PENINGKATAN PEMAHAMAN DAN GAIRAH BELAJAR MAHASISWA TERHADAP MATA KULIAH KIMIA ANORGANIK II MELALUI METODE KOOPERATIF STAD DENGAN MEMASUKKAN PRINSIP KEG DALAM QUANTUM TEACHING

HERMININGSIH D.S, Ir. and Hartati, Dra., M.Si and Hamami, Drs., M.Si (2005) PENINGKATAN PEMAHAMAN DAN GAIRAH BELAJAR MAHASISWA TERHADAP MATA KULIAH KIMIA ANORGANIK II MELALUI METODE KOOPERATIF STAD DENGAN MEMASUKKAN PRINSIP KEG DALAM QUANTUM TEACHING. UNIVERSITAS AIRLANGGA, -. (Unpublished)

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-res-2007-herminings-4197-lp4007-k.pdf

Download (331kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-res-2007-herminings-4197-lp4007.pdf

Download (2MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Mata kuliah Kimia Anorganik II merupakan mata kuliah wajib bagi mahasiswa Jurusan Kimia FMIPA Unair yang dapat diambil mulai semester IV. Mata kuliah ini merupakan mata kuliah prasyarat bagi mata kuliah lain di atasnya, seperti Kimia Anorganik Fisik dan Kapita Selekta Kimia Anorganik. Selama ini mata kuliah dikelola dengan metode ceramah, diskusi kelas dan pemberian tugas secara terstruktur. Evaluasi belajar mahasiswa selama 2 tahun terakhir menunjukkan hasil cukup baik, walaupun belum dapat dikatagorikan maksimal, karena nilai < C (D/E) rata-rata tahun akademik 2002/2003 dan 2003/2004 adalah sebesar 13,35%. Selain itu, hasil evaluasi kinerja dosen tahun 2003/2004 untuk mata kuliah Kimia Anorganik II menunjukkan bahwa indeks kepuasan mahasiswa pada komponen variasi metode pembelajaran, media pembelajaran, dan pemberian umpan balik terhadap evaluasi belajar mahasiswa relatif lebih rendah dibandingkan indeks kepuasan pada komponen yang lain. Hal ini didukung pula oleh data hasil evaluasi mata kuliah tersebut yang dilakukan oleh mahasiswa melalui komputer secara on line tahun 2003/2004 menunjukkan bahwa sebanyak 66% mahasiswa menyatakan metode pembelajaran yang digunakan pada mata kuliah Kimia Anorganik II kurang tepat. Oleh karena itu, diperlukan suatu metode lain agar basil evaluasi belajar mahasiswa menjadi lebih baik yang disebabkan adanya peningkatan pemahaman mahasiswa terhadap mata kuliah ini. Pemahaman mahasiswa terhadap mata kuliah ini diharapkan dapat meningkat jika gairah belajar mahasiswa dalam proses pembelajaran meningkat. Pokok bahasan mata kuliah ini hampir keseluruhan dianggap mahasiswa sebagai materi hafalan saja, sehingga ketika evaluasi dilakukan sesuai dengan tujuan instruksional maksimal yang dikehendaki, mahasiswa tidak dapat mengerjakan dengan benar. Karena persepsi yang demikian ini sudah melekat pada mahasiswa, akibatnya mahasiswa sering kurang antusias dalam perkuliahan dan diskusi kelas, karena kelas terasa menjemukan. Oleh karena itu, akan dicoba suatu metode diskusi kelompok yang merupakan metode kooperatif. Metode ini dipilih karena beberapa alasan, antara lain agar mahasiswa dapat aktif dalam proses pembelajaran dan kelas dapat terkesan hidup dan tidak menjemukan. Metode kooperatif yang akan digunakan adalah metode STAD, karena metode ini relatif sederhana dan telah dibuktikan dapat digunakan dalam proses pembelajaran ilmu pengetahuan alam (Blosser, 1992). Selama proses pembelajaran berlangsung, dosen mempraktikkan prinsip Know It, Explain, and Get it .. Give feedback (KEG) dalam quantum teaching, agar kelas menjadi lebih bergairah dan proses pembelajaran berjalan lebih lancar.

Item Type: Other
Additional Information: KKC KK LP 40/07 Her p
Uncontrolled Keywords: CHEMISTRY, ANALYTIC - STUDY AND TEACHING
Subjects: Q Science > QD Chemistry
Divisions: 08. Fakultas Sains dan Teknologi > Kimia
Unair Research > Non-Exacta
Creators:
CreatorsEmail
HERMININGSIH D.S, Ir.UNSPECIFIED
Hartati, Dra., M.SiUNSPECIFIED
Hamami, Drs., M.SiUNSPECIFIED
Depositing User: Tn Fariddio Caesar
Date Deposited: 28 Oct 2016 22:04
Last Modified: 28 Oct 2016 22:04
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/40344
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item