PENGARUH PERSEPSI WAJIB PAJAK USAHA JASA KONSTRUKSI ATAS PENGENAAN PPH FINAL DAN KEMUDAHAN ADMINISTRASI PAJAK TERHADAP KEPATUHAN FORMAL WAJIB PAJAK DI SURABAYA

MOH. SODIKIN, 041042004 (2013) PENGARUH PERSEPSI WAJIB PAJAK USAHA JASA KONSTRUKSI ATAS PENGENAAN PPH FINAL DAN KEMUDAHAN ADMINISTRASI PAJAK TERHADAP KEPATUHAN FORMAL WAJIB PAJAK DI SURABAYA. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s2-2013-sodikinmoh-26956-7.abstr-k.pdf

Download (130kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s2-2013-sodikinmoh-26956-1.full text.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Empat azas yang diajukan oleh Adam Smith dalam pemungutan pajak yang baik, antara lain bahwa pajak harus adil dan merata sesuai dengan kemampuan, Pajak harus dipungut pada saat yang tepat, Pajak harus jelas dan pasti sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan, Pemungutan pajak harus efisien dimana hasil pemunugutan pajak harus jauh lebih besar dari biaya pemungutanya. Penghasilan atas jasa usaha konstruksi diatur dalam undang undang pajak penghasilan pasal 4 ( 2 ) dan bersifat final dan mengacu pada peraturan pemerintah No 51 tahun 2008 Jo PP No 40 tahun 2009. Alasan diberlakukanya peraturan pemerintah nomor 51 adalah sangat sederhana, mudah dalam pengadministrasianya dan yang lebih penting bagi negara adalah kepastian penerimaan pajak bagi negara. Sedang bagi wajib pajak PPh final tersebut cenderung tidak adil dan tidak memenuhi unsur azas keadilan yang menganut ” ability to pay principle ” dimana pembebanan pajak didasarkan kepada seberapa besar penghasilan netto yang didapatkan. Ketidak adilan ini akan semakin terasa apabila wajib pajak diharuskan membayar pajak meskipun menderita kerugian, dan kerugian ini tidak bisa dikompensasikan ke tahun tahun berikutnya. Faktor keadilan dalam ranah pengenaan PPh usaha jasa konstruksi sesuai PP no 40 tahun 2008 jo PP no 51 tahun 2009 sangat subyektif karena persepsi ketidak adilan dalam perlakuan pajak tidak berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak usaha jasa konstruksi Kemudahan administrasi pajak adalah suatu sarana yang disediakan oleh Dirjen pajak kepada para wajib pajak, dengan tujuan kesederhanaan dalam pemungutan pajak serta berkurangnya beban administrasi baik bagi wajib pajak maupun Direktorat Jendral Pajak. Fasilitas kemudahan administrasi pajak bukan faktor utama dalam kepatuhan wajib pajak.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKB KK - 2 TEA. 18/13 Sod p
Uncontrolled Keywords: Tax fairness, Simplicity in Taxation, Taxpayer compliance
Subjects: H Social Sciences > HJ Public Finance > HJ9-9940 Public finance > HJ2240-5908 Revenue. Taxation. Internal revenue > HJ4629-4830 Income tax
H Social Sciences > HJ Public Finance > HJ9-9940 Public finance > HJ9701-9940 Public accounting. Auditing
T Technology > TH Building construction
Divisions: 04. Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Magister Akuntansi
Creators:
CreatorsEmail
MOH. SODIKIN, 041042004UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorBambang Suhardito, Drs., M.Si., AkUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Duwi Prebriyuwati
Last Modified: 08 Aug 2016 10:34
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/37270
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item