PENATALAKSANAAN VERTIGO MENGGUNAKAN METODE AKUPUNKTUR PADA TITIK SANYINJIAO (SP6), DIJI (SP8), YINLINQUAN (SP9) DENGAN PEMBERIAN HERBAL KOMBINASI PEGAGAN (CENTELLA ASIATICA) DAN BUAH ADAS (FOENICULUM VULGARE)

MAHARANI, SHINTA DEWI (2016) PENATALAKSANAAN VERTIGO MENGGUNAKAN METODE AKUPUNKTUR PADA TITIK SANYINJIAO (SP6), DIJI (SP8), YINLINQUAN (SP9) DENGAN PEMBERIAN HERBAL KOMBINASI PEGAGAN (CENTELLA ASIATICA) DAN BUAH ADAS (FOENICULUM VULGARE). Tugas Akhir D3 thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (ABSTRAK)
FV TA PT 03 16 Mah p_Part5.pdf

Download (207kB)
[img] Text (FULL TEXT)
FV TA PT 03 16 Mah p.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Vertigo adalah perasaan seolah-olah penderita bergerak atau berputar, atau seolah-olah benda di sekitar penderita bergerak atau berputar yang biasanya disertai dengan mual dan kehilangan keseimbangan. Dalam kedokteran timur penyakit ini termasuk dalam konsep “dizziness” yang merupakan gejala subyektif yang sangat luas dengan gejala berupa pandangan kabur, ilusi berpindah dan sensasi berputar dan hal ini kadang disertai dengan mual, muntah dan berkeringat yang mana kebanyakan terlihat seperti meniere’s syndrome, cervical spondylosis, penyakit vaskuler dari arteri vertebrobasilar, anemia, hipertensi, dan penyakit cerebral vaskular dalam pengobatan barat. (Yanfu, 2010). Penanganan vertigo dengan sindrom Defisiensi Qi dan Darah dengan gejala pusing, sulit bergerak, sering kambuh dan terlalu lelah, kelelahan, muka pucat, palpitasi, insomnia, lidah berwarna pucat dan nadi lemah. Menggunakan akupunktur dengan prinsip terapi yang digunakan adalah tonifikasi Qi dan darah serta menguatkan limpa. Titik yang digunakan adalah Sanyinjiao (SP6) merupakan pertemuan 3 meridian Yin, Diji (SP8) merupakan titik Xi limpa, Yinlinquan (SP9) merupakan titik He limpa , Baihui (GV 20) dan Fengchi (GB20) untuk meregulasi Qi di kepala dan mengurangi pusing, Zusanli (ST36) utnuk menguatkan fungsi lambung dan limpa, Qihai (CV6) dan Guanyuan (CV4) yang merupakan titik Qi penguat tubuh. Terapi akupunktur dilakukan sebanyak 12 kali terapi, selain itu juga diberikan kombinasi herbal yang diberikan dengan komposisi 3g serbuk simplisia pegagan dan 5g serbuk simplisia buah adas. Kedua herbal ini dibuat teh dengan 330ml air dan diminum 1 kali sehari. Terapi herbal dilakukan setiap hari selama 30 hari. Berdasarkan hasil studi kasus penanganan vertigo dengan terapi akupunktur menggunakan titik Sanyinjiao (SP6), Diji (SP8), Yinlinquan (SP9), Baihui (GV20), Fengchi (GB20), Zusanli (ST36), Qihai (CV6) dan Guanyuan (CV4) serta terapi herbal kombinasi pegagan dan buah adas, terbukti dapat mengurangi resiko kambuhnya vertigo serta gejala vertigo, dengan bukti berkurangnya frekuensi kambuhnya vertgio dari bulan-bulan sebelumnya.

Item Type: Thesis (Tugas Akhir D3)
Additional Information: KKB KK-2 FV.PT 03/16 Mah p
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica > RS1-441 Pharmacy and materia medica
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
MAHARANI, SHINTA DEWIUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
UNSPECIFIEDTheresia Indah Budhy S., Dr.,drg.,M.Kes.AkpUNSPECIFIED
UNSPECIFIEDWidayat Sastrowardoyo, dr.,Sp.FKUNSPECIFIED
Depositing User: Unnamed user with email indah.fatma@staf.unair.ac.id
Date Deposited: 26 Jul 2016 02:53
Last Modified: 26 Jul 2016 02:53
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/39902
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item