PENGARUH PEMBERIAN GLUTATION SEBELUM MELAKUKAN "KERJA MAKSIMAL DAN LAMA" TERHADAP PROFIL LEUKOSIT TIKUS PUTIH (RATTUS NORVEGICUS) EKSPERIMENTAL LABORATORIS

SUGIHARTO, 010945005 (2012) PENGARUH PEMBERIAN GLUTATION SEBELUM MELAKUKAN "KERJA MAKSIMAL DAN LAMA" TERHADAP PROFIL LEUKOSIT TIKUS PUTIH (RATTUS NORVEGICUS) EKSPERIMENTAL LABORATORIS. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s2-2013-sugiharto-25378-5.abst-k.pdf

Download (211kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s2-2013-sugiharto-25378-full text.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Pada saat kerja maksimal dan lama terjadi konsumsi oksigen yang meningkat, penggunaan oksigen yang berlebihan ini dapat memicu pembentukan radikal bebas di berbagai jaringan tubuh serta menurunkan sistem imun melalui leukosit. Pemberian glutation secara intraperitoneal diharapkan mampu mempertahankan jumlah leukosit dalam darah yang akan memperkuat imun sistem. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat apakah ada pengaruh pemberian glutation terhadap profil leukosit tikus putih setelah kerja maksimal dan lama. Penelitian pada tikus (Rattus Norvegicus) jantan berumur 4 – 6 bulan dengan berat badan antara 200 – 400 gram yang dibagi secara random dalam 3 kelompok, tiap kelompok terdiri dari 10 ekor tikus. K0 adalah kelompok kontrol yang di berikan aquabides 0,2 ml, KI adalah kelompok glutation dosis 54 mg/ kgBB, KII adalah kelompok glutation dosis 108 mg/ kgBB. Ketiga kelompok diberikan perlakuan secara intraperitoneal selama 2 hari pagi dan sore dan hari ke 3 pagi hari setelah 3 jam kemudian baru direnangkan dengan beban 3% dari berat badan tikus setelah 10 menit maka di ambil sampel darah secara intrakardial yang dilanjutkan dengan pemeriksaan darah lengkap. Hasil pemeriksaan di uji terlebih dahulu dengan menggunakan uji statistik anova satu arah. Hasil penelitian menunjukkan bahhwa terdapat perbedaan yang bermakna pada profil leukosit darah setelah pemberian glutation 54 mg/ kgBB dan glutation 108 mg/ kgBB dengan nilai p = 0,17 (p > 0,05). Pemberian glutation dosis 54 mg/ kgBB (19,9 dalam 103) dan glutation dosis 108 mg/kgBB (17,1 dalam 103)

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKA KK TKO.07/13 Sug p; KKB KK-2 TKO.07/13 Sug p; KKC KK TKO.07/13 Sug p
Uncontrolled Keywords: Leukosit, Glutation, Radikal Bebas, Kerja Maksimal dan Lama
Subjects: Q Science > QD Chemistry > QD1-999 Chemistry
R Medicine > R Medicine (General) > R5-920 Medicine (General)
R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine > RA638 Immunity and immunization in relation to public health
R Medicine > RC Internal medicine > RC666-701 Diseases of the circulatory (Cardiovascular) system
Divisions: 09. Sekolah Pasca Sarjana > Ilmu Kesehatan Olahraga
Creators:
CreatorsEmail
SUGIHARTO, 010945005UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorChoesnan Effendi, dr., AIFMUNSPECIFIED
ContributorHarlina, dr., M.SUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Duwi Prebriyuwati
Date Deposited: 2016
Last Modified: 06 Sep 2016 00:23
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/37139
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item