DETEKSI KEBERADAAN PROMOTER 35S CaMV PADA BIJI JAGUNG (Zea mays Linn) YANG DIGUNAKAN SEBAGAI BAHAN BAKU PANGAN ATAU PAKAN DAN BENIH DI KOTA MATARAM - NTB , DENGAN METODA POLYMERASE CHAINS REACTION

Baiq Suriati, 081141012 (2013) DETEKSI KEBERADAAN PROMOTER 35S CaMV PADA BIJI JAGUNG (Zea mays Linn) YANG DIGUNAKAN SEBAGAI BAHAN BAKU PANGAN ATAU PAKAN DAN BENIH DI KOTA MATARAM - NTB , DENGAN METODA POLYMERASE CHAINS REACTION. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s2-2013-suriatibai-26780-10.abst-k.pdf

Download (292kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s2-2013-suriatibai-26780-full text.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah biji jagung yang digunakan sebagai bahan baku pangan atau pakan dan benih di Kota Mataram, positif transgenik melalui deteksi keberadaan promoter CaMV dengan menggunakan PCR. Ini adalah deteksi keberadaan produk rekayasa genetik atau produk transgenik yang pertama di kota Mataram. Telah dilakukan isolasi DNA sebanyak sepuluh sampel biji jagung yang digunakan sebagai bahan baku pangan atau pakan. Isolasi DNA dilakukan dengan memodifikasi dua metode yaitu metode CTAB dan Kit Qiagen. Konsentrasi atau kemurnian DNA dideterminasi dengan spektrofotometer dan kualitas DNA dengan elektroforesis gel agarose 0,7% dengan konstanta voltase 90 V selama 40 menit. Konsentrasi DNA hasil isolasi yang diperoleh adalah 1590 ng – 2315 ng/uL dengan kemurnian antara 1,1-1,8. Amplifikasi PCR menggunakan konsentrasi DNA hasil isolasi 50 ng/μL. Komponen PCR menggunakan Mastermix dari Roche, konsentrasi primer 0,4 mM , DNA tamplete 5 μL dengan volume total 50 μL. Proses amplifikasi dilakukan 40 siklus dengan menggunakan Applied Biosystems viriti thermocycler. Produk PCR dielektroforesis dengan menggunakan agarosa 2% selama 90 menit pada 100 volt. Hasil yang diperoleh biji jagung yang digunakan sebagai bahan baku pangan atau pakan dan benih tidak ada yang teramplifikasi dengan primer 35S CaMV karena hasil amplifikasi tidak ada yang menunjukkan pita DNA pada 195 bp dibandingkan dengan sampel positif yang memberikan pita DNA pada 195 bp. Penelitian ini menunjukkan bahwa biji jagung yang digunakan sebagai bahan baku pangan atau pakan dan benih di kota Mataram, tidak ada yang transgenik setelah diuji dengan PCR.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKC. KK TB. 03/13 Sur d
Uncontrolled Keywords: Maize, PCR, Transgenik
Subjects: Q Science > QD Chemistry > QD1-999 Chemistry
Q Science > QH Natural history > QH426 Genetics
Q Science > QK Botany > QK1-989 Botany
Divisions: 08. Fakultas Sains dan Teknologi > Program Studi Biologi (S2)
Creators:
CreatorsNIM
Baiq Suriati, 081141012UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorY. Sri Wulan Manuhara, Dr., M.Si.UNSPECIFIED
Thesis advisorSri Puji Astuti W, Dr., M. Si.UNSPECIFIED
Depositing User: Nn Duwi Prebriyuwati
Date Deposited: 2015
Last Modified: 11 Aug 2016 03:48
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/37240
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item