UJI VALIDITAS DAN RELIABILITAS INSTRUMEN MENGGUNAKAN SECOND ORDER CONFIRMATORY FACTOR ANALYSIS PADA PENELITIAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT

Retno Palupi, 090610103M (2008) UJI VALIDITAS DAN RELIABILITAS INSTRUMEN MENGGUNAKAN SECOND ORDER CONFIRMATORY FACTOR ANALYSIS PADA PENELITIAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s2-2009-palupiretn-11094-tkm230-t.pdf

Download (576kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s2-2009-palupiretn-10402-tkm230-u.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Salah satu masalah utama penelitian adalah memperoleh data akurat dan obyektif. Kriteria alat ukur yang baik minimal harus memenuhhi syarat validitas dan reliabilitas sehingga dapat mengukur dengan tepat dan konsisten. Suatu instrumen ukur yang tidak reliabel dan tidak valid akan memberikan informasi yang tidak akurat mengenai keadaan subyek yang dikenai tes. Di sinilah pentingnya masalah validitas dan reliabilitas pengukuran. Di bidang kesehatan gigi, banyak permasalahan yang berkaitan dengan aspek sosial, perilaku, sikap dan motivasi. Terdapat dua masalah mendasar dan penting yang harus diperhatikan pada penelitian sosial dan perilaku. Masalah pertama berhubungan dengan masalah pengukuran yaitu validitas dan reliabilitas instrumen pengukuran. Masalah kedua berhubungan dengan hubungan antara variabel-variabel. Untuk menjawab dua masalah tersebut maka model pengukuran (measurement model) diuji.. Indikator yang digunakan untuk merefleksikan suatu variabel juga mengandung error, sehingga juga harus dipertimbangkan dalam analisis statistik. Seringkali terdapat penelitian dengan variabel laten yang memiliki beberapa indikator, namun indikator tersebut tidak dapat diukur secara langsung dan memerlukan indikator lain, maka penggunaan second-order confirmatory factor analysis adalah pilihan yang tepat. Second-order confirmatory factor analysis memberikan banyak manfaat khusus, namun hanya sedikit yang memahami dan jarang diaplikasikan oleh peneliti. Oleh karena itu, peneliti merumuskan masalah yaitu, bagaimana penerapan metode second-order confirmatory factor analysis pada penelitian kesehatan gigi dan mulut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari penerapan uji validitas dan reliabilitas instrumen penelitian kesehatan gigi dan mulut menggunakan metode second-order confirmatory factor analysis. Jenis penelitian ini adalah penelitian terapan, yang bertujuan untuk menerapkan metode second-order confirmatory factor analysis dalam mengukur konstrak sikap ibu rumah tangga terhadap pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut keluarga atau disebut variabel PELIHARA. Variabel PELIHARA diukur oleh variabel laten lain yang unobserved, yaitu variabel BERSIH, GIZI dan PLYN. Variabel BERSIH adalah mengukur sikap ibu rumah tangga terhadap kebiasaan membersihkan gigi dan mulut keluarga, variabel GIZI adalah mengukur sikap ibu rumah tangga terhadap pentingnya kecukupan gizi keluarga, dan variabel PLYN adalah variabel yang mengukur sikap ibu rumah tangga terhadap pemeriksaan dan pelayanan kesehatan gigi. Variabel BERSIH diukur oleh 6 item pertanyaan yang diukur dengan skala Likert, variable GIZI disusun oleh 4 item pertanyaan yang diukur dengan skala Likert, dan variable PLYN disusun oleh 5 item pertanyaan yang juga diukur dengan skala Likert. Analisa dilakukan menggunakan program LISREL, hasilnya adalah 2 item pertanyaan yang menyusun variabel GIZI yaitu B3 dan B4 tidak reliable, sedang B1 tidak valid. Pada analisis selanjutnya ketiga item tersebut dikeluarkan dari model. Namun dalam prakteknya, item yang tidak valid dan tidak reliable tidak harus dibuang, melainkan dapat diperbaiki redaksionalnya untuk diuji kembali. Konsistensi internal pada tiap variabel laten endogen dan konstrak secara keseluruhan baik. Besar sampel sesuai ketentuan confirmatoty factor analysis sebanyak 200 responden, namun pada prakteknya uji validitas dan reliabilitas cukup menggunakan 30-50 responden. Sebaiknya setiap variabel disusun oleh tidak kurang dari 5 item pertanyaan untuk menghindari kemungkinan unidentified. Di samping itu, ada beberapa ketentuan yang harus diperhatikan dalam penyusunan kuisioner antara lain bukan pertanyaan yang sudah diketahui secara umum sehingga jawabannya bisa diperkirakan, satu item kuisioner hanya mengandung satu ide, menuliskan item yang spesifik, tidak menulis item yang mengandung kata "tidak", sebab responden sering terlewat jika membaca secara cepat, tidak membuat item yang ambigu Pada akhir analisis didapatkan bahwa secara komposit indikator yang terdapat pada model pengukuran memiliki konsistensi internal yang memadai dalam mengukur konstrak sikap ibu terhadap pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut keluarga. Kesimpulannya adalah metode ini dapat digunakan pada penelitian kesehatan gigi dan mulut yang variabelnya tidak dapat langsung diukur dan masih membutuhkan variabel lain yang juga tidak bisa diamati secara langsung. Disarankan untuk mensosialisasikan dan mengembangkan metode ini dalam rangka peningkatan kualitas penelitian di bidang kesehatan gigi dan mulut.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKC TKM 23/08 Pal u
Uncontrolled Keywords: Validity and Reliability. Second Order Confirmatory Factor Analysis, Dental and Oral Health Research
Subjects: R Medicine
R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
Retno Palupi, 090610103MUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorWindhu Purnomo, Dr., dr., M.SUNSPECIFIED
ContributorMahmudah, , Ir., M.Kes.UNSPECIFIED
Depositing User: Nn Husnul Khotimah
Date Deposited: 2016
Last Modified: 26 Sep 2016 04:51
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/37504
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item