PENGARUH KONFIGURASI HABITAT LAHAN BASAH TERHADAP KELIMPAHAN BURUNG AIR WILAYAH MANGROVE CENTRE DAN SEKITARNYA DI KECAMATAN JENU KABUPATEN TUBAN

Subiyanto, 081141011 (2014) PENGARUH KONFIGURASI HABITAT LAHAN BASAH TERHADAP KELIMPAHAN BURUNG AIR WILAYAH MANGROVE CENTRE DAN SEKITARNYA DI KECAMATAN JENU KABUPATEN TUBAN. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s2-2014-subiyanto-32277-9.abstr-k.pdf

Download (101kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s2-2014-subiyanto-32277-full text.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Pengaruh lingkungan dan kehadiran burung air dianalisis dalam kelimpahan individu burung air di lahan basah yang terdiri dari muara, hutan bakau, pantai, kolam, dan sungai di sekitar Mangrove Centre Kecamatan Jenu Kabupaten Tuban. Studi ini dapat memberikan informasi tentang unsur-unsur habitat yang merupakan komponen konfigurasi habitat lahan basah yang memiliki kapasitas prediksi terhadap kemunculan burung air. Konfigurasi habitat yang meliputi unsur habitat yang terdiri dari luas lahan, luas penutupan vegetasi dan kadar garam, merupakan variabel bebas yang diharapkan mampu memprediksikan kemunculan burung air. Pengumpulan data dilaksanakan secara langsung di stasiun pengamatan dan di dilaksanakan laboratorium. Sampel data diperoleh dari tujuh stasiun pengamatan di kompleks lahan basah yang meliputi kawasan muara, mangrove, pantai- 1, pantai-2, tambak-1, tambak-2, dan sungai. Untuk luas area dan luas penutupan vegetasi dilakukan pengamatan secara langsung (in situ) sedangkan untuk kadar garam dilakukan analisa di laboratorium (ex situ). Korelasi Product Momment Pearson digunakan untuk analisa korelasi sederhana pada variabel-variabel penelitian, dan Standart Multiple Regression dipakai untuk menguji karakteristik habitat lahan basah sebagai variabel bebas dengan jumlah individu setiap spesies sebagai variabel tergantung, pada setiap periode musim penghujan dan musim kemarau. Hasil yang diperoleh menunjukkan adanya hubungan antara konfigurasi habitat lahan basah dengan kelimpahan burung air, terutama luas penutupan vegetasi sangat berpengaruh pada kelimpahan burung air. Sehingga perlu dilakukan konservasi pada sejumlah lahan basah, dengan memberikan perhatian pada penambahan luas penutupan vegetasi di sekitar perairan terbuka di kompleks lahan basah guna menjaga kelimpahan spesies burung air

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKC. KK TB. 07/14 Sub p
Uncontrolled Keywords: wetlands, habitat configuration, abundance, waterbirds, conservation.
Subjects: Q Science > QH Natural history > QH1 Natural history (General - Including nature conservation, geographical distribution)
Q Science > QH Natural history > QH540-549.5 Ecology
Q Science > QK Botany > QK1-989 Botany
Q Science > QL Zoology > QL671-699 Birds
Divisions: 08. Fakultas Sains dan Teknologi > Program Studi Biologi (S2)
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
Subiyanto, 081141011UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorAGOES SOEGIANTO, Prof. Dr. Ir., DEAUNSPECIFIED
ContributorBambang Irawan, Prof. Dr., M.Sc.UNSPECIFIED
Depositing User: Nn Duwi Prebriyuwati
Date Deposited: 12 Jun 2017 18:14
Last Modified: 12 Jun 2017 18:14
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/38743
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item