KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA TERHADAP PEREMPUAN DALAM LINGKUP PERKAWINAN SIR’I & UPAYA PERLINDUNGAN HUKUMNYA

ALIFIA PUSPITA WULANSARI, 030810144 M (2010) KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA TERHADAP PEREMPUAN DALAM LINGKUP PERKAWINAN SIR’I & UPAYA PERLINDUNGAN HUKUMNYA. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s2-2011-wulansaria-19464-thd061-k.pdf

Download (304kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s2-2011-wulansaria-16234-thd0611.pdf
Restricted to Registered users only

Download (725kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Perempuan merupakan salah satu mahkluk yang lemah di bandingkan laki-laki, lemah dari segi kekuatannya, lemah dari segi perasaannya dan sebagainya, sebab itu laki-laki lebih mempunyai posisi lebih kuat dari perempuan. Apalagi dalam hubungan perkawinan, yang mana di negara Indonesia laki-laki sebagai pencari nafkah dan yang bertanggung jawab atas seluruh anggota keluarga. Posisi laki-laki atau suami sebagaimana demikian yang bertendensi untuk melakukan kekerasan terhadap perempuan. Di Indonesia masih banyak terdapat perkawinan secara sirii (perkawinan secara diam-diam) yang mana hubungan tersebut tidak didasarkan atas perundang-undangan yang berlaku dan dalam perkawinan tersebut sangat dimungkinkan terjadi kekerasan dalam rumah tangga. Berdasarkan latar belakang di atas, dapat ditentukan 2 (dua) rumusan masalah, pertama : Apakah perbuatan kekerasan dalam rumah tangga terhadap perempuan yang hubungan perkawinannya melalui kawin sirii termasuk dalam ruang lingkup Undang-undang Kekerasan Dalam Rumah Tangga Tahun 2004 ?, selanjutnya yang Kedua, Bagaimana perlindungan hukum terhadap perempuan yang hubungan perkawinannya menggunakan kawin secara sirii, jika terjadi kekerasan dalam rumah tangga ?. pembahasan rumusan masalah pertama meliputi, daya berlaku perkawinan sirii dalam Undang-undang Kekerasan Dalam Rumah Tangga Tahun 2004, Unsur-unsur kekerasan dalam rumah tangga dalam Undang-undang Kekerasan Dalam Rumah Tangga Tahun 2004 dan rumusan kekerasan dalam runah tangga dalam perundang-undangan. Selanjutnya pembahasan rumusan masalah kedua meliputi : prinsip-prinsip perlindungan hukum terhadap korban kekerasan dalam perkawinan siriih dan perlindungan hukum yang diberikan baik secara preventif maupun secara represif. Pembahasan atas jawaban dari rumusan masalah tersebut, maka penulis menggunakan metode penelitan dengan pendekatan pendekatan undang-undang (statute approach), dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Dengan demikian penelitian dalam tesis ini bertujuan menganalisis dan meneliti perbuatan kekerasan dalam rumah tangga terhadap perempuan yang hubungan perkawinannya melalui kawin secara sirii dan perlindungan hukumnya. Sehingga dengan tujuan tersebut perempuan yang kawin secara sirii dapat mengetahui dan memperoleh perlindungan hukum apabila dilakukan kekerasan terhadapnya.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKB KK-2 THD 06 / 11 Wul k
Uncontrolled Keywords: Kekerasan dalam rumah tangga pada perkawinan sirii dan Perlindungan hukumnya.
Subjects: H Social Sciences > HQ The family. Marriage. Woman > HQ1-2044 The Family. Marriage. Women > HQ503-1064 The family. Marriage. Home
K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K7000-7720 Private international law. Conflict of laws > K7120-7197 Persons > K7155-7197 Domestic relations. Family law > K7157-7179 Marriage. Husband and wife
Divisions: 03. Fakultas Hukum > Magister Ilmu Hukum
Creators:
CreatorsEmail
ALIFIA PUSPITA WULANSARI, 030810144 MUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorSarwirini, Dr.,SH.,MSUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Anisa Septiyo Ningtias
Last Modified: 11 Jul 2016 06:31
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/37953
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item