IDENTIFIKASI DAN PREVALENSI CACING EKTOPARASIT KAKAP MERAH (Lutjanus argentimaculatus) PADA KERAMBA JARING APUNG DI BALAI BESAR PERIKANAN BUDIDAYA LAUT LAMPUNG

MUHAMMAD KHOLIQUL AMIIN, 141211131002 (2016) IDENTIFIKASI DAN PREVALENSI CACING EKTOPARASIT KAKAP MERAH (Lutjanus argentimaculatus) PADA KERAMBA JARING APUNG DI BALAI BESAR PERIKANAN BUDIDAYA LAUT LAMPUNG. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
RINGKASAN.pdf

Download (143kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
PK.BP.34-16 Ami i.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Ikan kakap merah (Lutjanus argentimaculatus) merupakan komiditi ikan karang paling banyak dieksploitasi dan merupakan salah satu jenis ikan yang memiliki harga jual relatif mahal dibandingkan dengan jenis ikan karang lainnya. Kakap merah merupakan salah satu komoditas ekspor dari subsektor perikanan yang permintaannya terus meningkat. Menurut data Kementerian Kelautan dan Perikanan (2015) produksi ikan kakap dunia pada tahun 2013 sebesar 75.375 ton. Produksi tersebut,turun dibandingkan dengan tahun sebelumnya yaitu sebesar 77.538 ton. Menurunnya produksi ikan kakap dapat disebabkan oleh berbagai hal diantaranya serangan penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis spesies dan prevalensi cacing ektoparasit yang menginfestasi kakap merah (Lutjanus argentimaculatus) di Keramba Jaring Apung Balai Besar Perikanan Budidaya Laut, Lampung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling. Parameter utama yang diamati dalam penelitian ini adalah jenis spesies cacing ektoparasit dan prevalensi. Parameter pendukung dalam penelitian ini adalah kualitas air pada keramba jaring apung ikan kakap merah meliputi suhu, pH, oksigen terlarut, salinitas dan amoniak. Cacing ektoparasit yang ditemukan pada ikan kakap merah di Keramba Jaring Apung di BBPBL Lampung adalah Benedenia epinepheli, Neobenedenia girellae, dan Haliotrema epinepheli. Prevalensi cacing ektoparasit pada di keramba jaring apung di BBPBL Lampung sebesar 100% dan frekuensi infestasi tergolong always (selalu), Prevalensi ikan yang terinfestasi cacing ektoparasit Haliotrema epinepheli sebesar 100 % dengan frekuensi infestasi tergolong always (selalu), namun ada yang terinfestasi campuran antara Haliotrema epinepheli dan Benedenia epinepheli sebesar 20 % dengan frekuensi infestasi tergolong often (sering), sedangkan Haliotrema epinepheli dan Neobenedenia girellae sebesar 40 % dengan frekuensi infestasi tergolong commonly (biasa), hal ini sama dengan infestasi campuran antara Neobenedenia girellae dan Benedenia epinepheli sebesar 40%. Terdapat perbedaan prevalensi antara cacing ektoparasit yang menginfestasi di Keramba Jaring Apung, BBPBL Lampung.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK PK.BP.34/16 Ami i
Uncontrolled Keywords: CACING EKTOPARASIT; KAKAP MERAH (Lutjanus argentimaculatus); KERAMBA JARING APUNG
Subjects: S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling > SH1-691 Aquaculture. Fisheries. Angling > SH201-399 Fisheries > SH343.2-343.3 Fishery oceanography. Fishery meteorology
S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling > SH1-691 Aquaculture. Fisheries. Angling > SH201-399 Fisheries > SH343.4 Fishery research vessels
Divisions: 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan
Creators:
CreatorsEmail
MUHAMMAD KHOLIQUL AMIIN, 141211131002UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorSri Subekti, Prof. Dr. Hj., drh., DEA, Ir., M.Si.UNSPECIFIED
ContributorKismiyati, DrUNSPECIFIED
Depositing User: Guruh Haris Raputra
Date Deposited: 27 Jul 2016 06:01
Last Modified: 27 Jul 2016 06:01
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/39942
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item