KANDUNGAN MERKURI PADA KERANG DARAH (Anadara granosa), KERANG BULU (Anadara antiquata), AIR DAN SEDIMEN DI BEBERAPA MUARA SUNGAI KECAMATAN SEKOTONG, KABUPATEN LOMBOK BARAT

Rachmawati Noviana Rahayu, 081141024 (2013) KANDUNGAN MERKURI PADA KERANG DARAH (Anadara granosa), KERANG BULU (Anadara antiquata), AIR DAN SEDIMEN DI BEBERAPA MUARA SUNGAI KECAMATAN SEKOTONG, KABUPATEN LOMBOK BARAT. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s2-2013-rahayurach-27081-9.abstr-k.pdf

Download (176kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s2-2013-rahayurach-27081-1.full text.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penambangan emas secara tradisional menyebabkan pencemaran terhadap lingkungan. Pengolahan yang dilakukan sama sekali tidak memperhatikan kelestarian lingkungan hidup yang ada disekitarnya karena limbah hasil pengolahan emas dibuang di lahan terbuka hingga menuju sungai dan terakumulasi pada muara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan merkuri kerang darah (Anadara granosa), kerang bulu (Anadara antiquata), air dan sedimen di beberapa muara sungai Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat serta batas aman konsumsinya. Penelitian ini bersifat observasional dan kandungan logam berat merkuri dianalisis menggunakan AAS Mercury Hydride System-15. Pengambilan sampel kerang darah dan kerang bulu dilakukan secara langsung menggunakan jaring, kemudian dibedakan menjadi tiga ukuran berbeda yakni kecil, sedang, dan besar pada muara sungai Sekotong, Selodong, dan Pelangan, sedangkan pengambilan sampel air menggunakan water sample dan sampel sedimen menggunakan Ekman grab pada muara sungai Sekotong, Selodong, Blongas, Pelangan, dan Tembowong Gawah Pudak. Pengukuran parameter lingkungan dilakukan di 5 muara sungai yang meliputi suhu, salinitas, dan pH. Sampel kerang darah, kerang bulu, air dan sedimen diuji kandungan merkuri pada Laboratorium Kimia Analitik, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Mataram. Hasil penelitian menunjukkan adanya pencemaran merkuri yang melebihi ambang baku mutu. Kandungan merkuri pada air yang tertinggi terdapat di muara Pelangan dengan rata-rata 0,0079 ppm dan terendah di muara Sekotong dengan rata-rata 0,0056 ppm. Kandungan merkuri pada sedimen tertinggi di muara Pelangan dengan rata-rata 3,9688 ppm dan terendah di muara Sekotong dengan rata-rata 1,3512 ppm. Kandungan merkuri pada kerang bulu lebih tinggi dibandingkan pada kerang darah. Kandungan merkuri pada kerang bulu tertinggi di muara Pelangan 0,084 ppm dan terendah di muara Sekotong dengan rata-rata 0,026 ppm, sedangkan pada kerang darah tertinggi di muara Pelangan 0,076 ppm dan terendah di muara Sekotong dengan rata-rata 0,015 ppm. Konsentrasi merkuri (Hg) dari semua sampel kerang yang diambil berada di bawah ambang batas cemaran logam dalam makanan. Batas aman konsumsi Hg yang diperbolehkan pada kerang darah dan kerang bulu per minggu dari lokasi Sekotong, Pelangan, dan Selodong berturut-turut sebesar 12,5 kg, 3,95 kg, 5,08 kg, 8,11 kg, 3,57 kg, dan 4,92 kg.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKC. KK. TB. 14/13 Rah k
Uncontrolled Keywords: Mercury, blood cockles, shellfish feathers, environmental parameters, the estuary, the limit of safe consumption.
Subjects: Q Science > QD Chemistry > QD146-197 Inorganic chemistry
S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling > SH1-691 Aquaculture. Fisheries. Angling > SH201-399 Fisheries > SH365-380.92 Shellfish fisheries. Shellfish culture
T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering > TD419-428 Water pollution
Divisions: 08. Fakultas Sains dan Teknologi > Program Studi Biologi (S2)
Creators:
CreatorsEmail
Rachmawati Noviana Rahayu, 081141024UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorAGOES SOEGIANTO, Prof., Dr., Ir., DEAUNSPECIFIED
ContributorBambang Irawan, Dr.UNSPECIFIED
Depositing User: Nn Duwi Prebriyuwati
Last Modified: 09 Aug 2016 02:58
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/37282
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item