PERLINDUNGAN HUKUM WILAYAH TANAH HAK ADAT MASYARAKAT ADAT DAYAK TERHADAP KEBIJAKAN KONSESI PERKEBUNAN KELAPA SAWIT Studi Kasus Sengketa Tanah Antara Warga Desa Tumbang Koling Dengan PT Hutan Sawit Lestari, Sampit, Kalimantan Tengah.

BERRY FRISSA, 031142005 (2013) PERLINDUNGAN HUKUM WILAYAH TANAH HAK ADAT MASYARAKAT ADAT DAYAK TERHADAP KEBIJAKAN KONSESI PERKEBUNAN KELAPA SAWIT Studi Kasus Sengketa Tanah Antara Warga Desa Tumbang Koling Dengan PT Hutan Sawit Lestari, Sampit, Kalimantan Tengah. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s2-2014-frissaberr-29324-5.abstr-i.pdf

Download (118kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s2-2014-frissaberr-29324-5fulltext.pdf
Restricted to Registered users only

Download (724kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Khususnya masyarakat adat Dayak, tanah dimaknai sebagai sumber penting untuk kelangsungan hidup, sehingga dalam kehidupan masyarakatnya tanah memiliki sistem nilai dalam dimensi ekologis, sosial, budaya, eksistensi suku,dan kebersamaan. Selain itu hubungan masyarakat dayak dengan tanah/bumi, demikian pula dengan pepohonan/hutan, terjalin sangat erat dan semuanya itu terungkap dalam sistem hukum adat. Hutan, bumi, sungai dan seluruh lingkungannya adalah bagian dari hidupnya itu sendiri sebagai ruang teritorial pembentukan dan transformasi identitas kultural yang disebut dengan (petak danum eka mangatur pambelum) tempat untuk mengatur hidup. Perlindungan terhadap hak atas tanah masyarakat hukum adat (hak ulayat) dimanifestasikan dalam bentuk tindakan nyata dari pemerintah pusat-daerah dan keterlibatan desa untuk menempatkan hak masyarakat hukum adat dalam posisi yang semestinya. Negara sebagai penerima kewenangan dari masyarakat sekaligus pemerintah sebagai pembuat kebijakan untuk mengatur sumber daya agraria/sumber daya alam bagi kepentingan masyarakat, haruslah dilaksanakan dengan tetap taat asas, yakni sesuai dengan konsep yang melandasi, namun akomodif terhadap perkembangan. Oleh karena itu sasaran penulis dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana melindungi hak masyarakat adat atas tanah (hak ulayat) dalam kemajemukan dan orientasi kebijakan perijinan khususnya masalah perkebunan. Semoga tesis ini dapat menjadi bacaan yang memberi wawasan dan ilmu pengetahuan bagi pembacanya.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKB KK - 2 TMK 78/13 Fri p
Uncontrolled Keywords: Perlindungan Hukum, Tanah Hak Adat
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD101-1395.5 Land use Land tenure
H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare > HV1-9960 Social pathology. Social and public welfare. Criminology > HV697-4959 Protection, assistance and relief > HV3176-3199 Special classes. By race or ethnic group
S Agriculture > SD Forestry
Divisions: 03. Fakultas Hukum > Magister Kenotariatan
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
BERRY FRISSA, 031142005UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorSri Hajati, Prof.,Dr.,SH.,MSUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Anisa Septiyo Ningtias
Last Modified: 26 Aug 2016 02:36
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/38465
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item