KEWAJIBAN NOTARIS DALAM MEMBACAKAN AKTA

DJUWITA DEVI NALURITA, 030810660 N (2010) KEWAJIBAN NOTARIS DALAM MEMBACAKAN AKTA. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s2-2011-naluritadj-15283-tmk198-k.pdf

Download (308kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s2-2011-naluritadj-12723-tmk198-0.pdf
Restricted to Registered users only

Download (763kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Adanya kelonggaran kewajiban Notaris dalam membacakan akta sebagaimana diatur dalam pasal 16 ayat (1) huruf (l) dan ayat (7) Undang-Undang Jabatan Notaris (U.U.J.N.) melatar belakangi penelitian ini. Karena pengaturan kewajiban pembacaan akta oleh Notaris dalam U.U.J.N. malah menyebabkan timbulnya persepsi seakan-akan membacakan akta sudah menjadi tidak wajib lagi sifatnya, yaitu dalam praktek berubah dari wajib menjadi fakultatif karena adanya aturan dalam pasal 16 ayat (7) U.U.J.N. Permasalahan yang diangkat ialah apakah kewajiban Notaris dalam membacakan akta, dan apakah tanggung jawab Notaris terhadap akta yang dibuatnya apabila akta tersebut tidak dibacakan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji peraturan perundang-undangan yang berkaitan dalam bidang Kenotariatan yang sama-sama mengatur tentang kewajiban pembacaan akta yang hasilnya diharapkan dapat memberikan masukan pada perubahan U.U.J.N. pada masa yang akan datang, khususnya tentang kewajiban pembacaan akta oleh Notaris. Terdapat dua manfaat dalam penelitian ini, pertama manfaat teoritis yaitu memberikan sumbangan bagi ilmu hukum pada umumnya dan U.U.J.N pada khususnya dengan memberikan kajian dari pasal 16 ayat (1) huruf l dan ayat (7) U.U.J.N. tentang kewajiban yang nantinya dapat digunakan dalam melakukan penyempurnaan aturan tentang kewajiban pembacaan akta oleh Notaris dalam U.U.J.N. di masa yang akan datang. Kedua, manfaat praktis untuk memperkaya studi tentang kewajiban pembacaan akta oleh Notaris, sehingga diharapkan berguna bagi pendidikan hukum dan bagi praktisi hukum, khususnya praktisi di bidang Kenotariatan. Metode penelitian ini menggunakan tipe penelitian hukum yang dipakai adalah Penelitian Hukum Normatif, karena penelitian ini ditujukan untuk meneliti norma dan peraturan perundang-undangan tentang kewajiban Notaris dalam membacakan akta. Sedangkan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan perundang-undangan (Statute Approach) dan pendekatan konseptual (Conceptual Approach).

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKB KK-2 TMK 198 / 10 Nal k
Uncontrolled Keywords: Kewajiban notaris; akta
Subjects: K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K115-130 The legal profession
L Education > LB Theory and practice of education > LB5-3640 Theory and practice of education > LB1025-1050.75 Teaching (Principles and practice) > LB1049.9-1050.75 Reading (General)
Divisions: 03. Fakultas Hukum > Magister Kenotariatan
Creators:
CreatorsEmail
DJUWITA DEVI NALURITA, 030810660 NUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorBasuki Rekso Wibowo, Prof.,Dr.,H.,S.H.,M.SUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Anisa Septiyo Ningtias
Date Deposited: 02 Sep 2016 13:21
Last Modified: 02 Sep 2016 13:21
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/37860
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item