ANALISIS REGRESI BINOMIAL NEGATIF UNTUK MEMODELKAN JUMLAH KEMATIAN BAYI DI JAWA TIMUR TAHUN 2014

VEMA AISYA RAHMA, 101211133045 (2016) ANALISIS REGRESI BINOMIAL NEGATIF UNTUK MEMODELKAN JUMLAH KEMATIAN BAYI DI JAWA TIMUR TAHUN 2014. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (72kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
371. 40185.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Regresi merupakan analisis statistik untuk mengetahui hubungan antara variabel terikat dan variabel bebas. Umumnya, analisis regresi digunakan pada skala data dengan variabel terikat berupa data kontinyu, namun pada beberapa kejadian, variabel terikat berupa data diskrit. Analisis regresi yang digunakan pada data diskrit adalah regresi binomial negatif. Regresi binomial negatif biasanya digunakan jika terjadi overdispersi. Salah satu kasus data diskrit adalah jumlah kematian bayi. Jumlah kematian bayi berbanding lurus dengan AKB (Angka Kematian Bayi). Tahun 2014, Jawa Timur mengalami penurunan AKB dari tahun sebelumnya sebesar 1,28, namun capaian yang didapatkan belum dapat mencapai target MDGs. Penelitian bertujuan menentukan model regresi binomial negatif untuk menganalisis jumlah kematian bayi di Provinsi Jawa Timur tahun 2014. Penelitian ini merupakan penelitian unobstruktif. Data yang digunakan merupakan data sekunder dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur yang telah dipublikasikan. Variabel bebas penelitian adalah cakupan K4, bumil risti, RT ber-PHBS, bayi yang diberi ASI eksklusif, kematian neonatal, imunisasi dasar lengkap, KN1, dan KN lengkap. Hasil pengujian regresi binomial negatif menunjukkan bahwa data mengalami overdispersi dan terjadi multikolinieritas pada variabel KN1 dan KN lengkap. Variabel yang berpengaruh positif terhadap jumlah kematian bayi di Jawa Timur adalah jumlah kematian neonatal (p-value = 0,0001). Semakin besar jumlah kematian neonatal, maka semakin besar pula jumlah kematian bayi. Kesimpulan penelitian ini adalah model regresi binomial negatif dengan variabel kematian neonatal memiliki nilai AIC dan BIC yang lebih kecil dibandingkan model dengan variabel cakupan K4, bumil risti, RT ber-PHBS, bayi yang diberi ASI eksklusif, kematian neonatal, imunisasi dasar lengkap (AIC = 377,901; BIC = 382,814), sehingga model regresi binomial negatif dengan variabel kematian neonatal merupakan model terbaik untuk menganalisis jumlah kematian bayi di Jawa Timur tahun 2014.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM.167/16 Rah a
Uncontrolled Keywords: regresi binomial negatif, overdispersi, jumlah kematian bayi
Subjects: R Medicine > RJ Pediatrics > RJ101 Child Health. Child health services
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
VEMA AISYA RAHMA, 101211133045UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorSoenarnatalina Melaniani, Dr., Ir.,M.Kes.UNSPECIFIED
Depositing User: Guruh Haris Raputra
Date Deposited: 04 Aug 2016 05:42
Last Modified: 09 Jul 2017 18:12
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/40185
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item