KONSTRUKSI WANITA JAWA DALAM SERAT WULANG PUTRI RELEVANSINYA DENGAN KEHIDUPAN WANITA MODERN

Sri Ratnawati, Dra. M.Si. and Amir Fatih, Drs. M.Hum. and Sumitro, Drs. (2006) KONSTRUKSI WANITA JAWA DALAM SERAT WULANG PUTRI RELEVANSINYA DENGAN KEHIDUPAN WANITA MODERN. UNIVERSITAS AIRLANGGA. (Unpublished)

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-res-2008-ratnawatis-6800-lp1160-k.pdf

Download (355kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-res-2008-ratnawatis-6800-lp11608.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Serat Wulang Putri merupakan salah satu karya Paku Buwono IV yang ditulis dalam bahasa Jawa. Buku tersebut berisi tentang etik dan ajaran moral yang khusus ditulis untuk putri dan wanita keraton. Dalam buku tersebut dijelaskan bahwa seorang putri atau wanita keraton selayaknya mencitrakan diri sebagai wanita ningrat. Oleh karena sebagai wanita bangsawan, perilaku, tutur sapa ditunjukkan dengan kehalusan budi. Sikap dasar wanita Jawa ditandai oleh tingkah laku dan tutur sapa yang menunjukkan kehalusan budi, kesabaran, pasrah dan nrima. Ia diangkat ke alam mistik , mencitra menjelma wanita suci, ikhlas berkorban, dan belas kasih didasarkan atas spirit sepi ing pamrih. Awalnya buku tersebut ditulis untuk putrinya, namun tidak menutup kemungkinan ajarannnya dapat ditranformasi bagi wanita pada umumnya. Teks tersebut datang dari masalalu dan nilai ajarannya pun yang dikungkapkan sesuai dengan kebutuhan saat itu. Sementara kehidupan wanita terus berjalan hingga sekarang dan masa akan datang. Rentang waktu yang cukup lama tersebut sangat dimungkinkan ada pergeseran atau perubahan nilai kewanitaan di masa lalu dengan sekarang bahkan masa akan datang. Berhubung wanita masa kini dihadapkan pada abad teknologi, perubahan politik dan kebebasan memperoleh pendidikan , maka situasi tersebut memberi efek merubah gaya hidup wanita masa kini cenderung berpandangan pragmatic dan hedonis. Sehubungan dengan hal tersebut di atas, maka penafsiran terhadap serat wulang Putri perlu ditafsir ulang. Terlepas pro dan kontra, teks semacam tersebut merupakan ajaran moral yang berangkat dari kultur Jawa, dan merupakan pengalaman dari sang raja. Ajaran tersebut menyangkut kosmologi orang Jawa, oleh karenanya sampai kapan pun ajaran tersebut masih dapat dipelajari oleh kaum wanita.

Item Type: Other
Additional Information: KKB KK-2 LP 116/08 Rat k
Uncontrolled Keywords: WANITA JAWA; SERAT WULANG PUTRI
Subjects: H Social Sciences > HM Sociology > HM(1)-1281 Sociology > HM621-656 Culture
Divisions: Unair Research > Non-Exacta
Creators:
CreatorsEmail
Sri Ratnawati, Dra. M.Si.UNSPECIFIED
Amir Fatih, Drs. M.Hum.UNSPECIFIED
Sumitro, Drs.UNSPECIFIED
Depositing User: Nn Deby Felnia
Date Deposited: 25 Oct 2016 23:01
Last Modified: 25 Oct 2016 23:01
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/40651
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item