PEMBATALAN HIBAH WASIAT OLEH HAKIM DALAM SENGKETA WARISAN DI PENGADILAN TINGGI KUPANG-NUSA TENGGARA TIMUR

GIVEN PIAN, 031214253156 (2014) PEMBATALAN HIBAH WASIAT OLEH HAKIM DALAM SENGKETA WARISAN DI PENGADILAN TINGGI KUPANG-NUSA TENGGARA TIMUR. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s2-2014-piangiven-33995-7.abstr-i.pdf

Download (662kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s2-2014-piangiven-33995-full text.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Warisan merupakan peninggalan harta kekayaan oleh seorang pewaris, dan pewaris dapat mewariskan harta warisannya kepada seseorang melalui hibah wasiat. mengenai pembatalan suatu hibah wasiat dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu pertama, dapat dibatalkan oleh pewaris sewaktu pewaris masih hidup, kedua, dibatalkan oleh hakim apabila disengketakan di pengadilan atau batal demi hukum. dalam praktek di Kupang-NTT, pembatalan hibah wasiat dapat terjadi apabila pewaris menyalahgunakan warisan tersebut atau apabila pewaris melakukan perbuatan melawan hukum dan melalui putusan pengadilan apabila terjadi sengketa antara para ahli waris atau keluarga pewaris dengan penerima hibah wasiat. Masalah hukum yang diangkat dalam penelitian tesis ini adalah : (1) kekuatan hukum pembatalan hibah wasiat oleh hakim dalam sengketa warisan di Kupang-NTT, dan (2) akibat hukum pembatalan hibah wasiat oleh hakim dalam sengketa warisan di Kupang-NTT. Penelitian ini menggunakan tipe penelitian hukum dengan pendekatan pendekatan perundang-undangan (statue approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach) dan pendekatan Kasus (case approach) serta mengacu kepada bahan hukum primer, bahan hukum sekunder dan bahan hukum penunjang. Penemuan dari penelitian ini adalah (1) Putusan Pengadilan terhadap perkara pembatalan hibah wasiat mempunyai kekuatan hukum mengikat sebagai undang-undang bagi para pihak yang bersengketa, oleh karena itu penggugat dan tergugat harus menjalankan putusan pengadilan tersebut dengan itikat baik, sukarela dan penuh tanggung jawab. (2) akibat hukum pembatalan hibah wasiat oleh hakim adalah hapusnya hak waris dan timbulnya hak waris serta adanya ahli waris baru selain anak kandung. Ahli waris baru tersebut berasal dari anak angkat dan dari keponakan kandung.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKB KK-2. TMK. 87-14 Pia p
Uncontrolled Keywords: Hukum Waris Adat, Hibah Wasiat, Pembatalan Hibah Wasiat, Kekuatan Hukum, Akibat Hukum
Subjects: K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K3154-3370 Constitutional law > K3289-3367 Organs of government > K3367 The judiciary
K Law > KB Religious law in general > KB1-4855 Religious law in general. Comparative religious law. Jurisprudence > KB400-4855 Interdisciplinary discussion of subjects > KB632-636.2 Inheritance and succession
K Law > KB Religious law in general > KB1-4855 Religious law in general. Comparative religious law. Jurisprudence > KB400-4855 Interdisciplinary discussion of subjects > KB636.3 Gifts. Charitable gifts. Donations
Divisions: 03. Fakultas Hukum > Magister Kenotariatan
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
GIVEN PIAN, 031214253156UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorSri Hajati, Prof., Dr., S.H., M.SUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Duwi Prebriyuwati
Last Modified: 23 Aug 2016 07:22
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/38978
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item