PENGARUH PEMBERIAN JUS TOMAT (LYCOPERSICUMCOMMUNE) TERHADAP KADAR ESTRON, JUMLAH OSTEOBLAS DAN OSTEOKLAS PADA TIKUS (RATTUS NOVERGICUS) MODEL MENOPAUSE

DIAN IRAWATI, 011146006 (2013) PENGARUH PEMBERIAN JUS TOMAT (LYCOPERSICUMCOMMUNE) TERHADAP KADAR ESTRON, JUMLAH OSTEOBLAS DAN OSTEOKLAS PADA TIKUS (RATTUS NOVERGICUS) MODEL MENOPAUSE. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s2-2014-irawatidia-29406-7.abstr-k.pdf

Download (101kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s2-2014-irawatidia-29406-full%20text.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penurunan hormon estrogen pada masa menopause menyebabkan beberapa gangguan pada perempuan, salah satunya adalah osteoporosis. Data National Health and Nutrition Examination Survey III menunjukkan 55% perempuan berusia 50-59 tahun mengalami penurunan kepadatan tulang dan kejadian osteoporosis pada perempuan berusia di atas 65 tahun sebesar 29.3% (Wangen, 2000). Insiden osteoporosis pada perempuan menopause di Indonesia pada tahun 2002 adalah sebasar 21,7 % (Basuni & Prihatini, 2007). Tujuan: mengetahui pengaruh jus tomat (Lycopersicum commune) terhadap kadar estron, jumlah osteoblas dan osteoklas pada tikus Rattus novergicus model menopause. Metode: penelitian ini adalah penelitian eksperimental laboratoris dengan desain post test only control group design. Besar sampel yang digunakan sebanyak 24 ekor tikus Rattus novergicus yang telah diovariektomi. Sampel dibagi menjadi empat kelompok yaitu kelompok kontrol dan 3 kelompok perlakuan yang masing-masing mendapat dosis jus tomat sebesar 110 mg/Kgbb/hari, 220 mg/kgBB/hari dan 330 mg/kgBB/hari. Pemberian jus tomat dilakukan selama 28 hari. Variabel yang digunakan pada penelitian ini adalah kadar estron, jumlah osteoblas dan osteoklas. Hasil: hasil uji anova satu arah menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan pada rerata kadar estron pada semua kelompok perlakuan (p = 0.000). Uji Kruskal Wallis menunjukkan tidak ada perbedan yang signifikan pada jumlah osteoblas (p = 0.085) dan terdapat perbedaan yang signifikan pada jumlah osteoklas (p = 0.013). Rerata tertinggi kadar estron dan rerata terendah pada jumlah osteoklas terdapat pada kelompok 4. Kesimpulan:Fitoestrogen dari jus tomat dapat meningkatkan kadar estron dan menurunkan jumlah osteoklas pada tikus model menopause, tetapi tidak diikuti dengan peningkatan yang signifikan pada jumlah osteblas

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKA KK TKR. 14/13 Ira p
Uncontrolled Keywords: tomato juice, estrone, osteoblast, osteoclast.
Subjects: H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare > HV1-9960 Social pathology. Social and public welfare. Criminology > HV697-4959 Protection, assistance and relief > HV697-3024 Special classes > HV1450-1494 Aged
R Medicine > RC Internal medicine > RC648-665 Diseases of the endocrine glands. Clinical endocrinology
R Medicine > RG Gynecology and obstetrics > RG1-991 Gynecology and obstetrics > RG159-208 Functional and systemic disorders. Endocrine gynecology
S Agriculture > SB Plant culture > SB354-402 Fruit and fruit culture
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran > Kesehatan Reproduksi
Creators:
CreatorsEmail
DIAN IRAWATI, 011146006UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorHendy Hendarto, Dr., dr., SpOG(K)UNSPECIFIED
ContributorHening Laswati, Dr., dr., Sp.KFR-KUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Duwi Prebriyuwati
Date Deposited: 10 Sep 2016 07:34
Last Modified: 10 Sep 2016 07:34
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/38478
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item