Tn Fariddio Caesar
Date Deposited: 2016
Last Modified: 28 Oct 2016 17:56
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/36958
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item