ANALISIS PERBANDINGAN EFEKTIVITAS KINERJA KEUANGAN SEBELUM DAN SESUDAH MERGER DAN AKUISISI

LIA CAMELLIA, 040214518 (2010) ANALISIS PERBANDINGAN EFEKTIVITAS KINERJA KEUANGAN SEBELUM DAN SESUDAH MERGER DAN AKUISISI. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2011-camelliali-15194-abstraka-0.pdf

Download (829kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2011-camelliali-12651-a47110.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Perubahan yang signifikan dalam lingkungan bisnis, seperti globalisasi, kemajuan teknologi komputer dan telekomunikasi, telah menciptakan persaingan yang sangat ketat. Respon perusahaan-perusahaan terhadap meningkatnya persaingan ini sangat beragam. Ada yang memilih untuk memfokuskan resources pada suatu segmen tertentu yang lebih kecil, ada yang tetap bertahan dengan apa yang dilakukannya selama ini dan ada pula yang menggabungkan diri menjadi satu perusahaan besar dalam industri. Pilihan yang terakhir ini merupakan bagian upaya restrukturisasi perusahaan agar sinergi, baik melalui pencapaian economics of scale, financial economies, dan peningkatan market power. Akuisisi dan merger dan menjadi strategi yang dipilih perusahaan untuk merealisasikan sinergi yang menjanjikan itu. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan profitability ratio, growth ratio, valuation measures, dan receivable intensiveness ratio sebelum dan sesudah perusahaan melakukan akuisisi dan perusahaan melakukan merger. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang tercatat di Bursa Efek Indonesia sebesar 140 perusahaan. Teknik penentuan sampel dengan menggunakan purposive sampling yaitu pengambilan sampel dengan kriteria perusahaan manufaktur yang melakukan akuisisi dan merger selama tahun 1998 - 2006. Berdasarkan kriteria yang sudah ditetapkan maka didapat 21 perusahaan yang melakukan akuisisi dan 21 perusahaan yang melakukan merger. Hasil pengujian menunjukkan bahwa receivable intensiveness ratio berupa sales to receivable dan receivable to inventory yang bisa membedakan sebelum dan sesudah perusahaan melakukan merger. Sedangkan ketiga rasio keuangan yang lainnya belum bisa membedakan sebelum dan sesudah perusahaan melakukan merger, yaitu profitability ratio, growth ratio dan valuation measures. Return on equity dan book value of equity belum bisa membedakan sebelum dan sesudah perusahaan melakukan akuisisi. Sedangkan return on asset, earning per share, dividend per share, price earnings ratio, sales to receivable dan receivable to inventory dapat membedakan sebelum dan sesudah perusahaan melakukan akuisisi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 A.471/10 Cam a
Uncontrolled Keywords: TOTAL QUALITY MANAJEMEN
Subjects: T Technology > TS Manufactures > TS156 Quality control and management
Divisions: 04. Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Akuntansi
Creators:
CreatorsEmail
LIA CAMELLIA, 040214518UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorSri Ningsih, SE., M.Si., Ak.UNSPECIFIED
Depositing User: Nn Sheli Erlangga Putri
Date Deposited: 24 Feb 2011 12:00
Last Modified: 18 Oct 2016 23:14
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/4050
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item