SINKRETISME ISLAM-JAWA: STUDI TENTANG KONSTRUKSI JAMA'AH ISLAM JAWA TERHADAP BUDAYA SINKRETIS MASJID SUNAN AMPEL SURABAYA

EKO SULISTYO KUSUMO MC, 121141011 (2014) SINKRETISME ISLAM-JAWA: STUDI TENTANG KONSTRUKSI JAMA'AH ISLAM JAWA TERHADAP BUDAYA SINKRETIS MASJID SUNAN AMPEL SURABAYA. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s2-2014-ekosulisty-31651-5.abst-k.pdf

Download (280kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s2-2014-ekosulisty-31651-fulltext.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Indonesia sebagai negara dengan populasi muslim terbanyak (Muslim Majority Country) memiliki rekaman historis akulturatif yang berbeda sekaligus dinamika penyebaran yang tidak lepas dari sentuhan hingga perpaduan budaya lokal. Konsepsi inilah yang kemudian dikenal dengan terminologi sinkretisme. Paradigma sinkretisme di sini selanjutnya termanifestasi dalam bentuk tradisi kreasi Islam-Jawa. Melalui landasan teoretis seperti paradigma akulturasi, dan konsep pembantu seperti paradigma konstruksionisme kajian ini berupaya menguak dan menyoroti konstruksi jama‟ah Islam-Jawa masjid Sunan Ampel Surabaya terhadap budaya sinkretis sekaligus bagaimana mereka mengidentifikasi diri melalui ritual-ritual budaya sinkretis tersebut. Hasil yang diperoleh dari seting penelitian masjid Sunan Ampel Surabaya ditemukan konsepsi akulturasi yang konstruktif dalam bentuk jama‟ah yang integratif, segregatif dan separatif, asimilatif, dan marginal terhadap budaya sinkretis Islam-Jawa. Proliferasi interpretasi teks non-Jawa kanonis (Qur‟an dan Hadits) sebagai basis pemikiran mengandung multivokalitas yang beragam bagi tiap-tiap individu penganutnya. Hal ini didasarkan pada asumsi teoretis bahwa interpretasi teks tersebut tidaklah monolitik, homogen dan tunggal. Patron kiai-sentris berperan besar dalam keragaman konstruksi jama‟ah Islam-Jawa melalui tradisi sinkretis sebagai bentuk dinamika sosial keagamaan. Dari sini, paradigma sinkretisme kemudian, di tingkat epistemologi dalam diskursus keagamaan Islam-rahmatan lil ‟alamin dan kebudayaan Jawa adalah fluid, melting, dan tidak represif.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKB KK-2 TKSB.04/14 Eko s
Uncontrolled Keywords: sinkretisme, akulturasi, konstruksionisme dan Islam-Jawa
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BL Religion > BL630-632.5 Religious Organization
B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc > BP1-253 Islam
H Social Sciences > HM Sociology > HM(1)-1281 Sociology > HM621-656 Culture
Divisions: 12. Fakultas Ilmu Budaya > Magister Kajian Sastra dan Ilmu Budaya
Creators:
CreatorsEmail
EKO SULISTYO KUSUMO MC, 121141011UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorDiah Ariani Arimbi, S.S., M.A., Ph.D.UNSPECIFIED
ContributorListiyono Santoso, S.S., M.HumUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Duwi Prebriyuwati
Date Deposited: 11 Jun 2017 21:29
Last Modified: 15 Jun 2017 18:31
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/38695
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item