ETNOGRAFI DAYA MAGISKERIS PUSAKA

STEFANUS RUDYANTO, 121141001 (2013) ETNOGRAFI DAYA MAGISKERIS PUSAKA. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s2-2013-rudyantost-27635-5.abstr-k.pdf

Download (246kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s2-2013-rudyantost-27635-full text.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Keris pusaka merupakan sebuah artefak budaya yang menjadi salah satu ikon budaya bangsa Indonesia. Berbicara mengenai keris pusaka, terdapat beberapa sudut pandang antara lain seni, filsafat dan sisi magis keris pusaka. Hal yang membedakan keris pusaka dengan senjata tajam lain ialah keyakinan masyarakat khususnya masyarakat di pulau Jawa akan keberadaan daya magis yang menyertainya. Daya magis keris pusaka adalah pedang bermata dua bagi pelestarian keris di Nusantara. Pada satu sisi, daya magis atau yang sering disebut isoteri keris menjadi daya tarik yang luar biasa bagi sebagian masyarakat untuk memiliki keris pusaka. Pada sisi lain, daya isoteri keris pusaka yang kurang atau bahkan disalahpahami oleh masyarakat, menjadikan keris pusaka sebagai barang yang dijauhi.Para pemerhati keris pusaka, para ahli di bidang perkerisan (krisologi) berusaha keras untuk melestarikan keris sebagai pusaka budaya bangsa Indonesia. Pemerintah baik pusat maupun daerah juga berpartisipasi dalam usaha pelestarian keris pusaka. Banyak buku-buku yang membahas mengenai keris pusaka, segala aspek seni dan filsafat yang terkandung didalamnya dikupas secara mendalam oleh para pemerhati keris pusaka ini. Pameran-pameran keris pusaka secara rutin digelar di berbagai wilayah, terutama di pulau Jawa. Hal ini sangat membantu masyarakat awam untuk mengenal lebih dekat keris sebagai warisan budaya yang adiluhung. Namun sungguh sangat disayangkan bahwa karya-karya yang membahas bermacam-macam aspek tentang keris pusaka, mulai dari seni pembuatan keris, pamor, dapur sampai pada deder dan warangka, tidak banyak menyentuh sisi magis dari keris pusaka. Pameran-pameran keris yang diadakan selama ini juga tidak banyak memberikan pencerahan kepada masyarakat awam tentang sisi magis keris pusaka. Penelitian ini mengambil judul Etnografi daya magis keris pusaka, dengan menggunakan metode etnografi untuk memahami secara seksama daya magis keris pusaka. Langkah-langkah metodologis seperti yang dicetuskan oleh James P. Spradley menjadi pisau untuk mengupas topik daya isoteri yang kental dengan nuansa abstraknya. Penelitian ini mengungkap perspektif-perspektif para pengagem keris pusaka yang berbeda satu sama lain. Peneliti menggunakan cara wawancara secara intensif kepada para informan untuk mendapatkan makna-makna tentang daya magis keris pusaka. Dari hasil wawancara peneliti memperoleh makna-makna yang dipahami oleh para pengagem keris pusaka. Berdasarkan pemahaman masig-masing informan ini para pengagem keris pusaka dibagai dalam 5 kelompok, yaitu para piyayi Jawa, para kolektor keris pusaka, para pedagang keris pusaka, praktisi supranatural dan para pengusaha etnis Tionghoa. Penelitian ini sama sekali tidak bermaksud untuk mencari pemahaman kelompok mana yang paling benar, melainkan lebih kepada usaha mendeskripsikan pemahaman-pemahaman yang ada di masyarakat perkerisan Indonesia khususnya masyarakat Jawa. Dengan memahami makna daya magis keris pusaka dari berbagai sudut pandang para pengagem pusaka, peneliti berharap masyarakat awam dapat mengenal dengan baik dan benar perihal daya magis ini. Pemahaman yang benar tentang daya magis keris pusaka akan sangat mendukung usaha-usaha untuk melestarikan keris pusaka di Indonesia.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKB KK-2 TKSB 01/13 Rud e
Uncontrolled Keywords: Etnografi, Magis Keris Pusaka
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology > BF1585-1623 Magic, Hermetics, Necromany
H Social Sciences > HM Sociology > HM(1)-1281 Sociology > HM621-656 Culture
K Law > KB Religious law in general > KB1-4855 Religious law in general. Comparative religious law. Jurisprudence > KB400-4855 Interdisciplinary discussion of subjects > KB632-636.2 Inheritance and succession
Divisions: 12. Fakultas Ilmu Budaya > Magister Kajian Sastra dan Ilmu Budaya
Creators:
CreatorsEmail
STEFANUS RUDYANTO, 121141001UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorToetik Koesbardiati, Dr., Phil.UNSPECIFIED
ContributorSri Endah Kinasih, S.Sos., M.Si.UNSPECIFIED
Depositing User: Nn Duwi Prebriyuwati
Date Deposited: 2016
Last Modified: 18 Aug 2016 01:26
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/37441
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item