PENGENDALIAN INTERN SISTEM PENYALURAN KREDIT UNTUK MENGHINDARI RISIKO KREDIT MACET (Studi Kasus Pada PT. Bank “X” (Persero) Tbk. Kantor Cabang Bojonegoro)

RACHMAN SATRIA UTAMA, 040 5107 97 (2010) PENGENDALIAN INTERN SISTEM PENYALURAN KREDIT UNTUK MENGHINDARI RISIKO KREDIT MACET (Studi Kasus Pada PT. Bank “X” (Persero) Tbk. Kantor Cabang Bojonegoro). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2011-utamarachm-16291-abstraka-p.pdf

Download (409kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2011-utamarachm-13688-a40210-p.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Bank adalah Lembaga Keuangan yang merupakan tempat masyarakat menghimpun dan penggunaan dana yang semata-mata dilandasi oleh kepercayaan bahwa uangnya akan dapat diperoleh kembali pada waktunya dan disertai dengan imbalan berupa bunga. Sebagai badan usaha yang berorientasi pada laba (profit oriented), maka Bank harus mampu memperoleh laba dengan menyalurkannya kembali sejumlah dana yang dimilikinya, yang dihimpun dari masyarakat untuk disalurkan kembali ketengah-tengah masyarakat dalam bentuk kredit. Kredit merupakan kegiatan bank yang paling utama dan memiliki kedudukan yang sangat penting karena dapat memberikan sumber pendapatan dan keuntungan terbesar bagi bank. Kemampuan bank dalam mengelola kredit yang mereka salurkan mempunyai pengaruh besar terhadap stabilitas dan keberhasilan bank secara keseluruhan. Proses penyaluran kredit dapat mengakibatkan kredit macet, hal ini dapat disebabkan karena faktor intern Bank, dan faktor debitur sendiri. Sehingga untuk menyelesaikannya adalah dengan melakukan penyelamatan kredit tersebut dengan berbagai cara tergantung bagaimana kondisi debitur dan kredit yang macet itu sendiri. Dalam aktifitasnya mengawasi sistem penyaluran kredit, bank menggunakan alat bantu yaitu pengendalian intern (Internal Control). Sehingga dengan adanya penerapan Pengendalian Intern yang efektif, maka diharapkan dapat dihindari atau dicegah hal-hal yang tidak diinginkan, misalnya kecurangan, penyelewengan kredit, atau penyalahgunaan wewenang. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa prosedur pemberian kredit bank “X” secara garis besar telah sesuai dengan ketentuan. Namun ada celah-celah yang dapat mengakibatkan kredit macet, diantaranya pada personilnya yang kurang teliti dalam perhitungan jumlah kredit atau dalam pemberian kredit yang lebih besar daripada kebutuhan debitur, over taksasi jaminan, control fisik aktiva dan catatan pada aktvitas usaha tidak disalurkan melalui bank “X”, serta terjadi penyalahgunaan kredit baru diketahui setelah digunakan. Untuk itu pihak Bank “X” harus lebih meningkatkan perhatiannya terhadap kelengkapan dokumen debitur sebelum memberikan pinjaman, meningkatkan kunjungan ke lapangan walaupun kredit telah diberikan, sehingga upaya untuk dapat meminimalkan risiko kredit macet dapat tercapai.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 A 402/10 Uta p
Uncontrolled Keywords: AUDITING, INTERNAL; CREDIT-CONSUMER
Subjects: H Social Sciences > HG Finance > HG1-9999 Finance > HG1501-3550 Banking
H Social Sciences > HG Finance > HG1-9999 Finance > HG1501-3550 Banking > HG1641-1643 Bank loans. Bank credit. Commercial loans
H Social Sciences > HG Finance > HG1-9999 Finance > HG3691-3769 Credit. Debt. Loans
Divisions: 04. Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Akuntansi
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
RACHMAN SATRIA UTAMA, 040 5107 97UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorH. SOEGENG SOETEDJO, Dr.,SE., Ak.UNSPECIFIED
Depositing User: Nn Sheli Erlangga Putri
Date Deposited: 15 Mar 2011 12:00
Last Modified: 17 Oct 2016 06:09
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/4091
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item