FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KELELAHAN MATA PADA JURU LAS DI PT. X

DEDY SETIAWAN, 101111210 (2016) FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KELELAHAN MATA PADA JURU LAS DI PT. X. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
HALAMAN DEPAN .pdf

Download (840kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
Skripsi CADANGAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Baja adalah logam yang berat, sehingga banyak orang menggunakannya dan membentuknya untuk setiap keperluannya. Pengelasan adalah cara untuk merekayasa logam ke dalam bentuk yang berbeda. Proses pengelasan menimbulkan banyak risiko bahaya terhadap juru las termasuk kesehatan mata. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kelelahan mata pada juru las di PT. X. Penelitian dilakukan dengan rancangan cross sectional dan observasional. Subyek adalah 20 juru las di PT. X. Pengambilan data dilakukan dengan metode wawancara, penggunaan alat ukur, dan pemeriksaan subyek. Variabel bebas penelitian adalah umur, kelainan refraksi, dan intensitas cahaya las. Sedangkan variabel terikat penelitian adalah kelelahan mata. Hubungan antara umur dengan kelelahan mata menggunakan uji Spearman. Hubungan antara kelainan refraksi dengan kelelahan mata menggunakan uji Fishers Exact. Hubungan antara intensitas cahaya las dengan kelelahan mata menggunakan uji Pearson Product Moment. Berdasarkan hasil uji statistik, terdapat hubungan yang bermakna antara umur dengan kelelahan mata (p=0,007). Bertambahnya umur mengakibatkan penurunan kemampuan dan ketahanan mata. Selain itu, tidak terdapat hubungan yang bermakna antara kelainan refraksi dengan kelelahan mata (p=0,140). Hal ini dapat terjadi karena kelainan refraksi telah dikoreksi selama melakukan pengelasan. Hasil lainnya menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara intensitas cahaya las dengan kelelahan mata (p=0,023). Paparan intensitas cahaya las yang tinggi akan menghasilkan kontras cahaya sehingga mata membutuhkan usaha yang lebih kuat untuk beradaptasi. Kesimpulan yang didapat adalah semakin tua umur juru las maka akan meningkatkan terjadinya kelelahan mata. Selain itu, paparan intensitas cahaya las yang tinggi akan meningkatkan angka kejadian kelelahan mata. Juru las diharuskan memakai face shield selama mengelas dan perlu diawasi secara ketat oleh perusahaan. Selain itu, perusahaan harus melakukan pemeriksaan mata secara rutin dan memberikan konseling dalam upaya pencegahan kelelahan mata dari juru las sendiri.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM.22/16 Set f
Uncontrolled Keywords: umur, intensitas cahaya las, kelelahan mata
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine > RA565-600 Environmental health
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsNIM
DEDY SETIAWAN, 101111210UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorTri Martiana, Prof. Dr., dr., M.S.UNSPECIFIED
Depositing User: mat sjafi'i
Date Deposited: 04 Aug 2016 01:09
Last Modified: 04 Aug 2016 01:09
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/40178
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item