Death and Faith (Kematian dan Keyakinan) Studi Makna Kematian Bagi Lansia Kelompok Pengajian Masjid Baitul Makmur, Wonokromo, Surabaya

Bagus Irawan, 071147010 (2013) Death and Faith (Kematian dan Keyakinan) Studi Makna Kematian Bagi Lansia Kelompok Pengajian Masjid Baitul Makmur, Wonokromo, Surabaya. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s2-2013-irawanbagu-26840-9.abstr-t.pdf

Download (285kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s2-2013-irawanbagu-26840-1.full text.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Kematian dan keyakinan lansia, atau lebih tepatnya makna kematian bagi kelompok pengajian lansia di masjid baitul makmur, melihat kematian atau lebih tepatnya bentuk ketakutan akan kematian yang diproduksi oleh lingkungan dan budaya yang ada, menjadi sebuah kontruksi sosial yang menjelma sebagai suatu bentuk ketakutan akan kematian yang terselubung dan nyata. Proses menuju kematian atau penuaan yang dialami para lansia juga menjadi penyebab ketakutan itu sendiri, selain itu kesiapan akan menuju kematian seperti semakin meningkatkan kegiatan peribadatan juga menjadi hal yang menyebabkan kematian itu sendiri semakin dekat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan pendekatan fenomenologis, dengan penentuan tiga tipe informan yakni informan subjek, dan subjek dan para ahli lansia. Metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Kajian ini menggunakan beberapa teori yakni penuaan dan lansia, sosilogi tentang kematian oleh Clifont D Bryant dan kontruksi sosial Peter L Berger. Beberapa konsep dan isu utama yang di pakai untuk membatasi kerangka kerja dan pemikiran dalam penelitian ini antara lain : lansia, kematian, dan ketakutan akan kematian. Kajian ini menghasilkan kesimpulan : yakni ketakutan akan kematian adalah produksi dari budaya, dan lingkungan yang ada disekitar subjek. Individu menjadi seorang penentu dalam dunia sosial yang telah dikonstruksi masyarakat berdasarkan kehendaknya. Hal ini dapat dijelaskan bahwa individu adalah mesin produksi sekaligus reproduksi yang kreatif dalam mengkonstruksi dunia sosialnya. Sehingga makna kematian bagi individu adalah hal yang kompleks mengingat kematian adalah suatu hal yang berbeda jika diukur dari pemahaman masing-masing individu yang berdasar kepada kesiapannya menghadapi kematian itu sendiri.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKB KK - 2 TSO. 19/13 Ira d
Uncontrolled Keywords: Aging, Death, Fear, Meaning of Death
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BD Speculative Philosophy > BD300-450 Ontology (including the soul, life, death)
H Social Sciences > HM Sociology > HM(1)-1281 Sociology > HM711-806 Groups and organizations > HM756-781 Community
H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare > HV1-9960 Social pathology. Social and public welfare. Criminology > HV697-4959 Protection, assistance and relief > HV697-3024 Special classes > HV1450-1494 Aged
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Magister Ilmu Sosiologi
Creators:
CreatorsEmail
Bagus Irawan, 071147010UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorI. B. Wirawan, Prof., Dr.UNSPECIFIED
Depositing User: Nn Duwi Prebriyuwati
Last Modified: 09 Aug 2016 09:15
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/37251
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item