GAMBARAN PERILAKU DAN DINAMIKA EFEK PENGAMAT PADA TETANGGA LAKI-LAKI SAKSI TINDAK KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA

NIDO DIPO WARDANA, 111211132084 (2016) GAMBARAN PERILAKU DAN DINAMIKA EFEK PENGAMAT PADA TETANGGA LAKI-LAKI SAKSI TINDAK KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
12 ABSTRAK.pdf

Download (363kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran perilaku pengamat tetangga laki-laki di Surabaya dalam menghadapi tindak kekerasaan dalam rumah tangga (KDRT) serta memahami dinamika efek pengamat pada tetangga laki-laki yang pernah menyaksikannya. Pengamat didefinisikan sebagai orang yang terlibat dalam tindak penindasan, tapi bukan merupakan korban maupun pelaku (Katz, 2006). Sedangkan efek pengamat adalah fenomena di mana seseorang menjadi lebih tidak mungkin untuk melakukan intervensi dari sebuah situasi darurat, jika terdapat pengamat lain yang hadir (Darley & Latané, 1968). Menggunakan metode campuran dengan desain triangulasi konkuren, penelitian ini melibatkan 94 laki-laki, yang terdiri dari pengamat potensial dan pengamat aktual, sebagai responden survei. Tiga di antaranya yang pernah menyaksikan tindak KDRT juga menjadi partisipan wawancara. Hasil survei penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata responden merasakan hambatan situasional yang rendah dan merasakan kohesivitas ketetanggan yang tinggi, tetapi hanya memiliki intensi yang sedang untuk menolong tetangganya dari tindak KDRT. Eksplorasi dinamika efek pengamat melalui wawancara menemukan bahwa ketiga partisipan mengalami ketidakpedulian pluralistik, difusi tanggung jawab, dan inhibisi khalayak yang menyebabkan terjadinya efek pengamat. Penelitian ini juga berhasil mengidentifikasi beberapa faktor lain yang muncul pada semua partisipan dan menghambat intervensi pengamat, yakni: persepsi terhadap pelaku, persepsi terhadap tindak KDRT, norma sosial terkait intervensi tindak KDRT, dan persepsi resiko rusaknya hubungan ketetanggaan. Selain itu, ditemukan juga bahwa kohesivitas ketetanggaan, yang juga dikaji dalam penelitian ini, tidak membuat partisipan menjadi mau melakukan intervensi terhadap tindak KDRT yang mereka saksikan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 PSI.49/16 War g
Uncontrolled Keywords: perilaku pengamat, efek pengamat, kekerasan dalam rumah tangga, tetangga laki-laki, kohesivitas ketetanggaan
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology > BF1-940 Psychology
H Social Sciences > HQ The family. Marriage. Woman > HQ1-2044 The Family. Marriage. Women > HQ503-1064 The family. Marriage. Home
Divisions: 11. Fakultas Psikologi
Creators:
CreatorsEmail
NIDO DIPO WARDANA, 111211132084UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorMargaretha, S.Psi., P.G.Dip.Psych., M.Sc.UNSPECIFIED
Depositing User: Guruh Haris Raputra
Date Deposited: 22 Jul 2016 06:33
Last Modified: 10 Jul 2017 22:57
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/39881
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item