PENGARUH ANTIFERTILASI ACHYRANTHES ASPERA LINN TERHADAP PERKEMBANGAN SIKLUS FOLIKEL OVARIUM DAN SIKLUS FOLIKEL OVARIUM DAN SIKLUS EPITEL VAGINA PADA MENCIT (Mus Musculus)

Wurlina, Dr.,drh.,MS and Widayat S., dr.,SpFK and Dewa Ketut Meles, drh.,MS (2005) PENGARUH ANTIFERTILASI ACHYRANTHES ASPERA LINN TERHADAP PERKEMBANGAN SIKLUS FOLIKEL OVARIUM DAN SIKLUS FOLIKEL OVARIUM DAN SIKLUS EPITEL VAGINA PADA MENCIT (Mus Musculus). UNIVERSITAS AIRLANGGA. (Unpublished)

[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-res-2008-wurlina-6896-lp26_08.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-res-2008-wurlina-6896-lp26_08-k.pdf

Download (394kB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui atau membuktikan secara ilmiah gambaran histologi dari pertumbuhan dan perkembangan sikius folikel pada ovarium dan sikius epitel pada vagina mencit (Mus Musculus) setelah pemberian ekstrak daun Achyranthes aspera linn sebagai obat kontrasepsi berdasarkan adanya kandungan terpenoid, saponin dan alkaloid akirantin dan betain. Pembuatan ekstrak daun Achyranthes aspera linn dilakukan menurut metode Pharmacope Indonesia. Ekstrak daun Achyranthes aspera /inn (EAAL) di uji cobakan pada mencit betina (mus musculus) sebanyak 40 ekor yang dibagi menjadi 4 kelompok perlakuan, sehingga tiap kelompok terdiri dari 10 ekor. Kelompok tersebut adalah Kelompok 1 : pemberian EAAL (kontrol) dengan dosis 0 mg/kgbb, Kelompok 2 : pemberian EAAL dengan dosis 34 mg/kgbb, Kelompok 3 : pemberian EAAL dengan dosis 42 mg/kgbb dan Kelompok 4 : pemberian EAAL dengan dosis 51 mg/kgbb. Pemberian ekstrak daun Achyranthes aspera /inn setiap hari satu kali, selama 10 hari secara per oral. Parameter yang diamati adalah sebagai berikut 1.Siklus epitel vagina dengan membuat preparat vagina smear setiap 12 jam pada semua perlakuan selama 10 hari dengan menghitung : Lamanya periode proestrus, estrus, metestrus dan diestrus 2.Siklus folikel ovarium dengan membuat preparat histologis dari ovarium, setelah 10 hari perlakuan pada semua kelompok dengan menghitung : Jumlah folikel primer, folikel sekunder, folikel tersier dan folikel de Graff. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak daun Achyranthes aspera linn pada mencit mulai dosis 42 mg/kgbb menyebabkan perubahan sikius birahi yaitu terjadi perpanjangan periode proestrus dan diestrus (p<0,05) dan pemendekan periode estrus dan metestrus (p<0,05), menyebabkan perubahan jumlah folikel pada ovarium yaitu terjadi penurunan jumlah folikel sekunder, folikel tersier dan folikel de Graff (p< 0,05) tetapi tidak terjadi perubahan jumlah folikel primer (p>0,05).

Item Type: Other
Additional Information: KKC KK LP 26/08 Wur p
Uncontrolled Keywords: Antifertilitas; Achranthes aspera linn; siklus folikel ovarium; sikuls epitel vagina
Subjects: Q Science > Q Science (General) > Q179.9-180 Research
R Medicine
Divisions: Unair Research > Exacta
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
Wurlina, Dr.,drh.,MSUNSPECIFIED
Widayat S., dr.,SpFKUNSPECIFIED
Dewa Ketut Meles, drh.,MSUNSPECIFIED
Depositing User: Tn Yusuf Jailani
Date Deposited: 04 Oct 2016 01:36
Last Modified: 04 Oct 2016 01:36
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/40778
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item