EFEKTIVITAS ANTIDIABETIK VANADIL SULFAT PADA MENCIT YANG MENDERITA DIABETES MELLITUS TIPE 2

DIDIK HASMONO, Drs. M.S. and Junaidi Khotib, S.Si., M.Kes., Ph.D., Apt. and SUMAMO, Drs. Sp. FRS (2008) EFEKTIVITAS ANTIDIABETIK VANADIL SULFAT PADA MENCIT YANG MENDERITA DIABETES MELLITUS TIPE 2. UNIVERSITAS AIRLANGGA, SURABAYA. (Unpublished)

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-res-2008-hasmonodid-6876-lp1330-t.pdf

Download (391kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-res-2008-hasmonodid-6876-lp13308.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Diabetes adalah suatu kelainan metabolik yang bersifat kronik dimana terjadinya peningkatan kadar gula dalam darah. Di negara maju seperti Amerika Serikat tingkat prevalensi lebih dari 7 % atau sekitar 18.2 juta penduduk. Jumlah ini diprediksi akan terus meningkat dari tahun ke tahun mengikuti gaya hidup, tingkat obesitas, lamanya harapan hidup dan polusi udara yang semakin tinggi. Sebagai akibatnya biaya pelayanan kesehatan yang menjadi tanggungan pemerintah menjadi sangat besar. Biaya ini akan semakin tinggi bila disertai komplikasi dengan penyakit yang lain. Dewasa ini penggunaan obat antidiabetik ditujukan untuk menambah jumlah insulin dalam darah dengan memberikan insulin dari luar pada penderita diabetes mellitus tipe 1 (insulin dependent diabetes mellitus), memacu pengeluaran insulin dari sel #946;-pankreas dan mengatur metabolisme karbohidrat pada sel otot atau jaringan adiposa untuk diabetes mellitus tipe 2 (non insulin dependent diabetes mellitus). Sehingga penderita diabetes harus menggunakan obat-obat tersebut dalam jangka lama atau selama hidupnya. Akibatnya akan timbul berbagai efek samping, terjadinya penurunan resistensi reseptor insulin, toleransi glukosa dan biaya yang sangat besar. Untuk itu diperlukan terobosan baru untuk mendapatkan metode penanganan diabetes mellitus yang lebih baik dan lebih spesifik. Laporan terbaru menunjukkan bahwa resistensi insulin terjadi karena adanya desensitisasi reseptor insulin sebagai akibat adanya autofosfotasi atau fosforilasi tirosin pada reseptor insulin. Untuk itu perlindungan tirosin dari fosforilasi atau fosfatasi mempunyai arti sangat penting dalam mencegah terjadinya resistensi. Pada penelitian ini dilihat efektifitas penghambat tirosin fosfatasi pada penurunan gula darah pada mencit yang menderita diabetes mellitus. Untuk membuat model diabetes mellitus, mencit jantan galur ICR berumur 10 minggu di injeksi tunggal streptozotosin secara intraperitoneal pada dosis 50-150 mg/kg. Kadar glukosa darah diukur secara periodik dengan menggunakan glucose analyzer kit. Vanadil sulfat diberikan secara sub-kutan sekali sehari selama 7 hari pada mencit yang menderita diabetes mellitus. Efektivitas vanadil sulfat dalam menurunkan kadar glukosa darah diukur pada hari 0, 1, 3, 5, 7 dan 14 setelah pemberian. Pada pemberian streptozotosin dosis rendah (50 mg/kg) dapat menginduksi terjadi diabetes mellitus sebesar 60 % dari populasi mencit. Sementara dengan peningkatan dosis streptozotosin akan meningkatkan prevalensi terjadinya diabetes mellitus. Berdasarkan data penelitian ini dosis yang paling optimal untuk menghasilkan diabetes mellitus tanpa menimbulkan kematian pada mencit adalah 100 mg/kg. Pada induksi streptozotosin 50 mg/kg menunjukkan peningkatan kadar gula darah secara bermakna dari 130.1 ± 6.3 menjadi 185.6 ± 25.4 mg/dl pada hari ke 7 setelah injeksi (p<0.001). Sementara pemberian streptozotosin 100 mg/kg meningkatkan kadar gula darah secara bermakna dari 132.9 ± 11.1 menjadi 302.6 ± 20.8 mg/dl (p<0.0001). Peningkatan kadar gula darah juga naik secara drastis dari 130.5 ± 7.5 menjadi 679.3 ± 38.6 mg/dl setelah induksi streptozotosin 150 mg/kg (p<0.0001). Profil kurva kenaikan kadar glukosa darah terhadap waktu menunjukkan adanya peningkatan secara bermakna dibandingkan dengan kelompok mencit yang hanya mendapatkan dapar sitrat. Fenomena ini merupakan gambaran adanya kerusakan sel #946;-pankreas secara progresif. Pengujian potensi vanadium sebagai penghambat fosforilasi pada tirosin fosfatase dilakukan pada mencit yang menderita diabetes mellitus dengan parameter kemampuan untuk menurunkan kadar glukosa darah. Pada pemberian vanadil sulfat 1 dan 10 mg/kg sehari sekali selama 7 hari tidak memberikan kemaknaan pada penurunan glukosa darah mencit yang menderita diabetes mellitus (F(l,l0)=0.34; p=0.57; untuk 1 mg/kg dan F(1,11)=3.65; p=0.08 untuk 10 mg/kg vanadil sulfat dibandingkan dengan kelompok yang hanya mendapatkan streptozotosin saja). Peningkatan dosis 50 dan 100 mg/kg memberikan penurunan glukosa darah yang signifikan mulai pada hari ke 5 setelah pemberian vanadil sulfat (F(1,11)=18.53; p=0.0012 untuk 50 mg/kg dan F(1,12)=32.18; p=0.001 untuk 10 mg/kg vanadil sulfat dibandingkan pada kelompok yang mendapatkan streptozotosin saja). Pada hari ke 7, kadar glukosa darah diturunkan secara bermakna dari 298.7 ± 23.6 mg/dl menjadi 255.7 ± 20.7 mg/dl pada pemberian vanadil sulfat 10 mg/kg (p<0.01), 190.7 ± 35.7 mg/dl pada pemberian vanadil sulfat 50 mg/kg (p<0.0001), dan pada pemberian vanadil sulfat 100 mg/kg 160.1 ± 39.5 mg/dl (p<0.0001). Ini menunjukkan bahwa dengan pemberian vanadil sulfat akan memperbaiki sensitifitas reseptor insulin untuk memberikan signal pada GLUT 4 dalam memasukkan glukosa dari sistem peredaran darah ke sel otot dan hati. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa streptozotosin dapat menginduksi terjadinya diabetes mellitus pada mencit galur ICR yang ditandai dengan adanya peningkatan kadar glukosa darah. Peningkatan ini dapat dihambat secara efektif dengan pemberian vanadil sulfat dengan cara meningkatkan sensitivitas reseptor insulin.

Item Type: Other
Additional Information: KKB KK-2 LP.133/08 Has e
Uncontrolled Keywords: Antidiabetik; Vanadil Sulfat; Diabetes Mellitus
Subjects: R Medicine
R Medicine > RC Internal medicine
Divisions: Unair Research > Exacta
Creators:
CreatorsEmail
DIDIK HASMONO, Drs. M.S.UNSPECIFIED
Junaidi Khotib, S.Si., M.Kes., Ph.D., Apt.UNSPECIFIED
SUMAMO, Drs. Sp. FRSUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Deby Felnia
Date Deposited: 21 Oct 2016 23:27
Last Modified: 21 Oct 2016 23:27
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/40548
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item