Makna dan Ideologi Komunitas Sepeda Kebo di Surabaya dalam Kajian Subkultur

Pariyanto, 121214153002 (2014) Makna dan Ideologi Komunitas Sepeda Kebo di Surabaya dalam Kajian Subkultur. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s2-2015-pariyanto-35525-3.abstr-k.pdf

Download (137kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
27.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Era globalisasi dan modern telah menimbulkan perkembangan dan perubahan budaya, dari gaya hidup tradisional ke gaya hidup modern, semisal alat transportasi klasik sepeda kebo (sepeda onthel) beralih ke sepeda motor dan pakaian tradisional berganti ke pakaian modern. Menariknya ditengah budaya modern, komunitas sepeda kebo di Surabaya justru hadir dengan gaya hidup tradisional. Berkaitan fonomena budaya ini, penelitian ini memiliki tujuan pertama, mengetahui makna komunitas sepeda kebo di Surabaya bagi anggotanya, kedua, mengetahui makna menjadi anggota komunitas sepeda kebo di Surabaya bagi anggotanya, ketiga, mengetahui ideologi yang dibentuk dan dibangun dalam komunitas sepeda kebo di Surabaya, untuk mengetahui apakah fenomena budaya komunitas sepeda kebo di Surabaya merupakan wujud subkultur atau hanya sekedar komunitas. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan paradigma fenomenologi. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik sampel bertujuan atau purpossive sampling. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi partisipan dan wawancara mendalam. Analisis data pada penelitian ini menggunakan teknik analisi data model Creswell. Model analisis ini terdiri dari beberapa kompunen utama, diantaranya adalah pengolahan data, membaca dan mengingat data, mengklasifikasi data, interprestasi data, dan visualisasi atau presentasi data. Pada penelitian ini ditemukan pertama, makna komunitas sepeda kebo di Surabaya bagi anggotanya sebagai bentuk persaudaraan, kekeluargaan, kerukunan, melestrikan budaya, dan guyup sesama onthelis (pengguna sepeda kebo), kedua, makna menjadi anggota komunitas sepeda kebo di Surabaya bagi anggotanya adalah sebagai identitas memiliki kesadaran untuk melestarikan budaya (uri-uri budaya), berjiwa sosial, kesederhanaan, berjiwa kepahlawan, dan sehat, ketiga, ideologi yang dibentuk dan dibangun dalam komunitas sepeda kebo di Surabaya adalah ideologi nasionalisme dan ideologi persatuan dan kesatuan. Komunitas sepeda kebo di Surabaya terbagi menjadi dua bagian mayoritas anggota komunitas sepeda kebo memiliki gaya hidup non-mainstream hanya dalam acara komunitas sepeda kebo, sementara dalam kehidupan sehari-harinya mengikuti budaya mainstream. Sedangkan onthelis yang memiliki gaya hidup non-mainstream secara total ditemukan pada minoritas anggota komunitas sepeda kebo seperti onthelis pelaku Keliling Nusantara dan sebagian anggota komunitas sepeda kebo yang latar belakangnya seniman ataupun veteran. Komunitas sepeda kebo di Surabaya merupakan bentuk subkultur era globalisasi yaitu bentuk hibrida identitas yang disisi lain menjadi individu non-mainstream tapi juga bisa mengikuti budaya mainstream, dimana digunakan untuk resistensi budaya dan budaya tandingan terhadap budaya mainstream yaitu budaya yang dibawa arus globalisasi.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKB KK-2 TKSB 01/15 Par m
Uncontrolled Keywords: old-fashioned bike, significance, orientation, clique, subculture
Subjects: H Social Sciences > HM Sociology > HM(1)-1281 Sociology > HM711-806 Groups and organizations > HM756-781 Community
Divisions: 12. Fakultas Ilmu Budaya > Magister Kajian Sastra dan Ilmu Budaya
Creators:
CreatorsEmail
Pariyanto, 121214153002UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorToetik Koesbardiati, Dr.Phil.UNSPECIFIED
ContributorSri Endah Kinasih, S. Sos.,M.Si.UNSPECIFIED
Depositing User: Nn Husnul Khotimah
Date Deposited: 21 Oct 2016 21:45
Last Modified: 21 Oct 2016 21:45
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/39260
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item