PERALIHAN TANAH-TANAH ADAT MELALUI HIBAH PADA MASYARAKAT SUKU TIMOR

Marando Lioe, 030810451 N (2010) PERALIHAN TANAH-TANAH ADAT MELALUI HIBAH PADA MASYARAKAT SUKU TIMOR. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s2-2010-lioemarand-12836-tmk991-k.pdf

Download (304kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s2-2010-lioemarand-11208-tmk991-p.pdf
Restricted to Registered users only

Download (630kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Tanah mempunyai peranan penting dalam kehidupan masyarakat maka setiap hal yang menyangkut tanah akan menimbulkan suatu masalah yang cukup rawan, baik mengenai penguasaan pemilikan tanah, penggunaan tanah, maupun masalah dalam lalu lintas hukum hak atas tanah. Oleh karena itu, apabila permasalahan dibiarkan berkembang dan tidak ditangani secara tuntas dengan kepastian hukum dapat dikhawatirkan akan menyebabkan suatu keresahan masyarakat di bidang pertanahan yang dapat meluas pada kehidupan sosial yang mempengaruhi kestabilan politik. Berdasarkan hal tersebut, maka permasalahan yang perlu dibahas dalam penelitian ini adalah �Bagaimana bentuk-bentuk peralihan atas hak-hak tanah adat pada Suku Timor dan Bagaimana keabsahan peralihan tanah-tanah adat melalui hibah pada masyarakat Suku Timor menurut peraturan perundangan yang berlaku di Indonesia.� Penelitian ini menggunakan tipe penelitian yuridis normatif dengan menggunakan pendekatan undang-undang (statute approach), pendekatan konseptual (conceptual approach), pendekatan kasus (case approach) dan pendekatan futuristik atau konseptual (futuristic/conceptual approach). Bahan hukum yang digunakan, yaitu bahan hukum primer dan skunder. Berdasarkan hasil penelitian dapat dijelaskan bahwa, bentuk-bentuk peralihan hak-hak atas tanah adat melalui hibah pada masyarakat Suku Timor, yaitu tanah-tanah adat masyarakat Suku Timor sebenarnya hanyalah merupakan hak tanah bersama walaupun dalam penggunaan dan penguasaannya di samping hak tanah bersama tersebut, ternyata juga terdapat hak penguasaan secara pribadi (bersifat individual). Keabsahan peralihan hak-hak atas tanah adat melalui hibah pada masyarakat Suku Timor dari sisi materiil telah memiliki keabsahan (sesuai dengan ketentuan Pasal 2 Ayat (1) huruf a) jo. Pasal 2 Ayat (2) Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2005 Tentang Pengadaan Tanah Bagi Pelaksanaan Pembangunan Untuk Kepentingan Umum juncto Pasal 5 huruf c. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2005 Tentang Pengadaan Tanah Bagi Pelaksanaan Pembangunan Untuk Kepentingan Umum.), namun dari sisi formal belum memiliki keabsahan atau belum sah (belum melaksanakan ketentuan Pasal 19 Undang-undang No. 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria juncto Peraturan Pemerintah No. 24 Tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah).

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKB KK-2 TMK. 99/10 Lio p
Uncontrolled Keywords: Peralihan tanah-tanah adat; Adat suku Timor
Subjects: H Social Sciences > HM Sociology > HM(1)-1281 Sociology > HM621-656 Culture
H Social Sciences > HM Sociology > HM(1)-1281 Sociology > HM711-806 Groups and organizations
H Social Sciences > HT Communities. Classes. Races > HT51-1595 Communities. Classes. Races > HT401-485 Rural groups. Rural sociology
S Agriculture > S Agriculture (General) > S622-627 Soil conservation and protection
Divisions: 03. Fakultas Hukum > Magister Kenotariatan
Creators:
CreatorsEmail
Marando Lioe, 030810451 NUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorEman Ramelan, Prof. Dr., S.H., MS.UNSPECIFIED
Depositing User: Nn Shela Erlangga Putri
Date Deposited: 06 Aug 2016 16:40
Last Modified: 06 Aug 2016 16:40
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/37663
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item