IMPLEMENTASI PROGRAM KELUARGA HARAPAN BIDANG KESEHATAN DI KECAMATAN MEGALUH KABUPATEN JOMBANG

ENDAH PURTININGTYAS, 090810820 M (2010) IMPLEMENTASI PROGRAM KELUARGA HARAPAN BIDANG KESEHATAN DI KECAMATAN MEGALUH KABUPATEN JOMBANG. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s2-2010-purtiningt-13977-tkp181-k.pdf

Download (94kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s2-2010-purtiningt-11824-tkp181-i.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Program Keluarga Harapan adalah program yang dilaksanakan untuk pengentasan kemiskinan dan diperuntukan bagi rumah tangga sangat miskin yang sedang hamil ,nifas atau memiliki anak balita .Tujuan dilaksanakannya program ini adalah untuk meningkatkan tingkat kunjungan peserta ke fasilitas kesehatan terutama masalah kesehatan Ibu dan Anak. Dengan tertibnya mereka pergi ke Posyandu diharapkan status kesehatan keluarga tersebut meningkat sehingga meningkat pula kwalitas sumber daya manusia dan pada akhirnya akan memutus mata rantai kemiskinan yang selama ini mereka alami. Namun demikian ternyata setelah tiga tahun dilaksanakan PKH tingkat kunjungan ibu hamil dan balita ke fasilitas kesehatan kecamatan Megaluh Kabupaten Jombang tetap tidak ada peningkatan Tujuan penelitian ini untuk mengetahui lebih jauh Implementasi Program Keluarga Harapan di Kecamatan Megaluh Kabupaten Jombang dan mengidentifikasi factor –faktor yang menyebabkan gagalnya. Program Keluarga Harapan meningkatkan tingkat cakupan Program Kesehatan Ibu dan Anak di Puskesmas Megaluh Kabupaten Jombang. Sebagai landasan teori dari peneletian ini penulis menggunakan teori kebijakan publik, implementasi, dan penjelasan pelaksanaan Program Keluarga Harapan di Kecamatan Megaluh Kabupaten Jombang, Program dan hubungan antara kemiskinan dengan kesehatan sebagai kebutuhan dasar. Dari teori peneliti menggunakannya sebagai acuan untuk melihat implementasi yang sebenarnya dari pelaksanaan Program Keluarga Harapan tersebut Dalam Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kwalitatif eksplanasi yang bertujuan untuk menggambarkan suatu keadaan atau fenomena dan mencari faktor-faktor apa yang menyebabkan fenomena tersebut terjadi. Lokasi penelitian dilaksanakan di wilayah Kecamatan Megaluh Kabupaten Jombang. Pemilihan kecamatan Megaluh karena Megaluh adalah wilayah yang pelaksanaan PKH nya sudah berjalan tiga tahun dan merupakan kecamatan yang cakupan program Kesehatan Ibu dan Anaknya masih jauh di bawah target. Pengambilan sample dengan menggunakan teknik Purposive snow ball sampling dengan populasi dan sample penelitiannya adalah implementor PKH yaitu pendamping PKH sebagai informan kunci, Bidan desa sewilayah kecamatan Megaluh dan kelompok sasaran PKH yang diwakili oleh ketua kelompok. Dalam melakukan penelitian pengamatan dilakukan secara langsung pada sasaran dan prasarana Posyandu dengan bidan desa sebagai penanggung jawab serta pasien PKH yang berkunjung ke Posyandu dan yang berkunjung ke Puskesmas juga Kegiatan Pendamping PKH. Dilakukan wawancara yang berkaitan dengan implementasi kebijakan model George Edward III dengan jenis pertanyaan terbuka . Dari wawancara mendalam dengan responden didapatkan hasil bahwa untuk mengakses layanan kesehatan di wilayah Kecamatan Megaluh peserta tidak mengalami kesulitan. Kebiasaan ke Posyandu sudah tertanam dari sebelum adanya Program Keluarga Harapan. Sedangkan untuk periksa ke fasilitas kesehatan peserta lebih senang pakai kartu Jamkesmas bukan kartu PKH bahkan ada sebagian peserta yang tidak tahu kalau kartunya bisa digunakan untuk periksa kesehatan. Adanya Program Keluarga Harapan dalam implementasinya memang masuk kategori cukup baik akan tetapi peningkatan cakupan program Kesehatan Ibu dan Anak masih belum tampak. Untuk mengetahui kenapa tidak ada peningkatan cakupan Program KIA diperlukan penelitian lebih jauh. Peneliti menduga mungkin ini disebabkan oleh adanya ketidakcocokan antara target dan data riel. Program Keluarga Harapan memang merupakan program yang memaksa seseorang peserta untuk datang ke fasilitas kesehatan, akan tetapi kebiasaan untuk imunisasi ke Posyandu dari peserta sudah merupakan kebutuhan sehingga ada dan tidak ada dana PKH mereka sudah aktif ke Posyandu. Bila kita menilai keberhasilan PKH hanya dengan melihat dari sisi cakupan program KIA tampaknya memang kurang efektif akan tetapi mungkin sangat bermanfaat di bidang pendidikan.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKB KK-2 TKP 18/10 Pur i
Uncontrolled Keywords: Implementation, Health Policy and Keluarga Harapan Programs
Subjects: H Social Sciences > HQ The family. Marriage. Woman > HQ1-2044 The Family. Marriage. Women > HQ503-1064 The family. Marriage. Home > HQ760-767.7 Family size
K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K1700-1973 Social legislation > K1960-1973 Public welfare. Public assistance
K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K3566-3578 Public health
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Magister Kebijakan Publik
Creators:
CreatorsEmail
ENDAH PURTININGTYAS, 090810820 MUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorJusuf Irianto, Prof., Drs., M.ComUNSPECIFIED
ContributorErna Setijaningrum, S.IP., M.SiUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Duwi Prebriyuwati
Last Modified: 29 Jul 2016 05:04
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/37820
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item