ANALISIS BACKWARD LINKAGE DAN FORWARD LINKAGE SEKTOR INDUSTRI MANUFAKTUR BESAR DAN SEDANG DI PROVINSI JAWA TIMUR MENGGUNAKAN TABEL INPUT-OUTPUT TAHUN 2006

BETTY SILFIA AYU UTAMI, 041144001 (2013) ANALISIS BACKWARD LINKAGE DAN FORWARD LINKAGE SEKTOR INDUSTRI MANUFAKTUR BESAR DAN SEDANG DI PROVINSI JAWA TIMUR MENGGUNAKAN TABEL INPUT-OUTPUT TAHUN 2006. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s2-2013-utamibetty-26725-7.abstr-k.pdf

Download (124kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s2-2013-utamibetty-26725-21.full text.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peranan sektor industri manufaktur terhadap perekonomian di Provinsi Jawa Timur dilihat dari sisi output, nilai tambah bruto dan permintaan akhir, menganalisis keterkaitan ke belakang (backward linkage) dan keterkaitan ke depan (forward linkage) sektor industri manufaktur, menganalisis efek multiplier, menganalisis sektor industri manufaktur yang menjadi sektor unggulan (key sector)di Provinsi Jawa Timur, dan menganalisis apakah terjadi deindustrialisasi di Provinsi Jawa Timur. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yakni menganalisis data yang sudah terkumpul dengan metode pelaporan statistik terkait yakni berupa perbandingan atau rasio, rata-rata, dan prosentase. Analisis yang digunakan adalah analisis input-output tahun 2006, untuk menganalisis nilai output, nilai tambah bruto, permintaan akhir, keterkaitan, multiplier, sektor unggulan atau prioritas dan identifikasi adanya deindustrialisasi.Untuk menentukan apakah deindustrialisasi terjadi, empat kriteria yang digunakan, yaitu PDRB sektor industri manufaktur, output sektor industri manufaktur, ekspor sektor industri manufaktur dan keterkaitan sektor industri manufaktur. Hasil penelitian menjelaskan bahwa sektor industri maufaktur paling dominan berdasarkan output, nilai tambah bruto dan permintaan akhir adalah industri rokok, sub industri kertas, barang dari kertas dan karton, dan sub industri barang dari logam. Dilihat dari sisi keterkaitan antar sektor, sektor industri manufaktur memiliki pengaruh kedepan dan kebelakang paling kuat akan tetapi nilainya menurun, atau dapat dikatakan bahwa pengaruhnya terhadap perekonomian melemah. Sub sektor industri manufaktur yang menjadi sektor prioritas atau sektor unggulan mengerucut pada sub sektor industri kertas, barang dari kertas dan karton.Identifikasi deindustrialisasi menunjukkan bahwa Jawa Timur mengalami gejala deindustrialisasi pada periode 2000 dan 2006, dengan subsektor yang mengalami potensi deindustrialisasi paling besar adalah sub sektor industri tekstil dan pakaian jadi, dan sub industri mesin, alat dan perlengkapan listrik. Oleh karena itu pemerintah harus lebih serius memperhatikan kedua subsektor industri manufaktur ini karena kedua industri tersebut adalah sektor yang cukup besar menyerap tenaga kerja.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKB KK - 2 TE. 05/13 Uta a
Uncontrolled Keywords: Manufacturing Sectors, Input-Output Analysis, Linkages, Multiplier, De-industrialization
Subjects: H Social Sciences > HC Economic History and Conditions > HC10-1085 Economic history and conditions
H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28-70 Management. Industrial Management
H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD58 Industrialization
Divisions: 09. Sekolah Pasca Sarjana > Ilmu Ekonomi
Creators:
CreatorsEmail
BETTY SILFIA AYU UTAMI, 041144001UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorHj. Sri Kusreni, Dr., S.E., M.SiUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Duwi Prebriyuwati
Date Deposited: 06 Sep 2016 00:45
Last Modified: 11 Jun 2017 19:43
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/37213
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item