PENGARUH PENYISIHAN PENCADANGAN ASET, KUALITAS KREDIT, DEWAN KOMISARIS, KOMITE AUDIT, UKURAN DAN KUALITAS AUDITOR TERHADAP MANAJEMEN LABA

FABIO DANIEL HUTAPEA, 041224253001 (2014) PENGARUH PENYISIHAN PENCADANGAN ASET, KUALITAS KREDIT, DEWAN KOMISARIS, KOMITE AUDIT, UKURAN DAN KUALITAS AUDITOR TERHADAP MANAJEMEN LABA. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s2-2014-hutapeafab-33865-8.abstr-k.pdf

Download (549kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s2-2014-hutapeafab-33865-1.fulltext.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Kinerja manajemen dapat diketahui melalui informasi keuangan yang dilaporkan, salah satu indikatornya adalah perolehan laba. Pengaturan nilai laba melalui pemilihan kebijakan akuntansi tertentu untuk memaksimalkan utilitas maupun pengaturan perolehan laba disebut dengan manajemen laba. Manajemen laba terbagi menjadi dua kategori. Pertama, manajemen laba akrual yaitu manipulasi dilakukan melalui pengakuan akrual dan tidak memiliki pengaruh terhadap arus kas, salah satu contoh dalam sektor perbankan adalah penyisihan pencadangan aset, yang merupakan suatu akrual besra bagi perbankan. Kedua, manajemen laba riil yaitu ketika manipulasi yang dilakukan melibatkan transaksi yang memiliki pengaruh terhadap arus kas. Hal ini tidak mudah dilakukan mengingat dampak langsungnya pada proses bisnis. Perbankan sejak lama telah menjadi salah satu pilar kemakmuran ekonomi diseluruh dunia. Sektor tersebut merupakan salah satu pilar perekonomian dalam sistem keuangan yang memiliki peran penting dalam kesuksesan maupun kegagalan perekonomian. Di Indonesia industri perbankan termasuk dalam highly regulated industry dimana Pemerintah dan beberapa instansi lain turut mengawasi dan menentukan kebijakan atau peraturan terhadap industri tersebut. Bank harus menjadi pihak yang dapat dipercaya dan transparan, agar terbentuk praktek perbankan yang kuat, sehat dan stabil. Kinerja suatu bank tidak terlepas dari peran manajemen sebagai pengelola yang dipimpin oleh seorang manager. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan apakah manajemen perbankan melakukan manipulasi laba melalui penyisihan pencadangan, penentuan rasio kredit bermasalah serta apakah karakteristik dari organ pengawas internal dalam Good Corporate Governance (GCG) dapat mempengaruhi praktek manajemen laba. Penelitian dilakukan pada sektor perbankan di Indonesia periode tahun 2011 sampai dengan 2013. Penelitian tersebut menunjukkan bahwa penyisihan pencadangan aset, rasio kredit bermasalah, ukuran dewan dan frekuensi rapat komite audit tidak berpengaruh secara signifikan terhadap manajemen laba. Namun ukuran bank berpengaruh signifikan terhadap manajemen laba Kualitas auditor tidak berpengaruh signifikan terhadap hubungan antara penyisihan pencadangan, rasio kredit bermasalah terhadap manajemen laba perbankan.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKB KK-2. TEA. 37-14 Hut p
Uncontrolled Keywords: earnings management, loan loss provision, non performing loans, boards, audit commitee, bank size and auditor's quality.
Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory > HB522-715 Income. Factor shares
H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28-70 Management. Industrial Management
H Social Sciences > HG Finance > HG1-9999 Finance > HG1501-3550 Banking
H Social Sciences > HG Finance > HG1-9999 Finance > HG3691-3769 Credit. Debt. Loans
H Social Sciences > HJ Public Finance > HJ9-9940 Public finance > HJ9701-9940 Public accounting. Auditing
Divisions: 04. Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Magister Akuntansi
Creators:
CreatorsEmail
FABIO DANIEL HUTAPEA, 041224253001UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorArdianto, Dr., SE., M.Si., CMA., CA., AkUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Duwi Prebriyuwati
Date Deposited: 11 Jun 2017 21:33
Last Modified: 11 Jun 2017 21:34
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/38934
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item