PERTANGGUNGJAWABAN KREDITOR TERHADAP HASIL EKSEKUSI OBJEK JAMINAN FIDUSIA

SARAH CHANDRA, 030810585 N (2010) PERTANGGUNGJAWABAN KREDITOR TERHADAP HASIL EKSEKUSI OBJEK JAMINAN FIDUSIA. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s2-2011-chandrasar-14717-tmk176-k.pdf

Download (340kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s2-2011-chandrasar-12281-tmk176-0.pdf
Restricted to Registered users only

Download (611kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Kepemilikan benda selama penjaminan adalah tetap pada tangan debitor. Kreditor hanya sebagai pemegang hak jaminan, bukan pemilik benda. fidusia dimaksudkan untuk memberi jaminan atas pelunasan utang debitur bukan mengalihkan hak milik debitor kepada kreditor. Pranata jaminan fidusia memungkinkan kepada para pemberi fidusia untuk menguasai kebendaan yang dijaminkan, guna menjalankan atau melakukan kegiatan usahanya yang dibiayai dari pinjaman seorang kreditor dengan menggunakan jaminan fidusia tersebut. Kreditor memiliki hak menjualnya guna mengambil pelunasan dari utang debitor yang wanprestasi. Yang ditonjolkan dalam penyerahan hak milik secara kepercayaan itu adalah penyerahan secara yuridis sudah terjadi, kreditor memiliki benda jaminan fidusia hanya sebatas jaminan utang. Pengembalian hasil eksekusi jaminan fidusia kepada debitor dalam Pasal 34 ayat 1 UU Fidusia didasarkan atas hakekat jaminan fidusia, yang mana kepemilikan benda pada dasarnya tetap berada pada debitor meskipun dalam perjanjian fidusia hanya berkedudukan sebagai peminjam pakai, karena tidak pernah terjadi balik nama atas bukti kepemilikan benda,artinya benda masih menjadi milik debitor, sedangkan kreditor hanya pemegang hak jaminan. Sehingga merupakan kewajiban bagi kreditor untuk mengembalikan kelebihan hasil penjualan benda jaminan fidusia kepada pemilik benda yaitu debitor. Oleh karena itu perlu dilakukan kaji ulang terhadap rumusan Pasal 1 Angka 1 UU Fidusia yang menyiratkan peralihan hak kepemulikan benda jaminan kepada kreditor karena tidak sesuai dengan konsep hakekat jaminan fidusia dan menimbulkan kerancuan interpretasi pada pasal- pasal selanjutnya dalam UU Fidusia.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKB KK-2 TMK 176 / 10 Cha p
Uncontrolled Keywords: Jaminan Fidusia;Kreditor
Subjects: H Social Sciences > HG Finance > HG1-9999 Finance > HG1501-3550 Banking > HG1641-1643 Bank loans. Bank credit. Commercial loans
H Social Sciences > HG Finance > HG1-9999 Finance > HG3691-3769 Credit. Debt. Loans
K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K1000-1395 Commercial law > K1024-1132 Commercial contracts > K1066-1089 Banking
Divisions: 03. Fakultas Hukum > Magister Kenotariatan
Creators:
CreatorsEmail
SARAH CHANDRA, 030810585 NUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorMoch. Isnaeni, Prof.,Dr.,S.H.,M.SUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Anisa Septiyo Ningtias
Date Deposited: 02 Sep 2016 13:39
Last Modified: 02 Sep 2016 13:39
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/37848
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item