POLA PERAWATAN KESEHATAN IBU DAN ANAK PADA MASYARAKAT MIGRAN (PENDATANG)

Arief Wibowo, Dr.,MS and Hari Basuki Notobroto, Dr.,MKes (2005) POLA PERAWATAN KESEHATAN IBU DAN ANAK PADA MASYARAKAT MIGRAN (PENDATANG). UNIVERSITAS AIRLANGGA. (Unpublished)

[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-res-2008-wibowoarie-6831-lp55_08.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-res-2008-wibowoarie-6831-lp55_08-k.pdf

Download (503kB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Kematian ibu dan bayi di Indonesia masih relatif tinggi dan sering hal ini berkaitan dengan pola perawatan kehamilan, persalinan dan pasca persalinan. Di Indonesia khususnya di Provinsi Jawa Timur, untuk perawatan kesehatan tersebut bisa bersifat tradisional menggunakan jasa dukun bayi atau yang bersifat modern dengan menggunakan tenaga medis. Penelitian bertujuan untuk menggali pola perawatan kehamilan, persalinan dan pasca persalinan pada masyarakat khususnya wanita yang melakukan urbanisasi. Analisis survei ini bersifat kuantitatif yang di dapat dari kuesioner, dengan responden dari dua kecamatan di Surabaya. Pemilihan dua kecamatan berdasarkan karena di kecamatan tersebut terdapat penduduk urban yang cukup banyak, dan di dapatkan di Kecamatan Bulak dan Kecamatan Kenjeran.. Hasilnya menunjukkan, responden termuda berusia 18 tahun dan tertua 41 tahun, dengan rata-rata berusia 28 tahun. Pendidikan tertinggi responden, 40% setingkat SLTP dengan pekerjaan sebagian besar sebagai ibu rumah tangga. Sembilan puluhlima persen responden mengaku melakukan perawatan kehamilan pada pusat pelayanan kesehatan. Masih ada responden yang melahirkan di rumah dengan dibantu oleh dukun bayi, tetapi 70% responden telah melahirkan bayi dibantu oleh bidan, dengan tempat bersalin bisa di klinik maupun puskesmas. Status imunisasi bayi, 47% mengaku telah melaksanakan imunisasi lengkap, sedangkan 53% imunisasi tidak lengkap atau tidak imunisasi. Wanita yang mempunyai pendidikan lebih tinggi cenderung lebih memilih perawatan kehamilan di rumahsakit, klinik swasta, puskesmas, dokter atau bidan, sedangkan wanita yang mempunyai pendidikan dasar atau kurang, dibandingkan dengan wanita yang berpendidikan lebih tinggi, cenderung memilih perawatan kehamilan pada dukun bayi. Pendidikan akan meningkatkan kesempatan bagi wanita untuk mendapatkan pelayanan persalinan dengan bantuan tenaga medis, sedangkan wanita yang berpendidikan lebih rendah cenderung memilih bersalin di rumah dengan bantuan dukun bayi. Bayi yang mempunyai orangtua berpendidikan dasar lebih cenderung tidak melakukan imunisasi atau imunisasi yang tidak lengkap, sedangkan bayi dari orang tua berpendidikan lanjutan cenderung mendapatkan imunisasi lengkap. Dapat disimpulkan, pertama pendidikan dari responden merupakan pengaruh yang cukup kuat untuk mendapatkan pola perawatan kehamilan. Ke dua, pada wanita yang berpendidikan lebih rendah, lebih memilih bersalin di rumah dari pada di tempat pelayanan kesehatan, dan lebih memilih bersalin dibantu oleh dukun bayi daripada tenaga medis. Ke tiga bayi dari orang tua yang berpendidikan lebih tinggi cenderung melakukan imunisasi lengkap dibanding dengan tidak imunisasi atau imunisasi tidak lengkap. Disarankan untuk lebih meningkatkan pengetahuan melakukan konsultasi mengenai kesehatan khususnya untuk perawatan kehamilan, persalinan dan kegunaan imunisasi.

Item Type: Other
Additional Information: KKC KK LP 55/08 Wib p
Uncontrolled Keywords: Perawatan; Kesehatan ibu dan anak; masyarakat migrant
Subjects: K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K3566-3578 Public health
R Medicine > RA Public aspects of medicine
Divisions: Unair Research > Non-Exacta
Creators:
CreatorsEmail
Arief Wibowo, Dr.,MSUNSPECIFIED
Hari Basuki Notobroto, Dr.,MKesUNSPECIFIED
Depositing User: Tn Yusuf Jailani
Date Deposited: 04 Oct 2016 01:31
Last Modified: 04 Oct 2016 01:31
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/40759
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item